Che Adams: Produktif Mencetak Gol, Produktif Membuat Asis

Analisis

by Hendi Abdurahman

Hendi Abdurahman

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Che Adams: Produktif Mencetak Gol, Produktif Membuat Asis

Southampton menggebrak. Menempati peringkat tiga klasemen pada pekan 13 Liga Inggris 2020/21 merupakan situasi yang tidak lazim bagi The Saints. Skuad arahan Ralph Hasenhuettl mengoleksi 24 poin, terpaut satu poin dari Tottenham Hotspur dan empat poin dari Liverpool.

Dengan catatan 25 kali membobol gawang lawan, produktivitas gol Southampton menjadi salah satu kunci. Dan, jika berbicara gol, Danny Ings adalah yang terdepan (enam gol). Namun, jangan lupakan peran Che Adams. Eks penggawa Birmingham City itu telah menorehkan empat gol, yang menjadikannya top skor kedua klub di bawah Ings.

Keterlibatan Adams dalam serangan Southampton terlihat nyata. Ia adalah pemain yang paling banyak melepaskan tembakan (24) dengan tembakan tepat sasaran mencapai 13. Saat Ings absen lantaran cedera selama tiga pekan beruntun, Adams menjadi sosok yang dapat menambal lubang dan memastikan produktivitas Soton tetap terjaga, entah lewat gol ataupun asis.

Ya, selain mencetak gol, Adams merupakan raja asis di Southampton. Sejauh ini ia telah membikin empat asis, terbanyak di antara rekan-rekannya. Keempat asis yang dibuatnya diberikan kepada dua pemain: Danny Ings dan Theo Walcott.

Teranyar, chemistry-nya dengan Walcott makin padu. Pada laga melawan Arsenal pekan lalu, Adams-lah otak di balik gol Walcott. Pemain kelahiran Leicester, Inggris, tersebut sukses memancing bek The Gunners, Gabriel, untuk meninggalkan posnya. Umpan terobosan yang dilepaskannya sangat terukur sehingga memudahkan Walcott untuk membuka skor.

Sebentar, itu hanya salah satu momen. Pada laga-laga sebelumnya, perannya juga cukup vital. Adams terhitung sering melepaskan umpan yang berpeluang menjadi asis. Tak heran jika nilai expected assist (xA)-nya menyentuh angka 2,7, tertinggi di antara pemain Soton lainnya.

“Che Adams semakin menunjukkan bahwa dirinya adalah rekrutan yang bisa diharapkan. Dia mengalami tahun pertama yang sulit, namun itu justru memperlihatkan bahwa, jika Anda tidak pernah berhenti bekerja dan tidak pernah berhenti percaya pada apa yang Anda lakukan, semuanya masih sangat mungkin,” tutur Kepala Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuettl.

Link streaming pertandingan Premier League: Southampton vs Manchester City

Momen Indah Lawan Man City: Cetak Gol Kemenangan yang Sensasional

Penampilannya kala memperkuat Birmingham City di Divisi Championship membuat beberapa klub seperti Southampton, Burnley, dan Sheffield United mesti bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya. Tetapi Southampton-lah yang berhasil mendatangkannya. Juli 2019, ia resmi menjadi bagian dari skuad The Saints setelah ditebus dengan mahar sekitar 16 juta euro.

Naik turun performa dilalui Adams sebelum berkiprah di Premier League. Arah menuju perkembangan kian terlihat dari musim ke musim. Pada musim pertama di Birmingham City, ia hanya mencetak tujuh gol dan enam asis dari 40 penampilan. Performanya tidak lebih baik pada musim kedua. Dari 30 laga yang dijalani, Adams hanya mencetak lima gol dan dua asis.

Baru pada musim ketiga penampilannya semakin ciamik. Kendati hanya membawa Birmingham City ke urutan 17, secara individual torehan golnya melonjak tajam. Ia mencetak 22 gol serta lima asis. Catatan tersebut membuat Southampton yakin bahwa Adams adalah sosok yang dibutuhkan untuk mengarungi Liga Inggris kendati belum punya pengalaman bermain di kompetisi tertinggi.

Debutnya di Premier League terjadi pada Agustus 2019 ketika Southampton bertandang ke markas Burnley. Tampil sebagai starter, Adams tak mampu berbuat banyak. Southampton kalah 3-0.

Sejak debutnya itu, gol yang ditunggu-tunggu dari Adams tak kunjung datang. Selama 24 pertandingan dijalani Adams bersama Soton tanpa gol. Namun, momentum itu hadir pada penampilan ke-25 atau pekan 33. Adams sukses mencetak gol pertamanya untuk Soton ketika melawan Manchester City di Stadion St. Mary`s, dengan cara yang sensasional pula. Dari jarak 35,6 meter, ia melepaskan tendangan lob yang tak mampu dibendung Ederson. Gol itu semakin berharga, baik untuk Adams maupun Southampton, karena menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut.

“Semua orang merayakan golnya dan saya tidak terpikir bakal ada momen yang lebih tepat untuk mencetak gol debutnya. Orang-orang boleh bicara soal kiper [Ederson] yang berdiri terlalu jauh dari gawang, tetapi mengambil kesempatan semacam itu tidaklah mudah. Itu gol fantastis,” ucap Hasenhuettl mengomentari gol debut Adams ke gawang City.

Sementara mengenai golnya itu, Adams berkata: “Banyak orang tidak menyangka saya akan menunggu selama itu untuk gol pertama saya, tapi [momen] itu adalah perasaan yang luar biasa. Saya pikir itu hanya masalah waktu. Ketika gol, saya terus mencetak beberapa gol lagi dan itu membawa kepercayaan diri. [...] Jauh sebelum saya mencetak gol, orang-orang masih memercayai saya dan pelatih telah memercayai saya untuk terus tampil.”

Kenangan manis atas gol debut yang ditorehkan Che Adams itu masih terngiang hingga kini. Pada pekan 14 Liga Inggris 2020/21, Southampton bakal menjamu Manchester City yang tengah kesulitan menyodok ke papan atas. Di sisi lain, Southampton kian menanjak dan Adams sedang on fire. Mampukah Adams dan kawan-kawan membuat City kembali tertunduk?

Southampton akan menjamu Manchester City pada Sabtu (19/12) pukul 22.00 WIB. Tayangan langsung pertandingan tersebut, semua pertandingan Premier League 2020/21, serta tayangan ulang dan highlights pertandingannya, dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar