Sagnol Siap Sapa Klopp yang Tidak Khawatir

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Sagnol Siap Sapa Klopp yang Tidak Khawatir

Pertemuan pertama antara Girondins de Bordeaux dan Liverpool di Europa League musim ini berakhir sama kuat 1-1. Liverpool yang unggul pada menit ke-65 lewat gol Adam Lallana, pulang dari Prancis dengan satu angka; Jussiê menyamakan kedudukan di menit ke-85. Hari ini (26/11, 27/11 dini hari WIB), dua bulan setelah pertandingan itu, kedua kesebelasan berjumpa lagi dalam susasana berbeda.

Berbeda karena Liverpool sekarang dimanajeri Jürgen Klopp. Saat bertanding di matchday satu, manajer Liverpool masih Brendan Rodgers. Willy Sagnol, pelatih kepala Bordeaux, sadar akan tantangan yang harus ia hadapi. Ia menyambutnya dengan tangan terbuka. Atau, dalam kasus ini, dengan tangan siap menjabat.

“Bagus ia (Klopp) terpilih. Ia adalah pelatih yang luar biasa,” ujar Sagnol sebagaimana dikutip dari situs resmi UEFA. “Saya yakin Liverpool akan sukses. Ia penuh gairah dan berada di sebuah kesebelasan yang dibentuk oleh gairah sepakbola. Saya suka pola pikirnya, apa yang berusaha ia lakukan. Ia telah membawa banyak kesegaran pada sepakbola. Menjabat tangannya di Anfield akan membuat hati saya bergetar.”

Para pendukung Bordeaux sebaiknya berdoa agar kekaguman Sagnol terhadap Klopp tidak membuatnya lupa bahwa Bordeaux membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke 32 besar tetap hidup. Juga, barangkali, doa harus dipanjatkan agar Bordeaux menyudahi rangkaian empat pertandingan tanpa kemenangan di Europa League musim ini.

Mencuri kemenangan di Anfield bukan tugas mudah karena Bordeaux akan bermain tanpa pencetak gol dan assist terbanyak mereka, Wasbi Khazri, yang menjalani larangan bertanding. Wakil kapten, Grégory Sertic, juga absen karena cedera sementara Nicolas Maurice-Belay dan Adam Ounas diragukan tampil. Namun Liverpool tidak serta merta menghadapi pertandingan mudah karenanya. Daftar pemain absen mereka sendiri cukup panjang: Philippe Coutinho, Joe Gomez, Jordan Henderson, Danny Ings, Connor Randall, Jordan Rossiter, dan Mamadou Sakho semuanya cedera.

Selain absennya pemain-pemain utama, ada pula kekhawatiran yang datang dari performa kandang. Liverpool baru menang tiga kali dalam sepuluh pertandingan di Anfield musim ini. Yang terbaru adalah kekalahan melawan Crystal Palace. Para pendukung Liverpool pantas khawatir, namun kabar baiknya adalah: Klopp tidak termasuk dalam golongan yang khawatir.

“Biasanya dalam sepakbola, ada perbedaan yang tidak begitu besar (antara pertandingan kandang dan tandang) dan kita seharusnya tidak membesar-besarkannya (performa Liverpool ketika bermain kandang),” ujar Klopp sebagaimana dikutip dari situs resmi Liverpool. “Kami tahu hasilnya, namun itu saja. Yang harus kami kembangkan, pertama-tama, adalah performa kami, dan itulah yang kami lakukan dalam beberapa pekan ke belakang."

"Sepakbola adalah permainan hasil dan semua orang membicarakan hasil pertandingan melawan Palace dan saya dengar Palace pantas menang. Jika dasarnya adalah mereka mencetak dua gol dan kami satu gol, mungkin benar. Namun kita lihat sendiri pertandingannya dan hanya dalam 15 menit pertama saja kami buruk, sisanya baik-baik saja dan cenderung membaik, biasanya cukup untuk menang,” lanjut eks pelatih Dortmund tersebut.

Liverpool akan lolos ke 32 besar jika memenangi pertandingan ini. Bordeaux, tiga angka tepat di belakang Liverpool, membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang yang kecil tetap hidup. Lantas siapa yang akan menang? Liverpool dan Klopp atau Sagnol dan Bordeaux?

Komentar