Ranocchia Hengkang ke Sampdoria Agar Dilirik Antonio Conte

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Ranocchia Hengkang ke Sampdoria Agar Dilirik Antonio Conte

Perhelatan Piala Eropa 2016 tak hanya mengharuskan pelatih timnas bekerja keras, para pemain juga dituntut melakukan hal yang sama untuk mengamankan jatah mereka di tim nasional masing-masing. Sosok seperti Iker Casillas pun tak dijamin oleh pelatih Timnas Spanyol, Vicente del Bosque, meski ia bermain baik bersama FC Porto.

Tidak ingin namanya tak masuk dalam daftar pemain Timnas Italia untuk Piala Eropa 2016, Andrea Ranocchia pun memutuskan pergi dari Internazionale Milang untuk pindah ke Samporia. Ia berstatus pemain pinjaman hingga akhir musim 2015/16.

Kepindahan Ranocchia ke Sampdoria memang telah diprediksi sebelumnya. Pasalnya, kansnya untuk bermain reguler di Sampdoria, lebih besar daripada jika ia memutuskan bertahan di Inter, ataupun hijrah ke AC Milan, Norwich City, dan Liverpool, tiga klub yang diklaim oleh Supersport meminati tenaga pemain berusia 27 tahun ini.

Tidak hanya faktor bermain reguler, faktor tak ingin meninggalkan Italia juga tampaknya memengaruhi keputusan Ranocchia memilih Il Samp ketimbang klub lainnya. Tapi tetap saja alasan agar bisa kembali mendapatkan panggilan dari timnas Italia merupakan faktor utama. Setelah mengikuti latihan perdana bersama Sampdoria, Ranocchia mengungkapkan panggilan dari Timnas Italia menjadi alasannya hijrah ke klub asal Genoa tersebut.

“Saya senang bisa berada di Sampdoria. Saya telah berbicara dengan Vicenzo Montella (Pelatih Sampdoria) dan beberapa staf kepelatihan, dan mereka bilang senang bisa melihat saya berada di sini,” ujar Ranocchia kepada Gazetta World.

“Kembali berada di lapangan serta bermain bersama tim membuat saya harus berani memutuskan untuk pindah. Bermain untuk timnas Italia pada Piala Eropa menjadi target utama yang ingin saya capai. Karena itu, saya berada di sini untuk membuktikan bahwa saya mempunyai kualitas untuk menjadi bagian dari mereka,” tambahnya.

Faktor minimnya menit bermain Ranocchia musim ini memang membuatnya harus hengkang. Di Inter, pada musim ini ia bermain 10 kali di Serie A namun hanya sekali menjadi starter. Pelatih Inter, Roberto Mancini, lebih menyukai duet bek anyar, Joao Miranda dan Jeison Murillo.

Jarang bermainnya Ranochhia, membuatnya tak pernah mendapat pemanggilan dari pelatih timnas Italia, Antonio Conte. Eks pelatih Juventus ini lebih menyukai trio bek tengah Juventus, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, dan Leonardo Bonucci ditambah bek Sassuolo, Francesco Acerbi serta bek Fiorentina, Davide Astori. Bersama Sampdoria, Ranocchia tentunya berharap bisa dilirik Conte untuk membela timnas Italia pada Piala Eropa 2016 nanti.

Komentar