Kenangan Spanyol dan Juan Mata di Ukraina

Berita

by Zakky BM

Zakky BM

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Kenangan Spanyol dan Juan Mata di Ukraina

Juan Manuel Mata hanya bermain di sisa tiga menit waktu normal saat Spanyol menghempaskan Italia dengan skor 4-0 di laga puncak piala Eropa 2012 lalu. Tapi ia pantas bersyukur bermain karena ia merupakan orang  terakhir setelah Pedro Rodriguez dan Fernando Torres yang dimasukkan oleh Vicente Del Bosque untuk menggantikan salah satu jendral lapangan tengah Spanyol, Andres Iniesta.

Saat itu, Spanyol praktis sudah meneguhkan dirinya sebagai juara Eropa untuk kedua kalinya secara berturut-turut bahkan sejak Fernando Torres menceploskan bola untuk gol ketiga mereka untuk skuat Spanyol. Namun, Italia yang sudah habis akal nyata-nyatanya tak mampu membendung umpan Sergio Busquets dari lapangan tengah dan diakhiri oleh gerakan non-individualis dari Fernando Torres.

Juan Mata yang bergerak dari bayang-bayang Torres langsung menyambut umpan Torres dengan sekali sepakan ke gawang Gianlugi Buffon. Skor 4-0 dan Juan Mata yang baru satu menit menginjakkan kakinya di lapangan permainan sudah kembali mencatatkan namanya di papan skor hari itu. Sungguh hari yang manis bagi Juan Mata dan seluruh skuat Spanyol di stadion Olympic, Ukraina.

Tiga tahun berselang, Juan Mata dan rekan-rekannya kembali ke tempat yang bersejarah tersebut dalam rangka bertandang untuk menyelesaikan laga terakhir kualifikasi Piala Eropa 2016. Spanyol yang sudah memastikan untuk lolos, datang ke Ukraina dengan tanpa beban. Selain dari itu, mereka juga mengenang keberhasilan mereka di Ukraina sembari mempersiapkan pertandingan untuk melawan tuan rumah.

Baca juga: Apa yang Membuat Mata Kembali Bersinar?

“Aku mempunyai memori yang sangat fantastis di kota ini (Kiev),” tutur Juan Mata di konferensi persnya beberapa waktu yang lalu seperti yang dikutip dari harian Sport.

“Kami meraih pencapaian treble bersejarah bagi skuat Spanyol (Juara Eropa 2008, Juara Dunia 2010 dan Juara Eropa 2012) di tempat ini dengan menumpaskan skuat yang kuat seperti Italia. Skor 4-0 tersebut sangat sulit untuk dilupakan.” lanjut pemain tengah dari Manchester United tersebut.

Juan Mata juga bercerita bahwa skuat Spanyol saat ini menginap di hotel yang sama saat mereka menginap di partai final 2012 lalu namun berbeda ruang ganti saja karena saat partai final lalu, Spanyol bertindak sebagai tuan rumah dan Italia sebagai tim tamu.

Mengenai lawan yang akan dihadapi, Juan Mata juga siap untuk mengatasi tuan rumah meski ia juga menyangka bahwa sang pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque mungkin akan merotasi banyak pemain untuk memberikan jam terbang lebih kepada pemain yang sering mendekam di bangku cadangan termasuk dirinya.

Bagi Ukraina, ini adalah partai yang menentukan karena mereka harus mengamankan jatah play-off di peringkat ketiga klasemen sementara grup C kualifikasi Piala Eropa 2016 ini. Meski mempunyai poin yang sama (19 poin) dengan peringkat kedua yaitu Slovakia, di atas kertas Ukraina akan menemuai jalan yang sulit dengan menjamu Spanyol namun Slovakia akan bertemu lawan yang lebih mudah yaitu Luksemburg di partai terakhir nanti.

Sumber gambar: Goal

Komentar