Ayestaran: Kemenangan Atas Barcelona Dipersembahkan untuk Penggemar

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Ayestaran: Kemenangan Atas Barcelona Dipersembahkan untuk Penggemar

Valencia tidak bermain bagus saat mengalahkan Barcelona 2-1, pada lanjutan La Liga akhir pekan lalu. Namun, apa pentingnya bermain bagus kalau mereka menang melawan kesebelasan kuat macam Barcelona? Apa pentingnya bermain cantik kalau mereka mampu menahan trio Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar, untuk tak membobol gawang mereka sebanyak tujuh kali seperti yang terjadi di Camp Nou, Februari lalu?

Dalam berbulan-bulan ke belakang, Valencia memang tidak dalam performa terbaik mereka. Ditinggal Nuno Espirito Santo, membuat performa Valencia anjlok. Ditangani manajer yang nyinyir, Gary Neville, tak membuat Valencia bicara banyak di kancah La Liga.

Pergantian pucuk pimpinan kepada Pako Ayestaran tak serta merta membuat Valencia membaik. Namun, kemenangan atas Valencia di pertandingan kedua setelah dibesut Ayestaran memberikan harapan baru. Terlebih lawan yang akan dihadapi selanjutnya adalah sang pemuncak klasemen, Barcelona.

Tanpa diduga, Valencia justru berhasil menang 2-1 atas El Barca. Satu gol bunuh diri Ivan Rakitic serta satu gol sepakan Santi Mina di penghujung babak pertama, membuat Valencia membawa tiga poin dari Camp Nou. Lebih dari itu, kemenangan ini mulai merestorasi bukan hanya peringkat Valencia di klasemen, tetapi juga harkat kesebelasan berlogo kelalawar tersebut.

“Ini adalah hal paling kecil yang bisa kami kembalikan pada suporter. Kami telah mempertahankan diri kami sebagai sebuah tim,” ucap Ayestara dikutip dari FourFourTwo. “Kami begitu bangga dan mereka layak mendapatkannya. Selalu ada dorongan dan setiap pertandingan adalah sebuah kesempatan.”

Hasil ini sekaligus membalaskan kekalahan memalukan 0-7 dari Barcelona, pada babak semifinal Copa del Rey, Februari silam. Ayestaran menyatakan bahwa mereka telah menyiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut dengan kondisi yang ada saat ini.

“Aku pikir 7-0 itu telah mengubah Valenca. Hari ini, Barcelona bisa saja mengalahkan kami. Dan jika mereka melakukannya, analisis kami akan berbeda,” ucap pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

Bagi Barcelona, kekalahan ini merupakan yang ketiga beruntun di La Liga. Hal ini merupakan yang pertama kalinya sejak Januari 2003. Soal mempertahankan gelar, Ayestaran percaya kalau Barca bisa melakukannya.

“Barca mampu memenangi lima, delapan, atau 10 pertandingan beruntun. Kini, mereka punya sejumlah kegelisahan dan mereka harus mengontrolnya,” ucap mantan asisten pelatih Liverpool ini.




foto: fcbarcelona.com

Komentar