Fans Leeds Diberi Harapan Palsu oleh Akun Twitter Klubnya

Berita

by Dex Glenniza

Dex Glenniza

Managing editor of Pandit Football, MSc sport science, BSc architecture, licensed football coach. Born with the full name of Defary Glenniza Tiffandiputra, growing up with a nickname Dex Glenniza. Who cares anyway! @dexglenniza

Fans Leeds Diberi Harapan Palsu oleh Akun Twitter Klubnya

Satu cerita menarik lagi setelah Leeds United memecat mantan pelatih Dave Hockaday. Satu jam menuju tenggat waktu bursa transfer kemarin, akun Twitter Leeds berkicau memberi harapan kepada fans mengenai pemain-pemain yang akan masuk ke klub.

">#DeadlineDay https://twitter.com/hashtag/lufc?src=hash">#lufc

— Leeds United FC (@LUFC) https://twitter.com/LUFC/status/506544392480780290">September 1, 2014
Klub Championship ini membuat fans mereka semua menanti sambil berharap beberapa tambahan pemain baru ke skuat. Hal ini juga sangat dinantikan mengingat mereka sambil berharap juga pemain baru akan membuat Leeds mengakhiri posisi di klasemen lebih tinggi daripada musim sebelumnya.

Kesepakatan pertama akhirnya terjadi. Tetapi ternyata bukan pemain yang datang, melainkan pemain yang pergi. Striker Matt Smith menyelesaikan dokumen untuk pindah ke Fulham.

Sebuah kesepakatan yang memang jelas bukan fans tim Elland Road itu harapkan. Tapi setidaknya harus ada satu pemain yang masuk untuk menggantikan kepergian Matt Smith.

">#lufc

— Leeds United FC (@LUFC) https://twitter.com/LUFC/status/506561852261040128">September 1, 2014

Setelah menunggu-nunggu, kabar itu akhirnya datang. Ternyata tidak, kabar duka yang datang. Dua menit menjelang jendela transfer ditutup, Leeds mengumumkan kepindahan lainnya, lagi-lagi pemain yang pergi. Kali ini striker lainnya, Dominic Poleon. Well, mungkin akan ada sebuah pengumuman pasca-deadline?

Salah lagi.

">#DeadlineDay https://twitter.com/hashtag/lufc?src=hash">#lufc

— Leeds United FC (@LUFC) https://twitter.com/LUFC/status/506562215357722624">September 1, 2014

Kita tidak bisa berkata apa-apa, tapi respon tweet akhir Leeds memberikan gambaran penuh warna-warni tentang bagaimana perasaan para fans untuk menunggu, menanti, dan berharap hanya untuk melihat dua pemain dijual. Pastinya tidak akan banyak yang mau percaya akun Twitter @LUFC lagi setelah kasus Pemberi Harapan Palsu (PHP) yang menyakiti para fans saat deadline day kemarin.

Komentar