Real Madrid Masih Jadi Klub Terkaya Dunia

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Real Madrid Masih Jadi Klub Terkaya Dunia

Banyak pihak mengungkapkan bahwa saat ini Real Madrid tengah bermasalah. Setelah meraih enam kemenangan beruntun di awal musim 2016/17, penampilan mereka langsung melorot. Imbas dari hal tersebut, empat pertandingan terakhir yang mereka jalani berakhir dengan hasil seri.

Namun tampaknya tren buruk hanya menimpa mereka di lapangan. Di luar lapangan, Madrid mampu menunjukkan bahwa mereka sedang baik-baik saja. Pasalnya, dalam data keuangan terbaru yang dirilis oleh firma keuangan, Deloitte, Madrid berhasil merusak hegemoni rival mereka, Barcelona, dan Manchester United, soal keuntungan klub.

Dalam rilis tersebut disebutkan bahwa Los Blancos berhasil mendapatkan keuntungan sekitar 620 juta euro dalam musim lalu. Dengan angka ini, mereka pun berhasil mengungguli Barcelona yang mendapatkan untung sekitar 612 juta euro serta Manchester United yang menghasilkan sekitar 572 juta uero.

Keuntungan ini pun menyalip apa yang mereka dapatkan di musim lalu. Di mana pada musim lalu, mereka “hanya” berhasil mendapatkan keuntungan sekitar 570 juta uero. Keuntungan ini pun diungkapkan oleh Real Madrid dalam rilis resmi mereka.

“Keuntungan finansial Real Madrid pada musim 2015/16, tanpa memasukkan keuntungan usai melakukan penjualan pemain, berhasil mencapai 600 juta uero. Tepatnya di angka 620 juta euro. Meningkat 7,4% daripada keuntungan yang kami dapat musim lalu.”

“Peningkatan keuntungan ini disebabkan oleh keberhasilan kami mengurangi biaya operasional klub. Selain itu kami juga melakukan perbaikan di banyak hal yang bisa menyebabkan bertambahnya resiko kerugian klub.”

“Sementara itu, kami juga berhasil mendapatkan laba sebelum pajak senilai 43,3 juta euro. Meski angka ini cukup tinggi, namun angka ini tidak lebih besar ketimbang laba sebelum pajak yang kami dapatkan dari musim lalu.”

“Dengan hasil ini, kami berhasil meningkatkan saldo kas dari sebelumnya yang hanya 102,6 juta uero menjadi 211,5 juta euro.”

Deloitte menambahkan, keuntungan besar yang didapatkan oleh Real Madrid musim lalu sebagian besar berasal dari biaya pertandingan, terutama biaya pertandingan di liga-liga besar yang Real Madrid ikuti.

Meski demikian, Real Madrid jauh di bawah Barcelona soal keuntungan hasil jual beli pemain. Deloitte menyebutkan bahwa tim yang dilatih oleh Zinedine Zidane ini hanya mendapatkan uang senilai 60 juta euro. Sedikit di bawah Barcelona yang berhasil menggamit 67 juta uero dari penjualan pemain.

Keuntungan finansial boleh saja didapatkan oleh Real Madrid, namun soal penampilan di lapangan lebih penting ketimbang keuntungan finansial. Pertanyaannya kini, apakah Real Madrid mampu mendapatkan gelar yang dapat menyempurnakan capaian finansial ini.

Komentar