Seandainya Rumor Ozil Pindah ke Man United Menjadi Kenyataan

Analisis

by Septian Nugraha

Septian Nugraha

Kontributor

Seandainya Rumor Ozil Pindah ke Man United Menjadi Kenyataan

Masa depan Mesut Oezil di Arsenal masih mengambang, selain karena kontrak barunya yang tak kunjung menemui titik terang, ia dianggap tak lagi lagi bahagia bermain di sana. Kontrak Oezil bersama The Gunners habis pada Juni 2018 mendatang, bila tak kunjung memperbarui kontraknya, Oezil bisa keluar secara cuma-cuma dari Emirates Stadium.

Namun Arsenal tampaknya tidak mau rugi, beberapa waktu lalu Manajer Arsenal, Arsene Wenger, pernah mengungkapkan bahwa mungkin saja bersama dengan Alexis Sanchez yang kontraknya habis pada akhir musim nanti, Oezil pun akan dilepas di jendela transfer musim dingin pada Januari 2018 mendatang.

Wajar, karena The Gunners membeli Oezil dari Real Madrid pada 2013 lalu dengan harga 42.5 juta paun. Bukan uang yang sedikit tentunya, sehingga bila nantinya Arsenal harus melepas Oezil secara cuma-cuma pasti menjadi kerugian tersendiri bagi mereka.

"Ketika Anda berada dalam situasi seperti ini, tentunya kami harus bisa mempertimbangkan sesuatunya dengan matang. Kami harus bisa mencari solusi yang tepat untuk masalah ini. Jadi, itu mungkin saja terjadi (menjual Oezil dan Sanchez pada jendela transfer musim dingin nanti)," kata Wenger, seperti dilansir dari The Guardian beberapa waktu lalu.

Alih-alih kabar bahagia, setelah keterangan Wenger yang memungkinkan Oezil untuk pergi lebih cepat dari Emirates Stadium, pemain yang bersangkutan justru diberitakan semakin dekat menuju Manchester United. Beberapa media Inggris bahkan mengabarkan bahwa Oezil sudah memberi tahu beberapa rekannya di Arsenal mengenai hal tersebut.

Sejauh ini belum ada konfirmasi lanjutan dari mantan pemain Schalke 04 ini, terkait rumor yang menyebut ia akan segera bergabung bersama Manchester United. Tapi pada Sabtu (21/10), melalui akun twitter resminya, Oezil memosting sebuah pernyataan yang agaknya membantah rumor tersebut.

Dalam cuitannya itu, Oezil memosting foto dirinya tengah berlatih bersama Arsenal, jelang pertandingan melawan Everton, Minggu (22/10). Dalam foto tersebut ia juga menyematkan keterangan bertuliskan: “Abaikan semua kebisingan dan tetap fokus,” tulis Oezil.

Segala kemungkinan terkait masa depan Oezil masih bisa terjadi, kompetisi musim 2017/2018 masih terbentang panjang. Bisa saja, pemain berusia 29 tahun itu bertahan lebih lama di Emirates Stadium mengingat masih ada delapan bulan tersisa sebelum datangnya Bulan Juni. Artinya, dalam rentang waktu tersebut kesempatan bagi Arsenal untuk membujuk Oezil membubuhkan tanda tangannya di kontrak baru masih terbuka lebar. Asal, Arsenal mau sedikit bersabar saja.

Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa Oezil di lego ke kesebelasan lain pada Januari nanti, andai memang sudah tidak ada cara lain bagi Arsenal untuk mempertahankan mantan pemain Real Madrid itu. Kalau memang hal tersebut terjadi, bisa saja MU akan berada di garis depan untuk bisa mendapatkan tanda tangan Oezil.

Semakin Kreatifnya Lini Tengah MU

Peluang Oezil merapat ke MU cukup terbuka juga, mengingat adanya sosok Jose Mourinho, yang saat ini menjabat sebagai Manajer di klub berjuluk Setan Merah itu. Oezil dan Mourinho sebelumnya pernah bekerjasama di Real Madrid, selama tiga musim. Kabarnya kedekatan keduanya terjalin cukup baik.

Bahkan Oezil datang disaat Mou mulai melatih Madrid pada 2010 lalu, kemudian ketika Mou didepak pada 2013 lalu, Oezil pun ikut pergi dari Santiago Bernabeu. Namun keduanya tak lantas kembali berjodoh, meski sama-sama memilih Liga Primer Inggris sebagai pelabuhan baru kariernya. Oezil lebih memilih Arsenal sementara Mou kembali Chelsea.

Kesempatan bagi Oezil dan Mou untuk mengulang nostalgia indah ketika keduanya masih berada di Madrid, cukup terbuka saat ini. Namun yang menjadi persoalan, apakah kehadiran Oezil benar-benar dibutuhkan MU saat ini? Melihat peran Oezil sebagai gelandang serang, MU sebenarnya memiliki Paul Pogba, Henrikh Mkhitaryan, Juan Mata, hingga gelandang serba bisa lain seperti Fellaini.

Potensinya, kehadiran Oezil akan membuat lini tengah MU menumpuk. Sebab selain empat nama tersebut juga, masih ada beberapa gelandang lain seperti Nemanja Matic, Ander Herrera, dan Jesse Lingard. Kemungkinannya Oezil harus bekerja ekstra keras agar bisa mendapatkan tempat utama di Old Trafford.

Namun melihat kondisinya saat ini, MU harus kehilangan Pogba dan Fellaini karena masalah cedera. Selain itu, performa Mkhitaryan juga disebut-sebut sedang menurun. Kemungkinannya kehadiran Oezil bisa menjadi solusi dari permasalahan-permasalahan di sektor gelandang MU yang bisa dibilang saat ini tengah mengalami kepincangan karena badai cedera dan penurunan performa salah satu pemainnya.

Namun masalah lainnya adalah tipikal permainan Oezil yang bisa dibilang minim pergerakan. Bersama MU, Mou biasanya mengoptimalkan gelandang serang untuk bermain di belakang striker. Artinya, si gelandang serang itu juga harus memiliki pergerakan yang baik untuk menjadi katalis antara lini tengah dan depan. Bila di bandingkan dengan Pogba dan Mkhitaryan dribel sukses Oezil per laga rata-rata hanya satu, sementara Pogba mampu melakukan 3.50 dribel sukses per pertandingan, dan Mkhitaryan 1.33.

Meski begitu, kehadiran Oezil berpotensi membuat Mou melakukan lebih banyak kreasi permainan. Biar bagaimanapun Oezil merupakan tipikal gelandang kreatif yang punya kemampuan bagus dalam hal distribusi bola. Sukses passing Oezil per pertandingan mencapai angka 43.17, unggul jauh dari Mkhitaryan yang hanya 34.78 per laga.

Selain itu, catatan umpan kunci Oezil juga mencapai 2.83, dan Mkhitaryan hanya dua umpan kunci per laga. Satu hal lain, Oezil merupakan sosok yang jeli dalam melihat ruang kosong yang dimiliki rekannya untuk menciptakan peluang berbahaya ke gawang lawan. Dari kakinya, Oezil rata-rata mencatatkan 2.83 chance created per pertandingan, unggul atas Pogba (2.25) dan Mkhitaryan (2.56).

Melihat catatan angka statistik Oezil yang unggul dalam hal kreativitas, sedikit banyaknya bisa menjadi keuntungan bagi MU. Apalagi, Mou juga pastinya sudah paham betul dengan karakter dan tipikal permainan Oezil. Tak hanya melihat catatan statistiknya yang cukup baik dalam melepaskan passing, Oezil berpotensi menjadi pelayan yang baik bagi Romelu Lukaku, sebagai penyerang Utama Setan Merah.

***

Pemaparan di atas tentu hanya sekadar prediksi, yang sifatnya spekulatif, bila seandainya Oezil benar-benar pindah ke MU. Masih banyak hal yang akan terjadi ke depan, apalagi bursa transfer musim dingin juga masih menyisakan dua bulan lagi. Dalam kurun waktu tersebut, Arsenal masih memiliki peluang untuk bisa mempertahankan Oezil untuk tinggal lebih lama lagi di Emirates Stadium.

Komentar