Dominik Szoboszlai, Pemain Muda Potensial Dari Hungaria

Analisis

by Dzikry Lazuardi

Dzikry Lazuardi

Analis Sulut United.

Dominik Szoboszlai, Pemain Muda Potensial Dari Hungaria

Usai menyapu bola dari garis gawang dan melakukan blok terhadap sepakan Islandia, Hungaria melancarkan serangan balik. Waktu sudah memasuki periode injury time, situasi genting pada Kualifikasi Euro 2020 fase playoff ini. Skor masih imbang 1-1.

Dominik Szoboszlai membawa bola dari tengah lapangan. Situasi Hungaria kalah jumlah dan tidak ada opsi umpan yang bagus. Pergerakan Norbert Könyves membuka ruang yang cukup bagi Szoboszlai untuk melewati dua lawan. Dengan ruang tembak yang ada, Szoboszlai tidak ragu melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Gol yang menjadi penentu Hungaria lolos ke Euro 2020.

https://twitter.com/footballdaily/status/1329099457691066370">

Szoboszlai merupakan pemain muda berusia 20 tahun yang kini membela RB Salzburg. Ia bisa bermain di beberapa posisi di lini tengah. Musim ini, ia banyak bermain sebagai sayap kiri dalam formasi 4-4-2. Szoboszlai juga bisa menjadi gelandang tengah, gelandang serang, atau sayap kanan.

Musim lalu menjadi musim yang mengesankan bagi eks pemain FC Liefering itu. Ia sukses mencatatkan 12 gol dan 18 asis dari 40 pertandingan, mengantarkan Salzburg menjadi juara Bundesliga Austria dan Piala Austria. Szoboszlai dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga Austria musim lalu. Musim ini Szoboszlai tampil lebih impresif. Dari 13 laga, ia sukses mencetak lima gol dan sembilan asis.

Dengan kaki kanan sebagai kaki terkuat, Szoboszlai sering merangsek masuk untuk mengisi ruang apit atau membuat situasi menang jumlah di lini tengah. Ia merupakan pemain yang kreatif, namun memiliki postur yang tidak kecil yaitu 185 cm. Beberapa media Austria menyebutkan bahwa gaya bermain Szoboszlai mirip dengan Kevin De Bruyne, tentu saja dengan level yang berbeda.

Szoboszlai tidak secara konsisten membahayakan gawang lawan dengan sepakannya, ia lebih memilih untuk memberikan umpan. Meski begitu, Szoboszlai cukup berbahaya pada situasi bola mati yaitu tendangan bebas langsung. Musim lalu, ia berhasil mencetak empat gol dari situasi tersebut.

https://twitter.com/beINSPORTSid/status/1268169312768086018">

Satu dekade ke belakang, Salzburg memang menjadi salah satu penghasil bakat muda di Eropa. Sadio Mane, Naby Keita, Takumi Minamino, Erling Haaland, dan Dayot Upamecano merupakan beberapa nama yang dihasilkan Salzburg. Bukan tidak mungkin Szoboszlai menjadi generasi selanjutnya.

Szoboszlai memiliki klausul pelepasan seharga 25 juta euro. Arsenal dan AC Milan dikabarkan tertarik mendatangkan Szoboszlai. Kemampuannya yang sudah melebihi standar di Bundesliga Austria membuat ia perlu memikirkan masa depan dalam waktu dekat.

Meski begitu, ia harus benar-benar memilih klub yang tepat. Haaland bisa menjadi contoh. Banyak klub besar menginginkan pemain Norwegia itu tapi ia lebih memilih Borussia Dortmund yang menjanjikan menit bermain. Dortmund tampak menjadi batu loncatan Haaland sebelum bergabung dengan tim raksasa Eropa. Begitu pula dengan Mane, ia pindah ke Southampton terlebih dahulu sebelum bergabung dengan Liverpool.

Szoboszlai juga diharapkan menjadi pemain kunci bagi tim nasional Hungaria. Setelah lolos ke Euro 2020 yang akan diadakan pada 2021 mendatang, target selanjutnya merupakan lolos ke Piala Dunia. Sudah terlalu lama publik Hungaria menanti tim nasional mereka lolos ke putaran final ajang empat tahunan itu. Piala Dunia 1986 merupakan kali terakhir Hungaria berpartisipasi pada Piala Dunia.

Cukup miris melihat sejarah Hungaria yang merupakan salah satu negara besar di sepakbola sebelum 1950-an. Hungaria sempat masuk ke final pada Piala Dunia 1938 dan 1958. Salah satu nama terkenal yang muncul dari negara di Eropa Tengah itu adalah Ferenc Puskas. Striker legendaris yang menjadi nama penghargaan gol terbaik pada satu tahun kalender.

*

Szoboszlai harus dengan cermat menentukan masa depan. Meskipun masih berusia 20 tahun, namun kemampuannya sudah cukup untuk naik ke level yang lebih tinggi dari Bundesliga Austria. Menarik dilihat bagaimana karier Szoboszlai dan perjuangannya untuk membawa Hungaria menjadi lebih baik.

Komentar