Drama Menit Akhir, Mitra Kukar Jadi Juara Piala Jenderal Sudirman

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Drama Menit Akhir, Mitra Kukar Jadi Juara Piala Jenderal Sudirman

Tertinggal terlebih dahulu melalui gol Adi Nugroho di babak pertama, Mitra Kukar berhasil membalikan keadaan dan mengakhiri kompetisi Piala Jenderal Sudirman sebagai juara. Dalam laga yang digelar Minggu (24/01), Si Naga Mekes – julukan Mitra Kukar – berhasil menaklukan Semen Padang dengan skor akhir 2-1.

Mesikipun Diiringi hujan deras dan sebagian besar lapangan digenangi air, panitia pelaksana akhirnya memutuskan pertandingan mesti tetap dilaksanakan.  Babak pertama dimulai dengan Kabau Sirah – julukan Semen Padang – yang mengambil inisiatif penyerangan terlebih dahulu. Lapangan yang basah sangat menyulitkan dua kesebelasan untuk mengembangkan permainan.

Menit keempat, menerima umpan dari Hengky Ardilles, Nur Iskandar hampir saja membuka skor dalam pertandingan ini. Namun tembakannya melambung jauh di atas gawang Shahar Ginanjar. Selain karena lapangan yang tidak kondusif, serangan-serangan Kabau Sirah juga selalu berhasil dihalau oleh barisan pertahanan Semen Padang.

Walau kondisi lapangan tidak mendukung, Semen padang tetap berusaha memanikan bola-bola pendek dan pergerakan para pemain sayap. Sementara itu Mitra lebih banyak melambungkan bola langsung jauh ke depan.

Pasca water break, Menerima umpan silang dari Irsyad Maulana, Adi Nugroho yang berada di posisi bebas menyontek bola ke gawang Shahar Ginanjar sekaligus membuka skor dalam pertandingan kali ini. Tersengat karena kebobolan, Mitra kemudian langsung memasukan playmaker asing mereka, Rodrigo Dos Santos. Babak pertama berakhir 1-0 untuk keunggulan Kabau Sirah.

Lapangan mengering pada babak kedua sehingga permainan kedua tim jadi lebih banyak berkembang. Masuknya Rodrigo membuat serangan Mitra lebih kreatif. Permainan Rodrigo yang mengancam pun memaksa gelandang Yu Hyun Koo mengganjalnya sehingga mendapatkan kartu merah dari wasit.

Pertandingan tinggal menyisakan waktu sepuluh menit, Mitra berhasil menyamakan kedudukan setelah arah tendangan bebas Michael Orah dibelokan Mamadou Alhadji ke gawang sendiri. Kedudukan kembali sama kuat.

Menit ke-90, Yogi Rahadian melakukan pergerakan di sisi kanan pertahanan Semen Padang, melewati pemain belakang dan melepaskan sebuah tendangan mendatar yang meluncur masuk ke gawang Jandia Eka Putra. Si Naga Mekes berbalik unggul 2-1. Skuat asuhan Nil Maizar sebisa mungkin mengejar ketertinggalan, namun hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Tarik Alkatiri, tidak ada gol tambahan. Si Naga Mekes berhasil mengakhiri kompetisi sebagai juara.

Tidak difavoritkan, justru Mitra berhasil mengakhiri kompetisi sebagai juara. Ini tentunya merupakan sebuah pencapaian besar bagi tim asal Kalimantan Timur tersebut; terutama bagi pelatih Jafri Sastra yang seakan membuktikan diri bagi bekas timnya.

Selamat, Mitra Kukar! Etam Juara!

Komentar