John Anthony Brooks: Tembok Kokoh Wolfsburg

Analisis

by Gilang Ramadhan

Gilang Ramadhan

Dapat disenggol lewat twitter @gilangdan

John Anthony Brooks: Tembok Kokoh Wolfsburg

Nama John Anthony Brooks memang kurang mentereng jika dibandingkan dengan bek-bek lain Bundesliga macam Dayot Upamecano, Mats Hummels, atau Jerome Boateng. Pun di lingkaran para pemain Bundesliga asal Amerika Serikat, pamor pemain bertahan VfL Wolfsburg ini masih kalah tenar dari wonderkid macam Giovanni Reyna (Dortmund), Tyler Adams (RB Leipzig), hingga Chris Richards (Bayern Muenchen).

Enam pekan Bundesliga 2020/21 bergulir, Brooks merupakan satu-satunya pemain Wolfsburg yang bermain di setiap pertandingan. Bek berusia 27 tahun itu berperan penting dalam menjaga gawang Die Wolfe yang baru kemasukan empat gol, terbaik kedua setelah Borussia Dortmund (2).

Selain itu, Brooks menjadi pemain dengan rata-rata sapuan tertinggi (6) di Bundesliga musim ini. Catatan tersebut hanya kalah dari duo bek Augsburg, Felix Uduokhai (6,8), dan Jeffrey Gouweleeuw. Rataan blok Brooks (0,8) juga masuk ke dalam catatan 10 besar terbaik dari seluruh pemain Bundesliga musim ini.

Link streaming VfL Wolfsburg vs TSG Hoffenheim

Postur menjulang setinggi 193 cm menjadi keunggulan Brooks. Rataan tekelnya cenderung rendah (1,7), tetapi itu justru menghindarkannya dari kesalahan-kesalahan yang berujung kerugian bagi tim. Kedisiplinannya juga cukup baik. Selama delapan musim (159 laga) berkarier di Bundesliga, Brooks belum pernah mendapat kartu merah.

Paling penting, statistik di atas berujung pada satu hasil: Wolfsburg menjadi salah satu dari dua tim (Bayer Leverkusen) di Bundesliga musim ini yang belum tersentuh kekalahan. Walaupun penampilan Die Wolfe juga kurang maksimal, meraih lima hasil imbang dan baru satu kali menang.

“Saya pikir dia [Brooks] sedang memainkan penampilan luar biasa. Saya pikir dia minim mendapatkan menit bermain pada musim lalu dan tampil tidak bagus, jadi dia mendapat banyak kritik,” ungkap Direktur Olahraga Wolfsburg, Joerg Schmadtke.

“[Jika melihat] apa yang ditampilkan Brooks dalam tiga pekan terakhir, siapapun yang mengkritiknya, dia tidak tahu tentang permainan ini dan tidak bisa menilai Brooks secara objektif. Apa yang saat ini ditampilkan Brooks sungguh hebat,” imbuh pria 56 tahun itu.

Membela Paman Sam Walau Lahir dan Besar di Jerman

Kendati akhirnya memilih membela Tim Nasional Amerika Serikat, Brooks lahir dan besar di Jerman, tepatnya di ibukota, Berlin. Lahir empat tahun setelah Tembok Berlin diruntuhkan, Brooks sempat tampil bersama Timnas Jerman U-20 dan Timnas Amerika Serikat U-23.

Hertha Berlin adalah klub pertama yang dia bela. Pada pertengahan musim 2010/11, Brooks berhasil mencapai tim cadangan. Penampilannya bersama Hertha U-19 memikat Bayern Muenchen, tetapi Brooks justru memilih menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Hertha.

Usai menjalani musim 2011/12 bersama Hertha II, pada akhir musim Hertha Berlin justru degradasi ke Bundesliga 2. Tetapi hal ini malah jadi berkah bagi Brooks. Setelah para pilar kunci tim utama memutuskan hengkang dari Olympiastadion, Brooks mendapat tempat utama dan mengakhiri musim dengan total 29 penampilan sekaligus membantu Hertha menjadi kampiun Bundesliga 2 dan promosi ke divisi teratas.

Segalanya menjadi indah bagi pemain yang kerap disapa Jay ini. Dia mencetak gol di laga debut Bundesliga kalah Herha menjungkalkan Eintracht Frankfurt di laga pembuka musim 2013/14. Tetapi, musim debutnya dinodai cedera dan penurunan performa.

Tiga musim terakhir bersama Hertha, Brooks tak pernah bermain kurang dari 20 pertandingan. Di akhir musim 2014/15, Brooks menjadi pemain terbaik ketiga dalam hal duel udara di Bundesliga, rata-rata memenangi 68% duel.

Performa Brooks yang cukup solid dan konsisten membuat VfL Wolfsburg menggaetnya pada 2017. Dilaporkan, Die Wolfe merogoh kocek sebesar 20 juta euro dan menjadikan Brooks sebagai pemain termahal Amerika Serikat pada saat itu.

Minggu (8/11) pukul 21:30 WIB, Brooks akan memimpin barisan pertahanan Wolfsburg dari ancaman para penyerang Hoffenheim di Volkswagen Arena. Wolfsburg hanya menelan satu kekalahan dari delapan pertemuan terakhir kontra Hoffenheim di Bundesliga (tiga menang, empat seri).

Seluruh pertandingan Bundesliga 2020/21, beserta tayangan ulang dan highlights pertandingannya, dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar