Serangan Bom Rusak Perayaan Kompetisi Sepakbola Lokal di Irak

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Serangan Bom Rusak Perayaan Kompetisi Sepakbola Lokal di Irak

Setelah kasus serangan bom terjadi di Bandara Brussels pekan lalu yang berbuntut panjang terhadap situasi keamanan di Eropa, khususnya pada penyelenggaraan Euro 2016, kini muncul lagi kasus serupa. Kasus ledakan bom kali ini terjadi di stadion yang berada di wilayah Iskandariyah, Babil, 50 kilometer dari selatan Ibukota Irak, Baghdad, Jum’at (26/3) WIB.

Menurut kepala keamanan provinsi Babil, Baydhan al Hamdani, ada seorang pria mengenakan sabuk yang diduga menyimpan beberapa bom. Pria tersebut berjalan menuju stadion yang dipenuhi kerumunan orang yang sedang merayakan upacara pembukaan untuk menandai kejuaraan bagi tim sepak bola lokal.

“Beberapa waktu setelah piala diserahkan kepada perwakilan tim, pelaku meledakkan dirinya di tengah-tengah kerumunan penonton. Bom tersebut membuat 25 orang meninggal dan melukai sekitar 90 orang lainnya, yang berada di sekitar stadion,” ujar Al Hamdani.

Kantor berita Amaq, yang disebut-sebut memiliki afiliasi dengan ISIS, menyatakan bahwa ISIS bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Di sisi lain, Perwakilan khusus PBB untuk Irak, Jan Kubis, mengutuk serangan bom yang dilakukan oleh ISIS tersebut.

“Para pelaku berusaha membuat orang-orang tak berdosa menjadi marah. Hari ini, ISIS melakukan kekejaman lain, mengincar masyarakat yang sedang menikmati akhir pekan dengan menghabiskan waktu di stadion,” ucap Kubis kepada CNN. “Tindakan ini sangat menjijikkan.”

Tak hanya Kubis, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengecam tindakan ini. Elizabeth Trudeau, Kepala Hubungan Pers Departemen Luar Negeri Amerika Serikat bahkan meminta masyarakat Irak bersatu agar tak ada lagi serangan bom.

“Amerika Serikat mengutuk bom bunuh diri yang terjadi di Iskandariyah, yang diklaim dilakukan oleh ISIS. Sebab, hal ini membuat beberapa nyawa menjadi korban dan melukai puluhan warga Irak yang sedang berkumpul untuk mendukung adanya pertandingan sepakbola dalam level lokal,” ujar Trudeau.

Serangan bom dalam sepakbola yang terjadi Iskandariyah ini tentu menodai semangat Fair Play yang diusung sepakbola. Pasalnya, beberapa waktu lalu pertandingan sepakbola antara Prancis melawan Jerman di Stade de France juga dinodai oleh serangan bom.

Komentar