Balotelli: Klopp? Terima kasih, Bye!

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Balotelli: Klopp? Terima kasih, Bye!

Mario Balotelli begitu akrab dengan yang namanya kontroversi. Dan, sensasi terakhir yang ia buat di laga melawan Lorient tampaknya membuat nama Balotelli akan menjadi tajuk utama beberapa media sepakbola, terutama untuk sepekan ke depan.

Dalam laga melawan Lorient, Super Mario memang tampil sebagai pemecah kebuntuan OGC Nice di menit ke-86. Tapi, bukan Balotelli namanya jika ia tidak membuat sensasi. Gol tersebut ia rayakan dengan selebrasi yang berlebihan, yaitu melepas kaus, dan otomatis membuatnya diganjar kartu kuning.

Tak lama kemudian, ia terlihat terlibat friksi dengan bek Lorient, Steven Moreira. Friksi tersebut membuatnya (dan juga Moreira) diberi kartu kuning kedua oleh wasit Oliver Thual dan mau tidak mau ia harus meninggalkan lapangan.

Namun, bukan berarti kartu kuning ini adalah murni kesalahan Balotelli. Karena wasit pada pertandingan tersebut, Oliver Thual, mengungkapkan kepada komisi wasit Ligue 1 bahwa kartu kuning kedua yang ia berikan kepada Balotelli adalah sebuah kesalahan.

“Oliver Thual mengambil keputusan memberikan kartu kuning untuk kedua pemain dengan tergesa-gesa. Ia berkata bahwa kartu kuning seharusnya tidak diberikan,” ucap ketua komisi wasit Ligue 1, Pascal Garibian seperti dilansir ESPNFC.

“Pembahasan mengenai kasus ini akan diambil sepenuhnya oleh komisi disiplin,” imbuh Garibian.

***

Bukan hanya kontroversi, Balotelli juga dikenal sebagai sosok yang penuh amarah. Berkali-kali ia tertangkap kamera begitu emosional, baik ketika dalam pertandingan maupun di luar pertandingan. Maka tak terlalu mengherankan, jika melihat ia begitu kecewa dengan keputusan seseorang terhadap dirinya.

Tapi sepertinya, Balotelli mulai meninggalkan hal-hal buruk yang begitu akrab dengan dirinya. Hal ini terlihat dari gaya dan ucapannya ketika ia diberi tahu bahwa ia tidak masuk ke dalam skuat tim nasional Italia meski penampilannya di lapangan kembali prima.

“Saya setuju dengan keputusan (Giampiero) Ventura untuk tidak memanggil saya. Saya telah menghilang dari sepakbola dalam waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu pantas dia tidak memanggil saya,” ucap Balotelli dilansir ESPNFC.

“Jika ditanya ingin atau tidak, saya tentu ingin membela tim nasional Italia. Bagi saya, ini momen yang tepat untuk menunjukkan kemampuan terbaik bagi Nice di pertandingan selanjutnya.”

***

Di Nice, Balotelli tampak menemukan kembali penampilan terbaiknya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan peran vitalnya terhadap Nice sejauh ini. Tak pelak, penampilan baiknya di Nice membuat munculnya anggapan bahwa Liverpool-lah yang menyia-nyiakan Balotelli.

Namun bukan Balotelli namanya jika tidak ada pernyataan kontroversial yang keluar dari mulutnya. Dalam wawancaranya dengan Goal, ia berkata bahwa ia tidak memiliki hubungan selayaknya pemain dan pelatih dengan manajer Liverpool, Jurgen Klopp.

“Klopp? Saya tidak tahu banyak hal mengenai dia,” ucapnya. “Satu-satunya hal yang pernah ia ucapkan adalah menyuruh saya untuk meninggalkan Liverpool dengan status pinjaman dan kembali ketika masa tersebut berakhir.”

“Saya pun menjawab; terima kasih, bye!” kata Balotelli

Komentar