Mousa Dembélé, Emas Baru dari White Hart Lane

Berita

by Abrar Firdiansyah

Abrar Firdiansyah

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Mousa Dembélé, Emas Baru dari White Hart Lane

Sedikit tim di Liga Primer Inggris yang menggabungkan soal hasil dan gaya bermain, salah satunya adalah Tottenham Hotspur. Di bawah kepemimpinan Mauricio Pochettino, Mousa Dembele berubah dari gelandang pemalas di masa lalu menjadi salah satu gelandang dengan dribbling terbaik di Liga Primer.

18 bulan Pochettino melatih, Tottenham berubah dari tim yang mengandalkan permainan sayap menjadi tim yang kuat secara fisik mengandalkan kolektivitas dan bermain cepat. Pochettino menggabungkan permainan fisik milik Harry Redknapp dengan permainan indah milik Juande Ramos dan Andre Villas-Boas. Beberapa nama pun dilirik beberapa klub besar seperti Kyle Walker yang diincar Manchester United, Dele Alli yang diimpikan Liverpool, serta Dembele yang diharapkan Chelsea.

Dembele, yang didatangkan oleh Spurs pada musim 2012-13 dari Fulham, menjadi salah satu bintang musim ini. Tak hanya rajin menyerang dari lini kedua, Dembele juga diberi tanggung jawab untuk mempertahankan lini belakang Spurs. Villas-Boas pun menjadikannya sebagai gelandang pengatur ritme layaknya pendahulunya, Luka Modric.

White Hart Lane, 29 November 2015, menjadi saksi permainan Dembele. Meski klubnya hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan Chelsea, ia sukses menjadi pemain terbaik versi WhoScored dengan nilai 8,45. Nilai ini semakin menegaskan bahwa Dembele merupakan pemain dengan rating tertinggi nomor empat di Premier League dengan rata-rata 7,72 per pertandingan.

Kita boleh percaya ataupun tidak percaya dengan WhoScored, tapi tidak hanya itu, saat melawan West Ham pada tanggal 22 November, dia bermain bagus sehingga membuat Spurs unggul 4-1 melawan The Hammers. Lima dari enam tekel yang dilakukannya berhasil, ia menang empat kali duel, serta mencatatkan 90% keberhasilan umpan. Statistik ini menggenapi rerata operan suksesnya yang sekitar 87 % per laga.

Catatan-catatan tersebut membuat Dembele ibarat tambang yang siap dikeruk oleh klub besar. Chelsea yang sedang mencari permainan terbaiknya kabarnya tengah mempersiapkan 20 juta poundsterling.

Cukup mengejutkan memang melihat permainan Dembele musim ini. Musim lalu, ia hanya menjadi pilihan keempat Pochettino setelah Nabil Bentaleb, Paulinho, dan Ryan Mason. Tapi, dari 14 pertandingan musim ini, ia hanya diparkir tiga laga, selebihnya ia menjadi pilihan pertama Pochettino. Pochettino pun mengungkapkan bahwa dengan skuat ini, Tottenham setidaknya akan mampu menembus Liga Champions.

Jadi apakah Dembele bisa membawa Spurs ke kompetisi yang sudah lama tidak digelar di White Hart Lane? Atau apakah Dembele menjadi pemain Spurs yang dibajak klub besar Eropa?

Sumber : WhoScored, Transfermrkt, Team Talk

Komentar