Pertemuan Pertama Guardiola dan Bielsa di Tanah Inggris

Analisis

by Ikhsan Abdul Hakim

Ikhsan Abdul Hakim

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Pertemuan Pertama Guardiola dan Bielsa di Tanah Inggris

Pada 10 Oktober 2006, Josep Guardiola yang baru saja pensiun sebagai pesepakbola pergi ke peternakan Maximo Paz, Argentina. Ia rela pergi jauh untuk sowan ke kediaman Marcelo Bielsa. Mereka bertemu dan berbincang-bincang selama 11 jam, membicarakan sistem sepak bola, konsep taktik, dan hal-hal lain. Guardiola ingin menjadi pelatih, dan ia ingin belajar dari Bielsa.

Saat Pep hendak merintis karier kepelatihan, Bielsa telah malang-melintang sebagai pelatih. Pada 2006, pria berjuluk El Loco itu sedang rehat setelah melatih Newell’s Old Boys, Atlas, Club America, Velez Sarsfield, Espanyol, dan Timnas Argentina.

Guardiola memang tidak menyembunyikan kekagumannya pada sosok Bielsa. Peraih dua gelar Pelatih Terbaik Dunia itu berulang kali memuji dan mengaku terinspirasi oleh El Loco. Pada Sabtu (3/10/2020) besok, sosok penggemar dan idola ini akan adu kebolehan dalam laga Leeds United vs Manchester City di Elland Road.

“Dia [Bielsa] adalah pelatih terbaik di dunia. Tidak penting berapa banyak gelar yang dia menangkan sepanjang karier, itu sangat kurang penting dibanding pengaruhnya terhadap sepak bola dan para pemain yang pernah dilatihnya,” ucap Guardiola dikutip FourFourTwo.

Link streaming Leeds United vs Manchester City

Meskipun demikian, jelang laga, Bielsa menampik anggapan bahwa Guardiola berguru darinya. Menurutnya, sang pelatih Man City independen dan memiliki gagasannya sendiri. Pelatih berusia 65 tahun itu juga memuji Pep atas kejeniusannya meracik taktik.

“Saya tidak merasa seperti mentor Guardiola. Pertama-tama, dia imajinatif. Dia mampu membuat solusi secara cepat untuk mengatasi masalah yang dihadapinya dan dia mampu mengimplementasikan hal-hal yang dia gagas,” kata Bielsa dalam konferensi pers.

Laga ini merupakan pertemuan keempat antara Bielsa vs Guardiola. Sebelumnya, sang “guru” dan sang “murid” telah beradu taktik di Spanyol pada 2011/12. Di La Liga, Barcelona-nya Pep sekali menang dan sekali imbang lawan Athletic Bilbao asuhan Bielsa. Blaugrana juga mengalahkan Bilbao di final Copa Del Rey musim itu.

Sang murid telah terlampau mahir dalam urusan kepelatihan. Selain mampu mengalahkan Bielsa, Pep menjelma salah satu pelatih tersukses di dunia. Ia total meraih 29 gelar saat melatih Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City.

Leeds United vs Manchester City: Duel Dua Tim Menyerang

Di City, Guardiola mengadopsi sistem pressing tinggi Bielsa dan mengembangkan sepakbola menyerang berbasis penguasaan bola. Taktik racikan Pep telah membawa The Citizens juara Liga Inggris dua kali, termasuk mencatatkan rekor 100 poin pada 2017/18.

Bielsa sendiri memiliki pendekatan yang sedikit berbeda dengan Pep. Bersama The Whites, Bielsa menekankan interplay cepat yang didukung pressing konstan dan pergerakan cair para gelandang.

Baik Leeds dan Man City sama-sama punya karakter menyerang. The Citizens merupakan tim tersubur Liga Inggris musim lalu dengan 102 gol. Sedangkan Leeds adalah tim tersubur kedua di Championship dengan 77 gol, sama dengan West Brom dan hanya diungguli Brentford.

Meskipun bukan tim tersebur Championship, Leeds asuhan Bielsa adalah tim paling menyerang di divisi tersebut. Melansir data StatsBomb (via fbref), The Whites total membuat 754 tembakan dan 253 tembakan tepat sasaran sepanjang 2019/20. Jumlah tersebut puluhan kali lebih banyak dibanding West Brom dan Brentford. Leeds hanya kalah dalam hal konversi peluang dibanding Brentford.

Saat promosi ke Liga Inggris, Mateusz Klich dan kawan-kawan tetap berani tampil menyerang. Di pekan perdana, The Whites tampil berani lawan juara bertahan, Liverpool dan kalah tipis 4-3. Jelang laga ini, sepakbola menyerang Leeds membuahkan hasil dengan kemenangan beruntun 4-3 atas Fulham dan 0-1 atas Sheffield United.

Di tiga laga perdana, Leeds berhasil menyesuaikan diri di kompetisi teratas. Jika di Championship mereka mampu tampil dominan dan mengurung kotak penalti lawan, The Whites harus beradaptasi dengan klub-klub Liga Inggris yang memiliki materi pemain lebih baik.

Sejauh ini, Leeds mengarungi Liga Inggris dengan switch play dan membuat banyak umpan terobosan. Anak asuh Bielsa kerap melancarkan umpan diagonal untuk mengatasi pressing lini tengah lawan. Leeds juga kerap mengirim umpan terbosan, membuat delapan umpan terobosan dari tiga pertandingan—terbanyak kedua di liga.

Taktik ini terbukti manjur lawan tim dengan garis pertahanan tinggi seperti Liverpool. Dalam laga itu, Patrick Bamford atau Jack Harrison mampu menembus pertahanan lawan dengan umpan terobosan.

Skema tersebut patut diwaspadai Guardiola jelang Leeds vs Man City. Saat dibabat Leicester 2-5 pekan lalu, gol kedua The Foxes berawal dari umpan terobosan. Waktu itu, umpan Youri Tielemans diterima Timothy Castagne yang lari melewati garis pertahanan City. Castagne pun mengirim umpan silang yang diselesaikan sontekan tumit Jamie Vardy.

Selain itu, kekalahan dari Leicester juga menyimpan catatan buruk bagi lini pertahanan The Citizens. Benjamin Mendy dan kawan-kawan tiga kali membuat pelanggaran di kotak terlarang dan kebobolan tiga penalti. Padahal, pada 2019/20, anak asuh Pep hanya kecolongan tiga penalti sepanjang musim.

Meskipun demikian, City tetaplah berstatus tim unggulan dalam laga ini. Kevin De Bruyne dan kawan-kawan akan menjadi lawan berat kedua The Whites setelah Liverpool pada pekan perdana lalu.

Laga ini pun berpotensi kembali diwarnai banyak gol. Bielsa sendiri telah menyatakan bahwa ia tidak akan mengubah pendekatan permainan saat menjamu The Citizens. Artinya, Leeds akan tampil menyerang di Elland Road.

“Kami akan mencoba bermain dengan cara yang sama seperti biasanya, kami tidak tahu bagaimana bertanding dengan cara lain,” ucap Bielsa dilansir laman resmi Leeds.

Perkiraan Susunan Pemain

Leeds (4-1-4-1): Illan Meslier; Luke Ayling,Robin Koch, Liam Cooper, Stuart Dallas; Kalvin Phillips; Helder Costa, Mateusz Klich, Rodrigo Moreno, Ezgjan Alioski; Patrick Bamford.

Man City (4-2-3-1): Ederson; Kyle Walker, Eric Garcia, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy; Fernandinho, Rodri; Riyad Mahrez, Kevin De Bruyne, Phil Foden; Raheem Sterling.

Tayangan langsung semua pertandingan Premier League 2020/21, serta tayangan ulang dan highlights pertandingannya, dapat Anda saksikan di Mola TV (klik di sini).

Komentar