Southampton Gagalkan Arsenal ke Puncak Klasemen

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Southampton Gagalkan Arsenal ke Puncak Klasemen

Arsenal bertandang ke Southampton dengan peluang besar menduduki peringkat pertama tabel klasemen sementara Premier League. Leicester City, pimpinan klasemen sementara, kalah 0-1 melawan Liverpool. Pulang membawa tiga angka dari St. Mary’s, di atas kertas, bukan misi mustahil; Southampton kalah dari Tottenham Hotspur pekan lalu sementara Arsenal memenangi pertandingan penting melawan Manchester City.

Namun Arsenal harus menelan pil pahit. Arsenal pulang dengan tangan hampa. Tuan rumah membantai mereka empat gol tanpa balas.

Pertandingan belum genap berjalan 20 menit, Southampton sudah unggul. Cuco Martina mencetak gol di kesempatan pertamanya menjalani pertandingan Premier League sebagai starter . Tendangan kaki kanannya melengkung masuk ke gawang Arsenal tanpa berhasil dijangkau Petr Cech. Selain mencetak gol, tidak banyak yang Martina lakukan di babak pertama. Akurasi umpannya hanya 36% dan tidak sekalipun Martina melepas umpan silang, melewati lawan, atau melepas umpan kunci.

Arsenal yang menguasai babak pertama memasuki ruang ganti dengan keadaan tertinggal satu gol. Satu-satunya keunggulan Southampton di babak pertama adalah jumlah tembakan. Itu pun hanya berselisih satu dengan Arsenal dan jika yang dihitung adalah jumlah tembakan tepat sasaran, Arsenal mengungguli Southampton. Namun kedua tembakan tepat sasaran Arsenal tidak cukup merepotkan Maarten Stekelenburg (Arsenal melepas semua tembakan babak pertama dari dalam kotak penalti) sedangkan dengan satu tembakan tepat sasaran Southampton berhasil mencetak satu gol.

Statistik Babak 1

Lima menit babak kedua berjalan Arsenal kembali kebobolan. Virgil van Dijk memenangi duel udara melawan Cech dan menyundul masuk bola ke gawang Arsenal. Hakim garis menyatakan Van Dijk offside namun Arsenal tidak langsung lega. Cech tergeletak dan membutuhkan perawatan. Cech dapat kembali bermain namun empat menit setelahnya Cech kembali takluk. Shane Long, tanpa kawalan, mengubah umpan silang datar Saido Mane menjadi sebuah gol.

Seolah tidak cukup dengan dua gol, Southampton mencetak gol tambahan di menit ke-68. Jose Fonte, setelah meloloskan diri dari kawalan Alex Oxlade-Chamberlain yang masuk menggantikan Joel Campbell lima menit sebelumnya, dengan bebas menyundul masuk sepak pojok Ryan Bertrand. Dengan tiga tembakan tepat sasaran saja Southampton mencetak tiga gol ke gawang Arsenal.

Saat pertandingan sepertinya akan berakhir dengan kedudukan 3-0, Long mencetak gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-91. Dan dalam proses terciptanya gol keempat Southampton, pemain pengganti Arsenal kembali terlibat dengan kehilangan pemain yang mereka kawal. Kali ini Calum Chambers yang bersalah karena kehilangan Dusan Tadic, pencetak assist untuk gol kedua Long.

Pertandingan berakhir dengan kedudukan 4-0 untuk Southampton dan itu memastikan beberapa hal catatan buruk Arsenal terus berlanjut: The Gunners belum pernah menang tandang di ajang Premier League melawan Southampton sejak Desember 2003.

Kekalahan dengan skor 4-0 sendiri terakhir kali didapatkan Arsenal pada 2000 ketika dijungkalkan Liverpool. Dengan kekalahan ini pula Arsenal tidak beranjak dari peringkat kedua. Lebih buruk lagi, selain gagal menyalip Leicester, Arsenal juga sekarang hanya berjarak dua angka dari Manchester City yang tepat berada di belakang mereka.

Komentar