Piala Eropa 2016 Menjadi Ajang Pameran Peraturan Terbaru Sepakbola

Berita

by Abrar Firdiansyah 33433

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Piala Eropa 2016 Menjadi Ajang Pameran Peraturan Terbaru Sepakbola

Para pemain yang berlaga di Piala Eropa 2016 harus mulai belajar sesuatu yang baru jelang digulirkannya turnamen ini Sabtu (10/6) dini hari WIB. Pasalnya turnamen ini bakal menjadi ajang peresmian peraturan-peraturan baru dalam sepakbola.

Setelah 18 bulan melakukan percobaan, pemeriksaan, dan peninjauan, lembaga khusus yang mengatur semua peraturan resmi sepakbola, International Football Association Board (IFAB), akan mulai menerapkan peraturan baru dalam sepakbola di Piala Eropa 2016. Sejatinya peraturan ini mulai diresmikan pada 1 Juni 2016, namun baru mulai diterapkan di pertandingan pada laga uji tanding Inggris melawan Turki, 22 Mei 2016.

Dari segi perubahan, terdapat sebagai 95 peraturan yang diubah oleh IFAB. IFAB melansir dalam situs resminya bahwa hal ini digunakan untuk membuat pertandingan berjalan semakin adil tanpa adanya kecurangan.

Peraturan mengenai kartu merah menjadi salah satu hal yang paling banyak diubah. Dan yang paling mengejutkan adalah pemberian kartu merah pre-match. Dalam peraturan baru, kartu merah dapat dikeluarkan dalam situasi apapun sebelum pertandingan, yang terhitung sejak wasit memasuki lapangan untuk melakukan inspeksi jelang pertandingan.

Meski demikian, bukan berarti kesebelasan yang bersangkutan tidak bisa bermain dengan 11 pemain. Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa kesebelasan yang terkena kartu merah masih berhak memulai pertandingan dengan 11 pemain.

Tidak hanya soal waktu pemberian saja, perubahan terhadap kartu merah juga dilakukan untuk jenis pelanggarannya. Dalam beberapa kasus yang tergolong “professional fouls” pemain bahkan hanya akan mendapatkan kartu kuning.

Cara memulai pertandingan juga tidak lepas dari perubahan yang dilakukan IFAB. Dalam peraturan lama, kick off harus dilakukan dengan menendang bola ke depan. Namun dalam peraturan sekarang, bola berhak digulirkan kemana saja oleh pemain yang melakukan kick off.

Pelanggaran yang menggagalkan peluang untuk mencetak gol di kotak penalti atau yang biasa disebut triple punishment juga menjadi salah satu peraturan yang diubah. Dalam peraturan lama, triple punishment bisa mengakibatkan kesebelasan yang melanggar mendapatkan kartu merah, tendangan penalti, dan hukuman lanjutan. Namun, semua keuntungan di atas diubah oleh IFAB. Di peraturan baru, tim yang melanggar akan tetap diberi hukuman penalti dan kartu merah akan diganti menjadi kartu kuning jika pelanggaran adalah murni usaha untuk mendapatkan bola.

Perubahan peraturan di juga terjadi dalam peraturan penalti. Pasalnya, dalam peraturan terbaru, pemain yang akan menendang penalti dilarang untuk berhenti. Jika pemain yang akan menendang penalti diketahui berhenti, yang bersangkutan akan diberi kartu kuning dan tendangan bebas tidak langsung. Selain itu, penalti juga masih akan berlanjut sebelum bola berhenti bergerak.

Masih banyak peraturan-peraturan yang diubah oleh IFAB untuk membuat pertandingan sepakbola semakin menarik. Di antaranya adalah waktu pemain mendapatkan perawatan di lapangan hingga soal pemain yang bermain kendati tidak mengenakan sepatu. Dan semuanya akan mulai tersaji pada gelaran Piala Eropa 2016.

Komentar