Karya Seni untuk Pesepakbola Cilik Korban Israel di Gaza

Berita

by Frasetya Vady Aditya

Frasetya Vady Aditya

Penyunting. Jangan terkekang; sepakbola cuma cangkang. Kontak: vady.aditya@gmail.com

Karya Seni untuk Pesepakbola Cilik Korban Israel di Gaza

Anda masih ingat ketika tentara Israel menembakan rudal ke arah empat anak yang tengah bermain bola? Seorang seniman, Amir Schiby, membuat sebuah gambar untuk mengenang kekejian tersebut.

Pada 16 Juli silam, empat orang anak bernama Mohammed, Ahed, Zakaria, dan Mohammed Bakr tengah asyik bermain sepakbola di pinggir pantai yang sunyi. Namun, kesenangan tersebut berubah menjadi petaka. Kapal perang Israel perlahan mulai terlihat dari bibir pantai. Suasana saat itu amatlah sunyi, hanya kicauan burung yang berbisik menemani empat anak tersebut bermain sepakbola.

Tak disangka, sebuah rudal yang ditembakan dari laut mengarah ke empat anak tersebut. Ledakkan pun tak terelakan. Aksi keji ini nyatanya terekam kamera wartawan yang tinggal hanya 50 meter dari lokasi ledakan.

Mohammed, Ahed, Zakaria, dan Bakr, wafat. Mereka digotong warga sekitar dengan sumpah serapah menuntut aksi kekejaman tersebut. Aksi tersebut terjadi hanya empat jam setelah perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Tak lama berselang, rumah keluarga Bakr pun hancur lebur karena menjadi target pengeboman Israel.

Dalam gambar yang dibuat Amir Schiby, terlihat ada empat anak yang tengah mengejar bola. Namun, mereka semua hanya berupa bayangan. Hanya bola sepak yang terlihat nyata, dengan gulungan ombak yang melambai-lambai.

Minggu (7/8) lalu, sebuah pertandingan sepakbola diadakan untuk mengenang keempat anak tersebut. Tepat di lokasi di mana mereka terbunuh. Pertandingan tersebut juga dilangsungkan untuk mengenang 577 anak yang terbunuh karena konflik di Jalur Gaza.

Gaza

Gaza 2

Sumber gambar: earth-heal.com

Komentar