Mereka yang Mendukung dan Menentang Ibra Main di Liga Primer Inggris

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Mereka yang Mendukung dan Menentang Ibra Main di Liga Primer Inggris

Kontrak Zlatan Ibrahimovic di Paris Saint-Germain berakhir di pengujung musim ini. Belum ada tanda-tanda ia akan memperpanjang kontrak bersama juara Ligue 1 tersebut. Malah, kabar hijrahnya ke Inggris dan Tiongkok-lah yang lebih keras berembus.

Soal Tiongkok yang masuk ke dalam daerah tujuan, barangkali ini tak lepas dari kebutuhannya akan uang. Pasalnya, penyerang kesebelasan negara Swedia tersebut meminta kontrak dengan nilai tinggi. Berdasarkan Le10Sport, Ibra mematok bayaran 77 juta poundsterling pertahun. Dengan statusnya yang bebas transfer pada akhir musim nanti, mendatangkan pemain dengan kualitas seperti Ibra akan menguntungkan.

Meski telah berusia 34 tahun, tapi penampilan Ibra masih ciamik. Ia masih tajam di lini serang. Musim ini saja, ia sudah mencetak 32 gol di Ligue 1 dan berkontribusi atas 36% gol yang dicetak PSG pada musim ini. Catatan ini kemungkinan besar akan membawa Ibra sebagai pencetak gol terbanyak Ligue 1. Soalnya, pesaing terdekat Ibra, Alexandre Lacazette, baru mencetak 18 gol. Selain mencetak gol, Ibra pun mencatatkan 13 assist yang merupakan terbanyak di PSG.

Meski mematok nilai kontrak yang tinggi, tentu ini bukan sesuatu yang mustahil. Apalagi, buat kesebelasan-kesebelasan top Eropa utamanya Liga Inggris.

Ibra telah bermain di Liga Belanda, Liga Italia, Liga Prancis, dan Liga Spanyol. Pada awal tahun ini, terungkap dalam film dokumenter berjudul Den Unge Zlatan, Ibra ditanya pendapatnya soal Liga Primer Inggris. Dengan singkat ia cuma menjawab, “Itu sampah.”

Memang, adegan tersebut diambil saat ia masih belia dan bukan tidak mungkin pemikirannya sudah berubah saat ini. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan soal mengapa Ibra tak pernah memilih Inggris sebagai bagian dari kariernya. Mungkinkah ia takut tak mampu beradaptasi?

Soal ini, pelatih Swedia, Erik Hamren, jelas akan menolaknya. Pasalnya, Erik yakin kalau Ibra mampu melanjutkan kariernya di Premier League.

“Jika Zlatan secara mental termotivasi, dia bisa terus berada di atas selama beberapa tahun lagi,” tutur Erik kepada Reuters, “Itu adalah pertanyaan besar untuknya dan pemain lain. Mereka harus bekerja keras untuk berada pada level tersebut, pertandingan demi pertandingan, bulan demi bulan, tahun demi tahun.

Menurut Erik, satu hal yang paling membuatnya kagum terhadap Zlatan adalah sosoknya yang selalu ingin menjadi lebih baik. “Inilah mengapa ia bermain bagus untuk begitu lama, semakin tajam setiap tahun, meskipun usianya sudah lebih dari 30 tahun,” ucap pelatih yang akan mengomandoi Swedia di Piala Eropa 2016 mendatang ini.

Sejatinya, bukan cuma bosnya di Swedia yang yakin kalau Ibra akan berkembang di Premier League. Sebelumnya, gelandang Manchester City, Fernandinho, amat yakin kalau Ibra bakal bersinar di Inggris. Hal tersebut diucapkan gelandang Brasil tersebut setelah keduanya bermain imbang 2-2 di Parc des Princes dalam babak perempatfinal Liga Champions.

“Tidak diragukan lagi. Ibra akan menjadi pemain yang istimewa di Premier League kalau itu memang benar-benar terjadi,” ucap Fernandinho pada Omnisport. “Dia adalah pemain yang begitu berjaya. Ia memenangi banyak gelar, memenangi penghargaan individu. Hal-hal itu menunjukkan betapa pentingnya Ibra.”

“Dia mencetak gol dan menciptakan banyak peluang. Dia adalah pemain yang berbahaya,” tutur Fernandinho.

Hal senada pun dituturkan manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, yang seperti Fernandinho, merasa yakin kalau Ibra akan sukses kalau pindah ke Premier League.

“Pemain dengan kualitas seperti Zlatan bisa bermain di liga manapun. Ia tampil sangat baik di Italia, Prancis, dan Spanyol. Ia adalah pemain top dan saya yakin ia juga akan sangat sukses di sini,” kata Pellegrini.

Di sisi lain, rekan Ibra di PSG, Thiago Silva, tak begitu setuju soal kepindahan Ibra ke Premier League. Bek tangguh PSG tersebut menyatakan, sebagai teman, ia tentu amat menginginkan Ibra bertahan di PSG.

“Saya tahu Ibra mendapatkan tawaran dari Liga Inggris, dan itu adalah liga yang besar. Namun, saya pikir tidak ada kesebelasan Inggris yang berada pada level yang sama seperti PSG sekarang ini. Bagi saya, kepindahan itu akan menjadi penurunan (karier) untuknya,” ucap Silva.

Komentar