Kontroversi Najamuddin Aspiran

Berita

by Redaksi 46

Redaksi 46

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Kontroversi Najamuddin Aspiran

Pelita Jaya 0-1 Arema Indonesia

Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa kecewa dengan kinerja wasit Najamudin Aspiran pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Rabu, 3 November 2010. Lalu berniat melaporkan Najamudin ke PT Liga Indonesia.

Pelita Jaya menyerah 0-1 saat bertandang ke markas Arema, Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.  Gol tunggal Singo Edan lahir dari eksekusi penalti Pierre Njanka saat laga baru berjalan 7 menit.

Lalu menilai keputusan Najamudin tidak wajar. Karena itu, pihaknya akan melaporkan wasit asal Balikpapan itu kepada Badan Liga Indonesia (BLI) atau  dikenal dengan nama PT Liga Indonesia.

"Keputusan wasit Najamudin sangat luar biasa, maka untuk perbaikan sepak bola Nasional ke depan, saya akan tetap melaporkan masalah ini ke BLI walau tidak akan menambah skor bagi Pelita," kata Lalu dalam jumpa pers yang digelar usai pertandingan.

https://bola.viva.co.id/news/read/186662-pelita-bakal-adukan-najamudin-ke-pt-liga


Minggu 23 Januari 2011

Persib Bandung 1-1 Arema FC

Kontroversi kembali mewarnai laga Liga Super Indonesia, kali ini di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu, 23 Januari 2011. Keputusan wasit Najamudin Aspiran, wasit yang memimpin laga Persib Bandung melawan Arema FC, yang tidak memberikan waktu tambahan memicu protes keras dari pemain dan ofisial Persib.

Keputusan Najamudin yang menghentikan pertandingan serta wasit keempat, Olehadi yang tak memberikan aba-aba ada atau tidak ada waktu tambahan meski selama babak kedua terjadi beberapa momen yang membuat pertandingan terhenti memang cukup membuat kubu Maung Bandung geram.

“Ya kita cukup mempertanyakan keputusannya. Padahal ada sejumlah kejadian yang seharusnya membuat wasit memberikan tambahan waktu,” kata Asisten Pelatih Robby Darwis.
 


https://bola.viva.co.id/news/read/200900-wasit-dipukuli-penonton-di-siliwangi-bandung


Senin 30 April 2012

Persegres Gresik United 1-0 Persiram Raja Ampat

Namun, pertandingan sempat diwarnai insiden walk out para pemain Persiram di menit akhir pertandingan karena kecewa dengan kepemimpinan wasit Najamudin Aspiran. Alasannya, wasit tidak menghukum Persegres dengan tendangan penalti menyusul pelanggaran terhadap You Woo Jik pada menit ke-92.

https://www.tempo.co/read/news/2012/04/30/099400727/Kecewa-Wasit-Pemain-Persiram-Walk-Out

Buntut dari  pertandingan laga away  Persiram Raja  Ampat versus Persegres  Gresik di  Stadion Tridarma  30 April lalu yang diakhiri dengan aksi walk out dari anak-anak Persiram yang memprotes kepemimpinan wasit ,  Rabu (2/5). Persiram melalui Kuasa Hukumnya Max Mahare melayangkan surat keberatan  kepada  PT Liga Indonesia.

Salah satu poin dari surat keberatan tersebut adalah minta pertandingan Persiram vs Persegres diulang. ”Tadi  (kemarin,Red) sekitar pukul 09. 00 WIB, saya bersama Manager  Persiram  Raja Ampat,  Hendrik Wairara, dan Asisten Pelatih Robby Binur telah mengantar surat keberatan atas kepemimpinan wasit Najamudin Aspiran dari Balikpapan, dan surat tersebut sudah diterima oleh pihak PT.Liga Indonesia, dalam hal ini pak  Darwis, dan akan disampaikan kepada pimpinan PT Liga Indonesia,”terang Max  Mahare, SH melalui ponsel Sorong-Jakarta.

https://www.jpnn.com/read/2011/12/03/109967/index.php?mib=berita.detail&id=126303


Halaman Berikutnya: Wasit yang Tidak Pernah Jera?

Komentar