Kemiripan yang Ada Jelang Laga Antara AS Roma dan Napoli

Analisis

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Kemiripan yang Ada Jelang Laga Antara AS Roma dan Napoli

Banyak kemiripan yang tampak dari AS Roma dan Napoli. Salah satu kemiripan yang muncul dari keduanya khusus untuk musim 2017/2018 ini adalah soal gaya permainan. Hal itu yang akan terlihat dalam laga lanjutan Serie A yang akan mempertemukan mereka pada Minggu (15/10/2017) dini hari waktu Indonesia.

Dari segi sejarah, AS Roma dan Napoli sebenarnya pernah terlibat dalam sebuah persahabatan yang erat. Pertemuan antar keduanya kerap disebut sebagai Derby del Sole (derby Matahari), sebuah derby yang di zaman dahulu lebih seperti sebuah tamasya bagi kedua kesebelasan. Kedua suporter saling berkunjung, dan saling bercengkrama satu sama lain. Ikatan yang kuat ini membuat Roma-Napoli bahkan dulu kerap disebut kesebelasan kembar.

Baca Juga: Pergeseran Makna Derby Roma-Napoli

Namun sejak kejadian pada 1987 silam, hubungan antara Roma dan Napoli mulai memanas. Mereka tidak lagi seakrab dulu, dan tensi dari Derby del Sole ini berubah dari sebuah derby yang ramah menjadi derby yang panas. Laga perdana keduanya yang akan berlangsung pada Minggu (15/10/2017) dini hari nanti di Stadion Olimpico, Roma, juga diprediksi akan berjalan panas.

Dzeko andalan lini depan Roma, Mertens andalan lini depan Napoli

Sosok Edin Dzeko, walau di awal kedatangannya sempat sulit beradaptasi dengan Serie A, sekarang perlahan mulai menjadi sosok kunci di tubuh AS Roma. Di lini depan, Dzeko menjadi juru gedor yang bisa diandalkan. Untuk musim 2017/2018 ini, ia sudah mencetak tujuh gol dari enam penampilannya bersama Giallorossi di Serie A.

Pada pertandingan melawan Napoli, sosok Dzeko masih akan menjadi sosok yang diandalkan oleh Eusebio Di Francesco untuk menjebol gawang lawan. Ditopang oleh Diego Perotti dan Alessandro Florenzi, Dzeko akan menyebar ancaman ke gawang lawan, di tengah absennya pemain-pemain lain semisal Emerson dan Gregoire Defrel.

Di sisi lain, Napoli juga memiliki sosok yang cukup diandalkan di lini depan. Ia adalah Dries Mertens, pemain yang bertransformasi menjadi pencetak gol ulung di Napoli. Sama dengan Dzeko, di musim 2017/2018 ini Mertens sudah mencetak tujuh gol di Serie A dari tujuh laga yang sudah ia jalani. Ditopang oleh Lorenzo Insigne dan Marek Hamsik, Mertens juga dapat menjadi sosok berbahaya bagi gawang Roma.

Kemiripan dalam gaya bermain

Ada hal unik yang tampak dari permainan AS Roma dan Napoli pada musim 2017/2018 ini. Keduanya memiliki kemiripan gaya dalam bermain. Baik itu dalam formasi dasar maupun turunan gaya permainan yang mereka tunjukkan, banyak kemiripan yang tampak.

Disitat dari Whoscored, kemiripan dari Roma dan Napoli ini tampak dari beberapa aspek. Ketika menyerang, keduanya kerap melakukan serangan dari sayap, banyak menguasai bola, banyak melepas umpan terobosan dan umpan pendek, dan banyak mengontrol bola di wilayah pertahanan lawan. Pun ketika bertahan, keduanya dibilang tidak terlalu agresif dan tidak jarang memainkan perangkap offside.

Kemiripan-kemiripan ini, diprediksi akan membuat pertandingan berjalan lebih menarik, karena saling serang diprediksi akan cukup banyak terjadi. Meski dari segi kemampuan individu Napoli dianggap lebih unggul dari Roma, menarik untuk memerhatikan adu sistem yang akan dilakukan oleh Di Francesco dan Maurizio Sarri.

Namun Roma sedikit lengah dalam menghadapi serangan balik lawan. Menarik juga untuk menantikan skema yang akan diterapkan oleh Di Francesco ketika Roma menerima serangan balik, karena Napoli adalah tim yang cukup lihai dalam hal serangan balik.

Prediksi imbang, tapi kemenangan tipis masih bisa terjadi

Dengan segala kemiripan yang ditunjukkan oleh keduanya, hasil imbang menjadi hasil yang cukup realistis bagi kedua tim. Namun jika berkaca dari enam pertemuan terakhir, tampak bahwa Roma unggul atas Napoli dengan raihan tiga kemenangan (Napoli hanya meraih dua kemenangan), dan satu pertemuan berakhir imbang.

Namun melihat apa yang sudah ditunjukkan Napoli di musim 2017/2018 ini, Partenopei kembali menjadi kesebelasan yang harus diperhitungkan. Menjadi tim yang paling produktif dalam ajang Serie A (mencetak 25 gol dan hanya kebobolan lima gol saja) membuat lini serang Napoli harus benar-benar diwaspadai. Jika tidak, bukan tidak mungkin lini serang Napoli akan memberikan mimpi buruk bagi Roma.

Hasil imbang memang realistis, tapi jika salah satu di antara kedua tim tersebut tergelincir, maka salah satu tim akan meraih kemenangan tipis yang akan sangat berpengaruh terhadap perpindahan posisi kedua tim di tabel klasemen sementara Serie A.

foto: @calcio_square

Komentar