Peran Baru Claude Makélélé di AS Monaco

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Peran Baru Claude Makélélé di AS Monaco

Pasang surut prestasi merupakan hal yang biasa dalam sepakbola, apalagi jika disambungkan dengan karir pemain saat memutuskan menjadi bagian dari jajaran kepelatihan ataupun manajerial. Sudah banyak bekas pemain hebat yang gagal ketika berada di posisi tersebut. Dari nama-nama tersebut di antaranya adalah Diego Armando Maradona, Filippo Inzaghi, sampai Claude Makelele.

Nama terakhir sendiri tak bisa dijauhkan dari prestasi kala masih aktif bermain. Prestasi pria yang lahir di Kinshasa, Zaire, 18 Februari 1973, membuatnya menjadi salah satu legenda Prancis. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya trofi yang dimiliki oleh Makelele, di antaranya adalah juara Ligue 1, dua kali juara La Liga, juara Liga Champions, dua kali juara Premier League,sampai menjadifinalis Piala Dunia 2006.

Namun prestasi selama menjadi pemain tak serta merta membuatnya sukses kala menukangi klub. Meski pernah sukses membawa Paris Saint-Germain menjuarai Ligue 1 saat menjadi asisten Carlo Ancelotti, ia juga pernah mengalami kegagalan kala menukangi klub.

SC Bastia menjadi aib Makelele dalam mengelola pemain serta staf kepelatihan. Dipercaya menjadi pelatih kepala sejak berakhirnya musim 2013/2014 menggantikan Frederic Hantz, Makelele hanya dipercaya melatih Bastia pada 12 laga awal, di mana ia mencatatkan dua kemenangan, enam kekalahan, dan empat kali seri.

Catatan tersebut harusnya menjadi pertimbangan klub, sebelum memutuskan memberikan jabatan krusial bagi Makelele. Tapi, yang dilakukan AS Monaco berbeda, mereka bahkan memberikan jabatan direktur teknik kepada Makelele, jabatan yang mana di Prancis memiliki tanggungjawab setara dengan pelatih kepala.

Namun, tampaknya AS Monaco merasa bahwa Makelele memang pantas untuk berada di posisi tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan pernyataan Wakil Presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev, yang mengungkapkan bahwa dengan melihat karir bermain serta kepelatihan Makelele rasanya sudah cukup untuk memantaskannya duduk di kursi direktur teknik.

“Makelele adalah sosok terkenal di sepakbola. Baik itu kala ia masih bermain bersama beberapa klub besar maupun kala ia berada di kursi kepelatihan. Saya rasa, ia pantas mendapatkan jabatan ini (direktur teknik),” ujar Vasilyev kepada Daily Mail.

Makelele pun menyambut baik tawaran AS Monaco. Pemain yang sempat bermain di Celta Vigo ini mengungkapkan bahwa jabatan ini akan memberikannya peningkatan dalam pengetahuannya di sepakbola.

“Saya sangat senang bergabung dengan salah satu klub hebat di Prancis dan Eropa. Ini merupakan posisi yang baru bagi saya tapi saya yakin posisi sebagai direktur teknik akan membuat saya semakin berkembang,” jelas Makelele seperti dilansir oleh website AS Monaco.

Jabatan direktur teknik memang baru bagi Makelele. Namun peran yang dihadapi Makelele hampir  sama seperti saat dia melatih di Bastia. Sebab tugas Makelele adalah hadir dan memastikannya jalannya latihan yang dipimpin Leonardo Jardim berdampak secara maksimal, selain itu ia juga bertugas untuk mengurus kebijakan transfer pemain serta mengevaluasi program usia dini klub.

Sumber : DailyMail, ESPNFC, Sporting Life, Daily Telegraph

Komentar