Kemenangan Dramatis Tandai Kembalinya Djanur Sebagai Pelatih Persib

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Kemenangan Dramatis Tandai Kembalinya Djanur Sebagai Pelatih Persib

Kemenangan dramatis menjadi penanda pertandingan "debut" Djadjang Nurjaman sebagai pelatih Persib Bandung. Ditunjuk kembali untuk mengisi kursi kepelatihan Persib, pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut memberikan kemenangan di pertandingan perdananya di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 kala berhadapan dengan PSM Makassar pada Sabtu (02/07).

Dalam pertandingan yang digelar di stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut, Persib menang tipis 3-2 atas PSM Makassar. Sempat imbang 2-2, gol kemenangan dicetak oleh Purwaka Yudhi menjelang pertandingan berakhir.

Kembalinya Djanur sedikit banyak mengubah permainan Persib. Para pemain menjadi lebih percaya diri dalam penguasaan bola. Terbukti statistik akhir pertandingan Persib unggul penguasaan bola 65% berbanding 35% milik PSM yang jadi lawan dalam pertandingan tersebut.

Sergio Van Dijk juga banyak bergerak di kotak penalti dan ikut terlibat dalam permainan, sesuatu yang jarang terjadi di era pelatih sebelumnya. Djanur juga membuat sektor sayap kembali menjadi kekuatan dominan. Pada babak pertama saja, lima crossing yang dibuat oleh pemain Persib, kelima-limanya berakhir menjadi peluang.

Persib sendiri mampu unggul dan mampu menciptakan gol di babak pertama melalui eksekusi penalti Van Dijk dan gol dari Robertino Pugliara. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut tetap menekan dan semakin meningkatkan intesitas serangan ketika babak kedua dimulai. Samsul Arif hampir saja memperlebar keunggulan Persib, sayang ia gagal memanfaatkan peluang yang dimilikinya.

Penyerang muda Muchlis Hadi Ning Syaifullah menjadi pemain yang paling berbahaya di kubu PSM. Alumnus Timnas Indonesia U-19 tersebut terus menjadi sosok yang menakutkan bagi lini pertahanan Persib. Muchlis kemudian sempat membuat seluruh isi pendukung tim tuan rumah terhenyak dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-81. Melewati Purwaka Yudhi, Muchlis kemudian menembak bola yang kemudian bersarang di gawang Persib yang dikawal M. Natsir. Pertandingan hanya tersisa beberapa menit lagi, dan PSM sepertinya akan bisa pulang dengan membawa poin.

Namun memang malam itu adalah malam bagi Persib dan Djanur. Purwaka Yudhi membayar kesalahannya setelah kecolongan dari gol Muchlis Hadi. Memanfaatkan kemelut hasil sepak pojok, bola liar kemudian langsung disambar Purwaka dan tak mampu dihalau oleh kiper PSM, David Ariyanto. Lesakan dari Purwaka menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 tersebut.

Pertandingan ini menjadi debut keempat Djanur sebagai pelatih Persib. Dua dijalani sebagai caretaker, kemudian berlanjut pada rezim pertamanya pada tahun 2012. Gol di menit akhir juga seakan menjadi penanda kembalinya Djanur yang merupakan ciri khas dari pelatih asal Majalengka ini.

Komentar