Andrej Kramari?, Pemain Termahal Leicester yang Jadi Korban Kegemilangan Vardy

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Andrej Kramari?, Pemain Termahal Leicester yang Jadi Korban Kegemilangan Vardy

Peforma gemilang Jamie Vardy musim ini memang luar biasa. Bukan saja berhasil memecahkan rekor gol beruntun di Liga Inggris milik Ruud Van Nistelrooy, mantan pemain Stocksbridge Park Steels tersebut saat ini merupakan pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris.

Namun penampilan menakjubkan Vardy bukan saja memakan korban dari tim lawan. Tetapi ada juga rekan setim Vardy di Leicester City yang menderita akibat peforma impresif yang ditunjukan dirinya sepanjang paruh pertama liga musim ini.

Adalah penyerang asal Kroasia, Andreij Kramaric yang akhirnya lebih banyak ditepikan oleh Claudio Ranieri dikarenakan Vardy bermain konsisten. Kramaric musim ini baru sekali berlaga di musim ini, yaitu ketika The Foxes – julukan Leicester City digilas Arsenal dengan skor 2-5 di kandang sendiri.

Ironisnya, kedatangan Kramaric ke King Power Stadium pada awal tahun 2015 hendak diproyeksikan sebagai penyerang utama Leicester. Bahkan Kramaric didatangkan dengan memecahkan rekor transfer klub yaitu dengan biaya transfer sebesar 9 juta pounds.

Keadaan yang sulit yang dialami Kramaric di Inggris, membuat beberapa raksasa Italia seperti AC Milan dan Juventus tertarik mendatangkannya. Bahkan berita terakhir menyebutkan bahwa Inter Milan ikut bersaing dalam perburuan mendatangkan Kramaric. Namun agen Kramaric, Vicenzo Cavaliere merasa masih ada tim lain yang bisa menampung pemainnya tersebut.

“Ada banyak (Klub) yang berminat, seperti Juventus dan Milan. Namun di sana mereka punya banyak penyerang, Juventus masih memiliki (Simone) Zaza. Luiz Adriano dan Carlos Bacca juga bermain cukup baik, saya masih mencari tawaran lain, seperti dari Valencia misalnya,” ujar Cavaliere seperti yang dilansir Tutto Mercatto.

Dalam wawancaranya kepada 24sata sebuah media lokal Kroasia, mantan penyerang Dinamo Zagreb ini merasa frustasi dan tidak mengetahui mengapa dirinya tidak dimainkan, "Saya tidak mengerti mengapa saya tidak bermain. ini mempengaruhi kepercayaan diri saya, dan saya tidak mengerti apa yang terjadi".

Sebelum akhirnya mendarat di Leicester, Kramaric sebenarnya sudah diincar oleh klub-klub besar lain. Mulai dari trio Italia yang kini kembali mengincarnya, kemudian ada Chelsea yang awalnya disebut-sebut sebagai klub yang berpeluang paling besar mendatangkan Kramaric, hingga raksasa Spanyol, Real Madrid.

Berganti kostum bisa jadi pilihan yang tepat bagi Kramaric. Di Leicester City, dirinya bukan saja kalah saing dari Jamie Vardy, bahkan harus memperebutkan tempat dengan penyerang Jepang, Shinji Okazaki.  Dan seandainya bisa memutar kembali waktu, tentunya Kramaric ingin mengubah keputusannya dan mendarat di klub lain.

Sumber : ESPN FC , Tutto Mercatto

Foto : express.uk

Komentar