Zenit Buru Rekor Sempurna Fase Grup UCL

Berita

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Zenit Buru Rekor Sempurna Fase Grup UCL

Sejak berubah nama menjadi Liga Champions pada 1992, hanya ada lim tim yang berhasil mencatatkan rekor sempurna di fase grup atau dengan kata lain berhasil memenangkan seluruh laga dari enam laga yang dipertandingkan. AC Milan, Real Madrid, Barcelona, PSG, Spartak Moskow menjadi tim-tim yang berhasil meraup poin maksimal di fase grup dalam sejarah Liga Champions.

Bahkan Los Blancos – julukan Real Madrid, berhasil melakukannya dua kali yaitu pada 2011/2012 dan pada gelaran 2014/2015 musim lalu. Rekor sempurna inilah yang sedang coba diikuti oleh klub asal Rusia, Zenit St.Petersburg.

Sejauh ini, skuat asuhan Andre Villas-Boas tersebut berhasil memenangkan seluruh pertandingan terakhir mereka di fase grup, yang dimulai dengan kemenangan atas Valencia di Mestalla, pada 16 September 2015. Menyisakan satu partai tersisa menghadapi Gent, Zenit berharap bisa mencapai rekor kemenangan sempurna.

"Kami semua memimpikan rekor ini. Bagaimana kami memenangkan lima pertandingan terakhir di fase grup? Tidak ada yang khusus, kami tidak melakukan sesuatu yang berbeda, kami masuk ke lapangan dengan kepercayaan diri tinggi akan kemampuan kami, bermain aman ketika bertahan dan tampil bagus ketika menyerang, semua pemain tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” ungkap Danny ketika ditanya apa rahasia dari luar biasanya penampilan mereka di babak penyisihan grup.

Dan lawan terakhir mereka nanti (10/12) dini hari waktu Indonesia, adalah klub asal Belgia, Gent yang baru sekali kalah dari sepuluh pertandingan mereka di seluruh kompetisi. The Buffalo – julukan Gent,  jelas tidak akan memberikan kemenangan mudah bagi Zenit, sama seperti yang mereka lakukan pada pertemuan pertama mereka di Petrovsky Stadium, kandang Zenit.

Kala itu Zenit sangat kesusahan untuk menundukan Gent. Gol Artem Dzyuba berhasil disamakan oleh Thomas Matton menjelang babak pertama berakhir. Kemudian akhirnya Oleg Shatov berhasil memberikan keunggulan bagi kesebelasan berbaju warna biru langit ini sekaligus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1.

“Kami sangat paham bahwa Gent bukan tim yang bisa dianggap enteng, mereka adalah tim kuat. Saat pertemuan di St.Petersburg lalu pun kami kesulitan menghadapi mereka, apalagi kami akan bertanding di kandang mereka, namun kami ingin memenangkan seluruh pertandingan," ujar Danny seperti yang dilansir ESPN FC.

Apakah Zenit mampu mencapai rekor yang mereka impikan? ataukah justru Gent yang berhasil merusak catatan sempurna Zenit?

Foto : foxsports.com

Komentar