Zabaleta: Kami Tidak Boleh Memikirkan Cara Memenangi Liga

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Zabaleta: Kami Tidak Boleh Memikirkan Cara Memenangi Liga

Liga Primer Inggris musim 2015/16 menyajikan berbagai keseruan. Tidak hanya tim big four yang tercecer dari perburuan gelar juara, tapi juga persaingan perebutan gelar yang melibatkan tim-tim tak terduga seperti Leicester City dan Tottenham Hotspur.

Penampilan baik kedua tim tersebut pada akhirnya membuat tim-tim besar harus berupaya mendapatkan tiga angka di tiap pekannya untuk menyalip keduanya. Tak terkecuali Manchester City dan Manchester United, yang akan melakoni pekan ke 30-nya pada Minggu (20/3) di Etihad Stadium.

Persaingan keduanya dalam memperebutkan jatah ke Liga Champions diprediksi akan membuat derby ini akan berjalan sangat ketat. Bahkan, banyak orang menyebut pertandingan ini memiliki situasi yang sama dengan musim 2011/12, kala keduanya bersaing secara ketat untuk mendapatkan gelar Liga Primer Inggris di akhir musim. Pentingnya laga ini pun dirasakan oleh pemain City, tak terkecuali bek kanan City, Pablo Zabaleta.

Zabaleta yang juga terlibat persaingan dengan United di musim 2011/12 mengaku bahwa pertandingan ini akan menjadi salah satu yang terketat dalam sejarah kedua tim. Ia bahkan menyimpulkan bahwa pertandingan ini adalah derby terbesar yang pernah ia ikuti.

“Kami harus memahami situasi ini,” ujar Zabaleta. “Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Sebab, banyak yang mengatakan bahwa pertandingan ini akan menentukan pemain yang akan bertahan maupun yang akan keluar. Untuk saat ini kami tidak boleh memikirkan cara memenangi liga, sebab kami harus benar-benar fokus untuk memenangi pertandingan selanjutnya (melawan Manchester United)."

“Tidak ada alasan kami tidak fokus di pertandingan ini karena semuanya berada di tempat yang sangat dekat dengan kami,” tambah Zabaleta. “West Ham sangat dekat, Liverpool dan Stoke juga. Sementara Leicester dan Tottenham berada di tempat yang menguntungkan. Oleh karena itu kami membutuhkan kemenangan agar jarak dengan peringkat di bawah semakin membesar.”

Zabaleta tidak menampik bahwa duel ini juga tidak lepas dari “siapa yang lebih baik di Manchester”. “Ketika Anda bermain dalam pertandingan derby hal tersebut pasti akan selalu spesial. Sebab pertandingan ini sangat bernilai bagi para pendukung,” ucapnya.

“Pertandingan ini adalah yang terbesar bagi pendukung kedua tim di liga. Meski kami (Manchester City dan Manchester United) tengah berada dalam posisi yang tidak baik, kami butuh kemenangan,” tutupnya.

Bagi City, kemenangan di laga ini bukan sekadar untuk mendapatkan tiga poin. Arti kemenangan akan lebih besar dari itu, lantaran mereka harus mengejar perolehan poin Arsenal yang kini unggul empat angka (dan memiliki tabungan satu pertandingan) dari mereka di klasemen sementara.

(pik)

Komentar