Beda Nasib Dortmund dan Schalke Jelang Revierderby

Berita

by Taufik Nur Shidiq

Taufik Nur Shidiq

Writer (Oct 2014 - Mar 2016); Editor (Nov 2017 - Nov 2018)

Beda Nasib Dortmund dan Schalke Jelang Revierderby

Borussia Dortmund dan Schalke 04 sama-sama harus menjalani kewajiban mereka di Europa League sebelum berhadapan dengan satu sama lain pada edisi ke-87 Revierderby, Minggu (8/11). Dortmund dan Schalke sama-sama berpeluang mengunci kepastian lolos ke 32 besar, namun Schalke tertahan. Dortmund yang lolos tidak serta merta berbahagia karena mereka mungkin kehilangan satu pemain utama.

Dortmund menang empat gol tanpa balas saat menjamu kesebelasan asal Azerbaijan, Q?b?l? Futbol Klubu. Marco Reus memecah kebuntuan pada menit ke-28 dan Pierre-Emerick Aubameyang menggandakan keunggulan tepat sebelum babak pertama berakhir. Dortmund unggul lebih jauh ketika Sergej Zenjov mencetak gol bunuh diri pada menit ke-67. Tiga menit berselang, Henrikh Mkhitaryan membuat kesebelasan tuan rumah unggul lebih jauh.

Kemenangan ketujuh dalam rangkaian delapan pertandingan tak terkalahkan di Eropa bersama Thomas Tuchel (pelatih kepala mereka musim ini) ini memastikan Dortmund lolos ke 32 besar Europa League 2015/16. Dengan 10 poin yang sudah mereka kumpulkan, Dortmund tidak akan terlempar dari dua besar walau kalah dalam dua pertandingan tersisa. Kemenangan ini, sayangnya, diiringi oleh cedera yang menimpa Marco Reus.

“Ia kehilangan keseimbangan dalam perebutan bola dan merasa ototnya tertarik di area pangkal paha,” ujar Tuchel dalam konferensi pers pascapertandingan. “Itu terjadi sesaat sebelum ia mencetak gol pertama kami. Ia ingin terus bermain hingga babak pertama selesai. Cedera yang sekarang berbeda dengan cedera sebelumnya. Masih terlalu dini untuk menilai kesiapannya untuk pertandingan hari Minggu. Mungkin ia akan menepi karena cedera, mungkin ia dapat bermain.”

Sementara Dortmund meraih kemenangan meyakinkan di kandang, Schalke bermain imbang saat bertandang ke Sparta Praha. Padahal, jika menang, Schalke akan memastikan diri lolos ke fase gugur. Hasil imbang 1-1 menyudahi rangkaian tiga kemenangan tandang di level Eropa.

Johannes Geis

Kapten kesebelasan Sparta Praha, David Lafata, membawa kesebelasannya unggul di menit keenam lewat sebuah sundulan jarak dekat memanfaatkan umpan silang Lukáš Mare?ek. Keunggulan tuan rumah tidak bertahan lebih dari seperempat jam. Costa Nhamoinesu melanggar Johannes Geis di kotak penalti. Geis sendiri yang menjadi eksekutor, dan ia menyamakan kedudukan dari titik penalti.

“Kami memulai pertandingan dengan baik dan mendominasi di awal pertandingan, lalu tiba-tiba kami kebobolan,” ujar André Breitenreiter, pelatih kepala Schalke, sebagaimana dikutip dari situs resmi kesebelasan. “Kami terlihat menguasai sayap dan area tengah, namun kami terlalu pasif, dan mereka mencetak gol ... Di babak kedua pertandingan berjalan sama kuat. Kami masih di puncak klasemen dan satu langkah lebih dekat untuk lolos. Kami menerima satu poin hari ini.”

Dortmund dan Schalke akan berhadapan dengan satu sama lain pada Revierderby ke-87, Minggu (8/11), di Westfalenstadion. Kedua kesebelasan berjarak enam angka di tabel klasemen sementara (Dortmund peringkat kedua, 26 poin; Schalke keempat, 20 poin) karena Schalke tergelincir pekan lalu. Kemenangan tidak akan membawa Schalke menyamai raihan angka Dortmund, namun jelas akan membawa mereka lebih dekat kepada saingannya. Atau setidaknya, menyamai jumlah kemenangan Dortmund di Revierderby.

Komentar