Gelar Lain Bagi Yaya Toure

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Gelar Lain Bagi Yaya Toure

Yaya Toure tak hanya dikenal karena memilki kemampuan bermain bola yang apik. Lebih dari itu, gelandang berusia 32 tahun ini juga dikenal memilki segudang prestasi, baik di level klub maupun di timnas. Membawa timnas Pantai Gading menjadi juara Piala Afrika untuk kali kedua pada awal tahun 2015 menjadi prestasi teranyar Toure.

Atas prestasi tersebut, Yaya pun dipilih BBC menjadi pesepakbola terbaik Afrika 2015. Toure pun menjadi pemain ketiga yang mendapatkan dua gelar setelah Nwankwo Kanu dan Jay-jay Okocha.

Pada tahun ini, penyelenggaraan penghargaan pemain terbaik Afrika versi BBC berjalan lebih ketat. Selain Toure, masih ada nama-nama seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Yacine Brahimi, Andre Ayew, dan Sadio Mane. Kualitas pemain tersebut bisa dibilang sama-sama bagusnya.

Toure pun mengaku bahwa keempat saingannya memilki peluang yang sama untuk mendapatkan gelar ini. “Saya rasa nominator lain pantas menerima penghargaan. Mereka juga pantas disebut pemenang. Hal ini membuktikan bahwa sepakbola Afrika telah berkembang pesat,” ujar Toure kepada BBC Sport.

Ia pun menambahkan, bahwa dirinya akan berusaha untuk menuntun pesepakbola Afrika untuk lebih baik kedepannya. "Sebab, perjuangan saya saat ini adalah buah dari mimpi masa kecil saya untuk menjadi pemain sepakbola," tambahnya.

mantan juara

Meskipun usianya memasuki kepala tiga, permainan Toure tidak mengalami penurunan signifikan. Ia bahkan masih menjadi pemain kunci, baik di tim nasional maupun di level klub. Musim lalu, Toure masih bisa mencetak 11 gol dari 34 pertandingan bersama Manchester City di kompetisi resmi.

Hal inilah yang membuat ia dipanggil oleh pelatih Herve Renard untuk memimpin skuat Pantai Gading di Piala Afrika 2015. Ia juga ditunjuk menjadi kapten pada turnamen yang diselenggarakan di Guinea Ekuator tersebut. Ia pun berhasil membawa negaranya mengalahkan Ghana 9-8 dalam adu penalti.

Keberhasilan di turnamen ini pun menjadikan Pantai Gading menyandang gelar dua juara Piala Afrika setelah menunggu hampir 23 tahun. Selain itu, Piala Afrika 2015 juga menjadi gelar pertama Toure bagi negaranya. Setelah enam kali keikusertaan Toure di turnamen hanya menghasilkan peringkat kedua.

Vera Kwofi, Editor BBC pun berkata bahwa kepemimpinan Yaya dapat dicontoh oleh pemain muda. “Cara bermain dan kepemimpinannya di lapangan harusnya dapat diikuti oleh remaja Afrika yang ingin merintis karir dalam sepakbola," terangnya.

Penghargaan pemain terbaik Afrika versi BBC Award ini berbeda dengan penghargaan  pemain terbaik Afrika atau African Footballer versi CAF. Meski sama-sama untuk mengapresiasi pemain asal Afrika, namun sistem pemilihannya berbeda. Pemilihan versi BBC diserahkan kepada pendengar radio BBC. Sedangkan African Footballer, pemilihannya dilakukan oleh anggota Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF).

Sumber : BBC, Manchester Evening

Komentar