Masalah Joey Barton di Rangers yang Tak Kunjung Usai

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Masalah Joey Barton di Rangers yang Tak Kunjung Usai

Masalah Joey Barton di klub barunya saat ini, Glasgow Rangers, seolah muncul tiada henti. Baru-baru ini, pemain berusia 34 tahun yang pernah membela timnas Inggris ini dituduh oleh SFA (Scottish Football Association) melakukan perjudian dalam 44 pertandingan sepakbola.

Ia diduga memasang taruhan dalam 44 pertandingan sepakbola sepanjang 1 Juli sampai 15 September 2016. Apa yang dilakukan oleh Barton ini dianggap telah melanggar Disciplinary Rule no. 31 yang berlaku di dalam sepakbola Skotlandia. Barton memiliki waktu untuk merespon tuduhan ini sampai pada 27 Oktober mendatang. Jika tidak, hukuman telah menantinya.

Peraturan Disciplinary Rule no. 31 itu berbunyi, "Klub, ofisial klub, pemain, ofisial pertandingan, atau siapapun yang berada di bawah wilayah yurisdiksi Scottish FA tidak boleh terlibat dalam proses judi atau taruhan dalam sebuah pertandingan sepakbola tingkat manapun. Siapapun yang melanggar atau terlibat dalam perjudian tersebut akan dikenakan sanksi"

Keterkaitan Barton dengan dunia perjudian sepakbola ini sudah terendus sejak bulan lalu. Pihak SFA dan Gambling Commission sudah menduga bahwa pemain yang musim lalu mengantar Burnley promosi ke Liga Primer Inggris ini terlibat dalam perjudian dalam pertandingan sepakbola setelah muncul klaim kalau ia bertaruh dalam pertandingan antara Glasgow Celtic melawan Barcelona dalam ajang Liga Champions Eropa.

Glasgow Rangers sendiri sudah tidak asing dengan para pemain yang terlibat dalam perjudian di pertandingan sepakbola. Steve Simonsen pernah dihukum larangan bertanding selama satu pertandingan setelah didakwa melakukan perjudian dalam 55 pertandingan sepakbola.

Ada juga Ian Black yang mendapat hukuman larangan bertanding selama tiga pertandingan pada 2013 silam setelah ketahuan berjudi dalam 140 pertandingan, termasuk beberapa pertandingan yang ia bermain di dalamnya.

Tuduhan ini semakin memberatkan perjalanan karier sepakbola Barton di Skotlandia bersama Rangers. Sebelum mendapatkan tuduhan ini, ia sudah menerima hukuman terlebih dahulu dari klub. Barton tidak diperbolehkan untuk hadir dalam kegiatan klub selama tiga minggu usai ribut-ribut dengan sang manajer, Mark Warburton dan juga dengan para board klub Rangers. Ribut-ribut itu terjadi setelah Rangers dikalahkan Celtic 1-5 dalam pertandingan Old Firm Derby.

Dengan semakin menumpuknya kisah-kisah tragis Barton di Skotlandia bersama Rangers ini, bukan tidak mungkin ia akan semakin sulit bermain atau malah dipecat dari Rangers. Sampai saat ini, ia baru mencatatkan penampilan sebanyak delapan kali bersama klub yang bermarkas di Stadion Ibrox tersebut.

Komentar