Bacca Bawa Kolombia Menjadi Juara Tiga Copa America Centenario 2016

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Bacca Bawa Kolombia Menjadi Juara Tiga Copa America Centenario 2016

Kolombia akhirnya menjadi juara dalam ajang Copa America Centenario 2016 ini. Namun, mereka bukan menjadi juara utama. Mereka meraih gelar juara tiga dalam ajang Copa America Centenario 2016. Kepastian ini berhasil mereka dapat usai mereka menaklukkan sang tuan rumah, Amerika Serikat, dengan skor tipis 1-0 pada perebutan tempat ketiga.

Gol tunggal kemenangan Kolombia dalam pertandingan ini dicetak oleh Carlos Bacca pada menit ke-31. Gol ini membuat Kolombia kembali meraih prestasi yang signifikan dalam ajang Copa America setelah terakhir kali mereka menjadi juara dalam gelaran Copa America 2001 yang digelar di Kolombia.

Tampil dengan formasi dasar 4-4-2, Kolombia langsung memulai pertandingan dengan agresif. Dengan menerapkan formasi dasar seperti ini, maka Kolombia rajin menekan Amerika Serikat melalui dua sayap mereka, utamanya lewat sayap kanan dengan mengandalkan kecepatan dari Juan Cuadrado. Beberapa kali tusukan Cuadrado dari sayap kanan mampu merepotkan pertahanan Amerika Serikat.

Amerika Serikat pun tampil cukup baik dalam pertandingan kali ini. Mereka tidak setegang saat bertemu dengan Kolombia pada babak fase grup Copa America Centenario dan mampu meladeni permainan Kolombia. AS juga beberapa kali mengancam pertahanan Kolombia, termasuk beberapa kali tendangan yang hanya menyentuh mistar gawang.

Bahkan, pada babak pertama statistik menunjukkan bahwa jumlah tembakan kedua tim hanya berbeda satu buah saja (Amerika empat shots on goal dan Kolombia tiga shots on goal). Ball possession pun hanya berbeda dua persen saja (48% untuk AS dan 52% ujtuk Kolombia). Hal ini mencerminkan pertandingan yang seimbang bagi kedua tim.

Namun, Kolombia mampu unggul setelah membongkar sayap kiri pertahanan Amerika Serikat lewat permainan umpan satu-dua dimulai dari seorang Juan Cuadrado untuk kemudian diakhiri oleh Carlos Bacca yang menyelinap ke tengah untuk menyelesaikan umpan yang diberikan lewat sundulan dari kanan.

Jangan lupakan juga peran dari seorang David Ospina dalam menjaga gawang Kolombia. Dirinya melakukan beberapa save penting dalam pertandingan kali ini sehingga membuat gawang Kolombia tetap aman. Berkat penampilan gemilangnya, ia dianugerahi gelar Man of The Match dalam pertandingan kali ini.

Dengan efektivitas yang dimiliki oleh Kolombia ini, dan juga peran David Ospina yang dengan baik menjaga gawang Kolombia, mereka akhirnya mampu mengunci juara tiga ajang Copa America Centenario 2016. Dengan prestasi ini, Kolombia pun berhasil kembali mengalahkan Amerika Serikat untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Amerika Serikat dalam fase grup.

Namun, bagi tuan rumah Amerika Serikat, apa yang mereka raih dalam turnamen ini pun terhitung cukup mengesankan, mengingat turnamen ini mempertemukan negara dari dua federasi, dan menjadikan Amerika Serikat sebagai wakil dari CONCACAF yang berhasil meraih prestasi yang cukup tinggi dalam turnamen ini, setelah Meksiko yang sebelumnya diunggulkan malah dibantai oleh Cile dalam babak delapan besar.

Komentar