Gary Neville Tak Ingin Berhenti Terlalu Cepat

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Gary Neville Tak Ingin Berhenti Terlalu Cepat

Kekalahan atas 0-2 Celta Vigo tidak membuat pelatih Valencia, Gary Neville, memutuskan untuk segera mundur. Emosi dalam bentuk kemarahannya telah meledak di Stadion Mestalla. Kekalahan ini merupakan ketiga kalinya secara beruntun di La Liga 2015/2016 yang membuat mereka hanya berjarak enam poin dari zona degradasi.

Kekalahan yang menyakitkan bagi Neville. Pasalnya, Valencia berhasil menahan kedudukan 0-0 hingga menit ke-80. Penyerang Swedia yang juga mantan pemain Manchester City, John Guidetti, mencetak gol pertama Celta. Kapten Celta, Hugo Mallo, kemudian mengunci kemenangan Celta lewat golnya pada menit ke-84.

Kekalahan tersebut direspons penggemar Valencia dengan seruan yang meminta Gary segera angkat kaki. "Gary, vete ya!" teriak penggemar Valencia yang berarti, "Gary, pergi sekarang!"

Gary sejatinya memang harus pergi. Ia harus ke London untuk menemani timnas Inggris yang akan berlaga dalam pekan pertandingan internasional pekan ini. Namun, Gary memutuskan tetap tinggal karena kondisi di Valencia tengah sensitif.

"Aku telah bicara pada Roy Hodgson dan aku akan tetap di Valencia. Ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan," kata Gary.

"Secara jelas, ini bukanlah situasi yang ideal. Sebelum saya ke sini, saya adalah asisten pelatih kesebelasan negara Inggris yang berpenduduk 60 juta jiwa. Namun, saya mencoba memahami dua atau tiga juta orang di Valencia yang membutuhkan perhatian saya pada pekan ini," tutur Gary seperti dikutip The Guardian.

Kondisi Valencia memang tengah memburuk terutama usai Gary masuk ke klub. Ia cuma memenangi tiga dari 16 pertandingan yang dilakoninya di liga. April mendatang, pihak klub termasuk presiden dan pemilik klub akan menggelar pertemuan, utamanya membahas masa depan klub. Menurut The Guardian, masih ada alasan yang membuat mereka mau memperpanjang kontrak Gary.

Salah satu alasan itu adalah hubungan antara Gary dengan Layhoon Chan sebagai presiden dan Peter Lim sebagai pemilik. Keduanya selain bersahabat juga merupakan rekan bisnis yang saling menghormati. Ini yang membuat pertemuan nanti akan sangat penting sebagai solusi bagi masa depan Valencia.

Gary merasa kalau penggemar Valencia masih sehati dengannya. Ini pun terlihat dari jejak pendapat salah satu media lokal di mana hasilnya 0% yang menginginkan pergantian pelatih, sementara 67% lainnya menginginkan perombakan di skuat.

Namun, kekalahan atas Celta tak menunjukkan hubungan baik tersebut. Jumlah mereka yang meneriakkan agar Gary segera pergi kian bertambah. Bahkan, media lokal, Sport Deporte, pun menuliskan seruan serupa sebagai tajuk utama. Beberapa waktu lalu, di Paterna, tempat latihan Valencia, dua orang suporter membentangkan spanduk bertuliskan "Gary Resign" dalam bahasa Inggris, agar ia mengerti.

Gary sendiri merasa kalau dirinya sudah terlanjur mencintai Valencia dan kotanya. Ini pula yang membuat mantan bek Manchester United tersebut tak menyebut secara jelas kalau ia akan pergi. Gary malah terkesan berharap mendapatkan perpanjangan kontrak.

"Tidak, saya tidak sedang menutup pintu. Apa yang saya katakan adalah saya tahu bahwa kontrak yang diberikan pada saya adalah untuk lima bulan, Anda tahu bagaimana kontrak saya itu," kata Gary.

"Hasilnya memang tidak terlalu bagus. Sudah jelas kalau soal itu. Saya mesti berkonsentrasi pada sisa pertandingan hingga akhir musim. Saya di sini untuk lima bulan dan menerima tantangan besar yang ada. Dalam sudut pandang saya, hasil yang kami capai jauh dari apa yang saya harapkan, kami tidak cukup baik."

Valencia memang tengah menghadapi dilema. Mengganti pelatih tak akan menjamin mereka akan lebih baik. Mempertahankan Gary pun bukannya tanpa risiko. Kini, tinggal bagaimana pertemuan pada April mendatang menghasilkan keputusan. Merombak ulang skuat bisa jadi pilihan untuk musim depan, tapi mengganti pelatih adalah hal yang paling mudah dilakukan.

foto: 101greatgoals.com

Ed: RAS

Komentar