James Tavernier, Bek Kanan Rangers yang Menjadi Top Skor Scottish Premiership

Analisis

by Dzikry Lazuardi

Dzikry Lazuardi

Analis Sulut United.

James Tavernier, Bek Kanan Rangers yang Menjadi Top Skor Scottish Premiership

Rangers berada di puncak klasemen sementara Scottish Premiership hingga pekan ke-17. Anak asuh Steven Gerrard sukses meraih 15 kemenangan dan dua kali imbang. Rangers belum terkalahkan. Mereka unggul 13 poin dari Celtic di urutan kedua, dengan catatan Celtic bermain dua kali lebih sedikit.

Rangers benar-benar menakutkan pada dua sisi lapangan, mencetak 47 gol dan hanya empat kali kebobolan. Satu nama menjadi sorotan, yakni bek kanan James Tavernier. Pemain 29 tahun asal Inggris ini menjadi top skor liga sementara dengan torehan 11 gol.

Dari total 11 gol tersebut, enam berasal dari titik putih dan satu berasal dari tendangan bebas. Tavernier merupakan algojo penalti andalan Gerrard. Namun, empat gol dari situasi terbuka tetap banyak untuk seorang pemain bek kanan. Gol-gol tersebut merupakan hasil dari overlap Tavernier yang sangat tinggi, bahkan hingga ke six yard box lawan.

Pada gambar di bawah ini, terlihat posisi Tavernier yang sangat tinggi membuat ia bisa menjebol gawang lawan. Dua gol memanfaatkan bola muntah dari sepakan rekannya, dua lagi berasal dari situasi umpan silang. Hal ini menunjukkan insting menyerang Tavernier yang tinggi untuk level Scottish Premiership.

Produktivitas Tavernier tidak lepas dari permainan dominan Rangers. Dilansir dari Whoscored, Rangers menempati urutan pertama soal penguasaan bola, yaitu 63,3%. Pemain Rangers tidak ragu untuk naik membantu serangan, termasuk Tavernier. Kebebasan untuk overlap yang diberikan Gerrard terbukti sukses. Jika melihat heatmap, kapten Rangers ini berada di area sendiri dan area lawan sama banyaknya. Bahkan pada sebuah pertandingan menghadapi Ross County, Opta mencatat bahwa Tavernier lebih banyak berada di area pertahanan lawan.

Catatan impresif Tavernier dalam membobol gawang lawan membuat ia bisa saja menjadi top skor Scottish Premiership musim ini. Sejauh ini ia unggul dua gol dari striker Hibernian, Kevin Nisbet yang berada di urutan dua daftar pencetak gol terbanyak. Semakin banyak Rangers menguasai bola di kotak penalti lawan, semakin besar peluang mereka mendapatkan penalti. Tavernier berpotensi menambah gol lewat titik putih. Ia juga bisa memperbanyak pundi-pundi gol ketika overlap hingga ke kotak penalti lawan.

Kontribusi serangan Tavernier tidak hanya menyelesaikan serangan. Pemain yang membela Rangers sejak 2015 ini rajin membuat peluang. Ia mampu mencetak delapan asis. Selain itu, Tavernier juga mencatatkan 2,2 umpan kunci per pertandingan, ketiga terbanyak di antara seluruh pemain Scottish Premiership.

Angka statistik Tavernier semakin impresif jika melihat statistik keseluruhan di semua kompetisi. Dari 27 laga, ia mampu mencetak 17 gol dan 12 asis. Torehan gol dan asis Tavernier memang mengungguli beberapa pemain kelas dunia di liga top Eropa, tapi perbandingan tersebut tentu saja tidak apple to apple. Satu hal yang pasti, ia merupakan aset dan pemain penting bagi Rangers.

Tidak hanya kuat ketika menyerang, kontribusi Tavernier terhadap pertahanan Rangers juga impresif. Ia menjadi salah satu pilar kokoh di pertahanan Rangers yang mampu mencatatkan 14 nirbobol dari 17 laga pada Scottish Premiership.

“Gaya bermain kami sangat cocok dengan James (Tavernier). Hal yang menyenangkan bagi saya adalah dia tetap berkontribusi di sisi lain pertandingan (pertahanan). Dia melakukan pressing, dia sangat agresif, memenangkan duel, dan memotong umpan silang,” ujar Gerrard.

Performa impresif Tavernier juga berkontribusi pada hasil yang diraih Rangers di level Eropa. Tavernier selalu mencetak gol pada tiga laga kualifikasi Liga Europa, termasuk satu pada pertandingan melawan Galatasaray yang mengantarkan Rangers lolos ke fase grup. Rangers menempati urutan pertama di grup D Liga Europa tanpa terkalahkan, mengungguli Benfica di peringkat dua. Rangers akan bertemu wakil Belgia di fase 32 besar, Royal Antwerp.

Musim ini sangat berpotensi menjadi musim yang manis bagi Tavernier. Rangers sangat diunggulkan untuk meraih gelar pertama Scottish Premiership sejak musim 2010/11. Rangers juga bukan tidak mungkin bisa melangkah jauh di Liga Europa. Satu hal yang bisa melengkapi prestasi Tavernier tentu saja panggilan tim nasional.

Sejauh ini Gareth Southgate belum tertarik memberi kesempatan bagi pemain jebolan akademi Leeds United ini. Terlebih dengan menumpuknya stok bek kanan Inggris, tidak mudah bagi Tavernier untuk menembus tim utama. Meski begitu, bukan tidak mungkin Tavernier bisa tampil di level tim nasional jika bisa mempertahankan performa impresif.

Gerrard memuji Tavernier sebagai pemain sensasional dan pantas mendapatkan banyak pujian. Tidak berlebihan melihat kontribusi besar Tavernier di lapangan yang berdampak pada hasil positif Rangers. Ia merupakan bek kanan lengkap di levelnya, kuat dalam bertahan dan bisa berkontribusi ketika menyerang.

Komentar