Hamsik Cemerlang, Slovakia Buka Peluang Lolos dari Grup B

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Hamsik Cemerlang, Slovakia Buka Peluang Lolos dari Grup B

Slovakia membuka peluang mereka untuk lolos grup B Piala Eropa 2016. Menghadapi Rusia di Stade Pierre-Mauroy, Slovakia mengungguli Rusia 2-1. Dengan hasil ini, Slovakia pun akan menentukan takdir mereka dalam ajang Piala Eropa 2016 ini melawan Inggris dalam laga terakhir grup B.

Gol-gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Vladimir Weiss (`32) dan Marek Hamsik (`45). Rusia hanya mampu membalas satu gol lewat Denis Glushakov (`80). Gol yang dicetak oleh Hamsik, sekaligus juga satu asis yang ia berikan untuk gol Weiss menjawab kritikannya kepada media yang mengatakan bahwa dalam pertandingan melawan Wales ia tidak melakukan apa-apa.

Pertandingan sendiri berjalan cukup alot. Pada babak pertama, seperti ketika melawan Wales, Slovakia langsung menekan pertahanan Rusia lewat Hamsik, Robert Mak, Weiss, dan Ondrej Duda. Namun, begitu masuk menit ke-10, tekanan Slovakia mulai mengendur dan mereka lebih menunggu. Melihat hal ini, Rusia pun mencoba untuk maju dan menyusun serangan ke lini pertahanan Slovakia.

Beberapa kali, tim berjuluk Beruang Merah ini mampu mendapatkan peluang. Dengan mengandalkan Artem Dzyuba yang berperan sebagai pemantul sekaligus penahan bola, pelaung pun hadir, salah satunya lewat tendangan Oleg Shatov. Namun, mulai aktifnya Rusia dalam menyerang ini ternyata mulai meninggalkan lubang, apalagi ketika bek sayap Rusia mulai sering maju ke depan, utamanya fullback kanan, Igor Smolnikov.

Gol pertama yang dicetak Weiss menunjukkan bahwa lubang menganga di lini pertahanan Rusia, utamanya sebelah kanan, mampu dimanfaatkan Slovakia dengan baik. Weiss mampu bermanuver di sana untuk kemudian mencetak gol setelah menerima umpan dari Marek Hamsik. Gol kedua pun terjadi dari sisi yang sama, meski pada gol kedua ini, kemampuan dari Hamsik sendiri dan juga kesalahan penempatan seorang Akinfeev menjadi faktor yang cukup berpengaruh.

Masuk babak kedua, Rusia pun mulai melakukan perubahan dengan memberikan tekanan yang lebih besar daripada babak pertama ke lini pertahanan Slovakia. Mereka lebih maju menyerang dan lini pertahanan Slovakia. Namun, tekanan yang lebih besar ini tetap saja membuat Rusia kesulitan untuk masuk kotak penalti Slovakia dan menciptakan peluang karena lini pertahanan Slovakia pun bermain rapat.

Akibat tekanan yang besar dari Rusia ini, Slovakia pun pada akhirnya hanya bisa bertahan di area mereka sendiri dan lebih mengandalkan serangan balik untuk menyerang. Situasi menjadi semakin sulit bagi Slovakia ketika melakukan serangan balik saat salah satu motor serangan mereka, Vladimir Weiss, ditarik keluar pada pertengahan babak kedua.

Namun, sebelum menghadapi Inggris, Slovakia memiliki pekerjaan rumah. Terlihat dari gol yang dicetak oleh Denis Glushakov, ada jarak antar bek yang mampu dimanfaatkan oleh Glushakov untuk mencetak gol. Jadi, saat menghadapi Inggris nanti, kerapatan antar pemain harus tetap terjaga selama sembilan puluh menit. Apalagi Inggris diprediksi akan bermain dinamis dan lebih banyak berlari untuk membuka ruang di lini pertahanan Slovakia.

Komentar