Mesut Ozil Nodai Sejarah Kesuksesan Jerman Mengeksekusi Penalti

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Mesut Ozil Nodai Sejarah Kesuksesan Jerman Mengeksekusi Penalti

Jerman mempertontonkan penampilan yang luar biasa ketika menghadapi Slovakia di babak 16 besar Piala Eropa 2016. Manuel Neuer dan kawan-kawan memenangi pertandingan dengan skor 3-0. Jerome Boateng membuka kemenangan dengan sebuah gol berkelas melalui tendangan jarak jauh. Mario Gomez dan Julian Draxler juga ikut andil menyarangkan gol dalam pertandingan kali ini. Sebuah kualitas jelas tergambar dari permainan yang ditunjukan Jerman.

Penampilan istimewa yang dipertontonkan Julian Draxler dengan berhasil mencatatkan satu asis serta menyarangkan satu gol, membuat semua orang lupa bahwa ada hal yang sedikit mencoreng kemenangan hebat Jerman dalam pertandingan tersebut: kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan oleh Mesut Ozil.

Lima menit setelah gol dari Jerome Boateng, Jerman mendapatkan penalti setelah bek Slovakia, Martin Skrtel, melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Mesut Ozil yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Eksekusi Ozil ke arah kanan gawang berhasil dimentahkan oleh Matus Kozacik. Jerman gagal untuk menambah keunggulan.

Memang pada akhirnya Jerman berhasil memenangi pertandingan dan menyuguhkan permainan yang sangat menarik untuk ditonton. Akan tetapi, kegagalan Mesut Ozil mengeksekusi penalti adalah sesuatu yang memberikan noda terhadap sejarah panjang kesuksesan Jerman terkait urusan mengeksekusi tendangan 12 pas.

Jerman punya rekor bagus terkait urusan menendang penalti. Rekor 100% milik Jerman dalam urusan menendang penalti baik di waktu normal ataupun ketika sudah memasuki babak adu penalti. Setiap eksekutor penalti Jerman selalu menjalankan tugasnya dengan baik. Penalti jugalah yang membawa mereka berhasil melaju ke partai final Piala Eropa 1996, yang di mana kemudian mereka keluar sebagai juara. Dalam sejarahnya, Jerman juga terkenal punya algojo-algojo hebat mulai dari Gerd Muller, Lothar Matthaus, Jurgen Klinsmann, hingga Michael Ballack.

Terakhir kali pemain Jerman gagal mengeksekusi penalti adalah pada Piala Eropa 1976. Kala itu pelakunya adalah Uli Hoenes. Di partai final melawan Cekoslovakia, eksekusi Hoenes melambung tinggi dari gawang lawan. Rekor tersebut bertahan selama 40 tahun hingga akhirnya Ozil "memecahkan" rekor tersebut di laga melawan Slovakia.

Oezil memang tidak sendirian. Ia adalah penendang penalti kelima sepanjang Piala Eropa kali ini yang gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sebelum Ozil, sudah ada dua mantan rekannya di Real, Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo, yang tendangan penaltinya digagalkan. Aleksandar Dragovic dari Austria dan Granit Xhaka dari Swiss juga menambah panjang daftar pemain yang gagal mengeksekusi penalti di Piala Eropa kali ini.

Kegagalan Ozil ini bahkan membuat banyak reaksi keras di media sosial. Termasuk ada yang berkelakar dengan menyebutkan bahwa Ozil tidak cukup bagus sebagai orang Jerman. Kegagalan kali ini memang bukan segalanya, akan tetapi tentu akan mencoreng karier seorang Mesut Ozil ke depannya, sebagai "Jerman" yang gagal memperpanjang sejarah.

foto: london24

ed: fva

Komentar