Mengenal Gastroenteritis, Penyakit yang Sebabkan Messi Absen Latihan

Berita

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Your personal football analyst. Contributor of Pandit Football Indonesia, manager of Box2Box Media Network, podcaster of Footballieur, creative writer of Tirto.ID, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach... Who cares anyway! @dexglenniza

Mengenal Gastroenteritis, Penyakit yang Sebabkan Messi Absen Latihan

Ugh, apa yang bisa lebih buruk daripada sakit perut? Muntah, diare, kram perut, dan banyak lagi. Terlepas dari kenyataan bahwa hal ini begitu umum, banyak yang kita tidak ketahui tentang sakit perut yang satu ini: gastroenteritis.

Gastroenteritis biasa juga disebut flu perut. Dan setidaknya ada lebih dari 20 juta kasus flu perut setiap tahunnya.

Hal terbaru tentang penyakit ini adalah, bahwa Lionel Messi tidak ikut berlatih hari ini akibat menderita penyakit tersebut. Ini terjadi sehari setelah ia dicadangkan oleh pelatih Luis Enrique pada pertandingan dimana Barcelona kalah 1-0 dari Real Socieded akhir pekan ini.

Messi, yang pada pertandingan itu masuk menggantikan Munir El Haddadi di babak ke dua di stadion Anoeta, tak mampu membawa Barcelona kembali ke permainan setelah gol bunuh diri dari Jordi Alba. Gol tersebut membuat pasukan David Moyes memimpin sejak menit ke dua hingga akhir pertandingan.

Pernyataan di situs Barcelona telah mengkonfirmasi alasan ketidakhadiran Messi dan bisa saja dia diragukan untuk pertandingan berikutnya. Berikut pernyataan situs resmi klub:

“Rafinha dan Leo Messi melewatkan sesi latihan terbuka pada Senin pagi. Pemain Argentina tersebut menderita gastroenteritis dan Rafinha menderita infeksi telinga. Dokter klub akan memutuskan dalam beberapa hari mendatang jika mereka dapat melanjutkan latihan...”

Penyakit gastroenteritis juga dilaporkan pernah diderita oleh Neymar dan Pedro Rodriguez di Barcelona.

Apakah ini penyakit yang umum di Spanyol? Atau bahkan di Barcelona? Sebenarnya tidak juga. Namun, dua penyebab yang paling umum dari gastroenteritis adalah berasal dari norovirus dan keracunan makanan (paling sering disebabkan oleh bakteri salmonella atau campylobacter).

Infeksi ini dapat mengganggu penyerapan air dan garam dari isi usus ke dalam tubuh. Ini lah kenapa gejala yang paling umum dari gastroenteritis adalah sakit perut, diare, muntah, dan juga ada risiko dehidrasi. Gastroenteritis juga merupakan kondisi umum dimana lambung dan usus meradang.

Kebanyakan orang tidak memerlukan pengobatan khusus untuk gastroenteritis. Tetapi penting untuk memastikan bahwa ketika mendapati penyakit ini, haruslah minum banyak cairan untuk mengurangi risiko dehidrasi. Sebuah solusi rehidrasi oral dapat digunakan oleh orang-orang yang rentan terhadap efek dehidrasi, seperti orang tua atau orang-orang dengan kondisi lainnya.

Obat untuk mengobati gejala gastroenteritis biasanya tidak diperlukan, tetapi obat mungkin dianjurkan jika diare atau muntah sudah terjadi dengan sangat parah.

Karena gastroenteritis sangat menular, penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegahnya menyebar ke orang lain. Hal-hal di bawah ini bisa dilakukan:


  • Mencuci tangan dengan sabun dan air atau cairan pencuci tangan antibakteri setelah pergi ke toilet dan sebelum makan atau mempersiapkan makanan

  • Membersihkan toilet, termasuk pegangan dan kursi toilrt, dengan disinfektan setelah setiap muntah atau diare

  • Tidak berbagi handuk, flanel, atau alat pemotong kuku dengan orang lain

  • Tidak kembali bekerja sampai penderita tidak memiliki gejala selama minimal 48 jam


Jika penderita memiliki kondisi yang lemah, ini bisa mempengaruhi usus atau sistem kekebalan tubuh. Maka mintalah nasihat dari dokter atau spesialis sebelum bepergian ke suatu daerah dimana ada risiko infeksi gastrointestinal.

Messi memang harus absen akibat penyakit ini, tapi jika mengikuti saran di atas, maka setidaknya ia harus beristirahat sampai 2 hari ke depan. Barcelona sendiri akan menghadapi Elche pada lanjutan Copa del Rey pada Jumat dini hari WIB. Seharusnya itu masih lebih dari cukup waktu istirahat bagi Leo Messi.

Sumber gambar: Getty Images

Komentar