Klopp: "Ferguson Adalah John Lennon di Dunia Sepakbola"

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Klopp:

Meski telah tiada, nama John Lennon tetap kerap disebut-sebut dalam dunia musik. Tak hanya sering dibicarakan, namun juga kerap diingat melalui karya-karyanya. Hal itulah yang menjadi alasan Jurgen Klopp yang menyebut bahwa Alex Ferguson adalah sosok John Lennon dalam dunia sepakbola. Tak hanya sosoknya yang sama-sama berpengaruh dalam sepakbola, namun juga kehebatan mereka berdua dalam meramu sesuatu juga menjadi alasan Klopp mengapresiasi Fergie.

“Alex Ferguson adalah sosok manajer terbaik dalam sepakbola yang pernah saya lihat. Saya menganggap Fergie adalah John Lennon dalam sepakbola. Dia mendapatkan banyak rasa hormat dari banyak pelatih. Selain itu, ia juga melakukan hal yang tak dapat dilakukan manajer-manajer lain di sepakbola, seperti halnya yang John Lennon lakukan di musik," terangnya.

"Saya memiliki beberapa momen baik bersama Sir Alex. Adalah suatu penghargaan pernah berbicara dengannya. Untuk seorang manajer, hal terbaik yang dapat Anda lakukan jika berada di dekatnya adalah duduk dan mendengarkan apa yang ia ucapkan,” ujar Klopp.

Meskipun Klopp mengaku memiliki momen baik bersama Fergie, ia juga mengaku bahwa Fergie sempat kecewa kala ia memutuskan untuk melatih Liverpool.

“Awalnya ia jelas kecewa dan bertanya mengenai keputusan saya. Namun, saya tidak berpikir mengenai kekecewaannya, sebab saya merasa harus membuktikan sesuatu karena telah dipilih di Anfield. Saya juga ingin membuktikan kepada Fergie, bahwa saya dapat membuat perubahan meskipun bukan perubahan terbesar. Saya akan menunjukkannya esok saat melawan Manchester United (17/1),” ujar Klopp.

“Ini pertandingan pertama saya melawan United, saya sudah lama memikirkannya karena pasti Sir Alex akan melihatnya. Pertandingan ini ibarat kita memasukkan garam ke dalam sup. Jika kita menang atau garam yang dimasukkan pas, kita akan senang. Namun, jika kita kalah, atau garam yang dimasukkan berlebihan atau kurang, tentu kita akan kecewa. Namun yang pasti pertandingan ini akan menjadi salah satu pembuktian saya kepada Sir Alex.”

Menjadi pembuktian atau tidak, Klopp jelas harus membuat Liverpool menang. Pasalnya, Liverpool kini sudah semakin menjauhi zona Liga Eropa di klasemen sementara Liga Primer Inggris. Kekalahan akan semakin menjauhkan Liverpool yang saat ini berada di peringkat sembilan, selisih empat poin dengan peringkat lima, West Ham United.

Sumber: The Guardian, The Telegraph, BBC, Daily Mail

Komentar