Kepentingan-kepentingan Manchester United dan Crystal Palace di Final Piala FA

Berita

by Billi Pasha

Billi Pasha

Selalu menganggap sepakbola dan musik adalah dua hal paling indah di dunia

Kepentingan-kepentingan Manchester United dan Crystal Palace di Final Piala FA

Laga final Piala FA yang akan dilaksanakan pada malam ini (21/5) akan mempertemukan dua tim yang berbeda kepentingan, yakni Manchester United dan Crystal Palace. Bagi United dengan merengkuh trofi Piala Fa kali ini sangatlah penting sebagai ajang pembuktian, meski mereka telah mengoleksi 11 Piala FA. Sementara itu Palace mengincar trofi Piala FA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Berdasarkan rekor pertemuan, pasukan Louis van Gaal lebih diunggulkan. United memiliki rekor apik kala bertemu dengan Palace. Dalam 10 laga terakhir tim setan merah tak terkalahkan di semua ajang. Di Liga Primer, Wayne Rooney dan rekan-rekan bermain imbang 0-0 di pertemuan pertama dan menang da gol tanpa balas di pertemuan kedua.

Selain itu kedua tim juga pernah bertemu di situasi yang sama, pada final Piala FA musim 1989/1990. Saat itu laga berakhir dengan skor imbang 3-3 dan laga ulang harus kembali digelar. Lima hari berselang, United berhasil mengangkat Piala FA melalui gol semata wayang Lee Martin di pertandingan replay.

Pelatih Alan Pardew yang merupakan salah satu penggawa yang bermain pada laga tersebut mengatakan bahwa ia berpikir bahwa kemenangan pada saat itu hanyalah kemungkinan semata, dan kini sebagai pelatih ia lebih optimis untuk bisa memenangkan pertandingan.

“Saya tidak berpikir kami bisa menang jika saya jujur. Tetapi jika semuanya berjalan dengan lancar sesuai rencana, saya benar-benar berpikir bisa menang,” kata Pardew seperti yang dikutip Guardian.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa ini adalah momentum yang pas untuk meraih gelar perdana bagi klub yang bermarkas di Selhurst Park tersebut. Pasalnya kesempatan seperti ini bisa dibilang langka, seperti partai final yang berhasil mereka capai 26 tahun silam.

Sementara itu bagi kubu United, raihan Piala FA kali ini menjadi sangat vital. Pasalnya ini merupakan gelar satu-satunya yang bisa diraih di musim ini dan trofi pertama semenjak tahun 2013. Selain itu Piala FA akan menjadi trofi perdana bagi Louis van Gaal yang telah melatih United sejak musim lalu.

Kabar pemecatan dirinya juga semakin santer terdengar setelah United gagal menembus posisi empat besar setelah hanya finish di posisi kelima. Dengan begitu pupus harapan United untuk kembali berlaga di Liga Champions dan hanya meraih tiket Europa League di musim depan. Ia mengatakan tentang kans mereka dalam menjuarai partai final tersebut tidaklah mudah.

“Ini akan sangat sulit, tetapi anda tidak dapat memprediksi skor akhir di partai final,” ujar Van Gaal seperti yang dilansir Sky Sports.

Entah Piala FA cukup atau tidak untuk menyelamatkan muka Van Gaal, namun apapun alasannya, sang meneer harus membawa United meraih kemenangan di laga ini.

Foto: heraldscotland

Komentar