Disingkirkan Klub Serie B di Coppa Italia, Rudi Garcia Masih Enggan Mundur

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Disingkirkan Klub Serie B di Coppa Italia, Rudi Garcia Masih Enggan Mundur

Nasib pelatih AS Roma, Rudi Garcia jelas sedang berada di ujung tanduk. Pelatih asal Prancis gagal membawa Roma menampilkan peforma terbaik dalam dua hingga tiga bulan terakhir. Dan penampilan negatif ini terus terjadi termasuk saat disingkirkan oleh Spezia di ajang Coppa Italia dini hari (17/12) waktu Indonesia. Ironisnya, Spezia adalah tim yang berasal dari kompetisi Serie B.

Hasil minor ini bahkan sampai membuat Presiden klub, James Pallotta, membuat permintaan maaf terbuka melalui akun twitter resmi klub yang bermarkas di Stadion Olimpico tersebut. “Mewakili klub AS Roma dan diri saya pribadi, saya ingin meminta maaf terutama kepada seluruh fans mengenai pertandingan hari ini.”

Bukan hanya status Spezia sebagai salah satu peserta Serie B saja yang membuat kekalahan pada pertandingan tersebut terlihat menjadi sangat negatif. Fakta bahwa Roma kalah dari Spezia di kandang mereka sendiri, semakin menyudutkan posisi Rudi Garcia.

Setelah bermain imbang 0-0 pada waktu normal, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dua punggawa AS Roma asal Bosnia, Miralem Pjanic dan Edin Dzeko gagal menunaikan tugasnya sebagai eksekutor tendangan penalti, sementara seluruh penendang Spezia berhasil menjebol gawang Morgan De Sanctis sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 4-2.

Selain membuat Roma disingkirkan oleh tim dari divisi yang lebih rendah di Coppa Italia, hasil ini pun sekaligus membuat Roma tidak pernah menang sejak 3 November lalu. Meskipun begitu, Rudi Garcia masih enggan untuk mengundurkan diri dari jabatan pelatih.

“Tidak, saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan tetap bertahan dan terus bertarung sampai habis. Kami harus menemukan kembali semangat kami dan menghentikan tren negatif,” ujar Rudi Garcia seperti yang dilansir ESPN FC.

Ditanya mengenai detail pertandingan, Garcia merasa sulit menerima kenyataan bahwa timnya tidak mampu mencetak gol dan menerima kekalahan. Berikut pernyataan Garcia seperti yang diwartakan FOX Sports.

“Ini tidak wajar. Dengan skuat dan materi pemain yang kami miliki, kami tidak seharusnya kalah, kami seharusnya bisa melakukan yang lebih baik. Hari ini kami menginginkan kemenangan namun hal tersebut tidak terjadi, ini merupakan sebuah kegagalan.”

Mengganti Garcia dengan pelatih baru memang belum tentu akan membuat Roma menjadi lebih baik. Akan tetapi, tren negatif selama 60 hari lebih dan kekalahan dari tim Serie B di kandang sendiri tentunya harus menjadi sesuatu yang mesti dipertimbangkan oleh James Palotta dan para petinggi klub AS Roma.

Foto : sidomi.com

Komentar