Kemenangan Hampa Real Madrid

Berita

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Kemenangan Hampa Real Madrid

Kadang, kemenangan tak selamanya terasa begitu manis. Kemenangan pun kadang akan terasa hampa manakala kemenangan yang diraih pada akhirnya tidak membawa kita kepada apa yang kita inginkan. Inilah yang mungkin dirasakan oleh Real Madrid.

Dalam pertandingan melawan Deportivo La Coruna di Riazor, Sabtu (14/5) malam, Madrid sebenarnya meraih kemenangan lewat dua gol dari Cristiano Ronaldo pada menit ke tujuh dan menit ke-25. Gol ini sekaligus mengantarkan Ronaldo sebagai pemain produktif yang mencetak enam gol dari tujuh pertandingan terakhirnya bersama Real Madrid.

Namun, ada akhirnya kemenangan ini tidak mengantarkan Real Madrid pada gelar juara La Liga setelah di pertandingan lain Barcelona meraih kemenangan 3-0 atas Granada lewat hattrick Luis Suarez. Alhasil, Madrid pun harus puas mengakhiri musim ini dengan menjadi runner-up La Liga, mengulang prestasi mereka musim lalu saat mereka juga menjadi runner-up La Liga di bawah Barcelona.

Dalam pertandingan kali ini pun Madrid sebenarnya bermain dengan baik. Menguasai ball possession atas lawannya, Madrid beberapa kali melancarkan tekanan yang cukup berarti ke pertahanan tuan rumah. Dengan possession yang lebih banyak (41% untuk Depor dan 59% untuk Madrid) membuat para pemain El Real leluasa untuk menekan pertahanan tuan rumah sepanjang pertandingan.

Serangan Madrid sendiri cukup terbagi rata antara sisi kiri dan tengah. Tapi, serangan Madrid paling sering dilakukan dari sayap kiri sebanyak 40%, beda tujuh persen dengan sisi tengah sebanyak 33% (dengan Ronaldo dan Bale yang kerap kali bertukar posisi). Luwesnya pergerakan Benzema di depan yang kerap menarik perhatian bek pun membuat Ronaldo mampu memiliki peluang untuk mencetak gol.

Terlihat dari gol pertama ketika para bek Depor terlalu fokus kepada Benzema. Sehingga lalai untuk mengawal Ronaldo yang berada di sisi kanan untuk kemudian mencetak gol. Lalu pada gol kedua saat mereka tidak memperhatikan pergerakan Ronaldo, meskipun gol kedua ini mengundang kontroversi karena para pemain Depor menilai ada pelanggaran yang terjadi terlebih dahulu.

Namun, secara keseluruhan, penampilan El Real dapat dikatakan cukup baik, meskipun pada akhirnya kemenangan ini seolah menjadi kemenangan hampa bagi Real Madrid. Tapi, meski sudah gagal meraih gelar La Liga, Madrid harus mulai fokus kepada laga lain yang akan mereka jalani. Laga El Derby Madrileno yang akan mereka lakoni dalam babak Liga Champions Eropa melawan Atletico Madrid di San Siro, Milan. Setidaknya, mereka memiliki peluang untuk meraih trofi Undecima musim ini.

foto: irishmirror.ie

Komentar