Siapa yang Akan Jadi Pemain Baru ke-11 Milan?

Analisis

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Juru Taktik Amatir
ardynshufi@gmail.com

Siapa yang Akan Jadi Pemain Baru ke-11 Milan?

AC Milan tampaknya punya rencana spesial menyambut musim 2017/2018. Lewat bursa transfer, mereka bermaksud meningkatkan kualitas tim. Pemain-pemain yang didatangkan pun hampir semuanya berlabel pemain top. Sejauh ini, Milan sendiri sudah mendapatkan 10 pemain setelah Lucas Biglia resmi didapatkan dari Lazio. Lantas apakah Milan memang hendak membuat skuat baru dengan target mendapatkan 11 pemain anyar?

Kemungkinan Milan merekrut pemain anyar ke-11 mereka cukup masuk di akal. Selain karena Milan tampaknya masih memiliki dana untuk biaya transfer, dari 10 pemain baru yang sudah didapat menempati posisi berbeda, para pemain tersebut bisa menciptakan formasi dasar 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang tak asing dengan pelatih Milan, Vincenzo Montella.

Dari kiper, Milan merekrut kakak Gianluigi Donnarumma, yakni Antonio Donnarumma dari kesebelasan Yunani, Asteras Tripoli. Meski tidak punya karier yang mentereng, dengan statusnya sebagai pemain homegrown klub setidaknya menguntungkan Milan dalam pendaftaran skuat baik itu di Serie A maupun di Liga Europa, juga di kompetisi Eropa mendatang karena kiper berusia 27 tahun itu dikontrak empat tahun.

Milan juga merekrut empat penggawa baru yang bisa ditempatkan dalam kuartet lini belakang. Mereka adalah Andrea Conti, Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, juga Leonardo Bonucci. Bahkan para pemain ini punya kualitas untuk langsung jadi pilihan utama Milan karena kemampuan dan pengalaman mereka. Walau begitu, tak menutup kemungkinan Milan akan menggunakan skema tiga bek.

Di lini tengah, Franck Kessie dan Lucas Biglia bisa menjadi double pivot ideal. Kessie merupakan gelandang yang lebih fisikal, sementara Biglia merupakan pemain yang teknikal. Keduanya bisa meningkatkan level lini tengah Milan. Milan sendiri masih memiliki Riccardo Montolivo, Jose Sosa, Jose Mauri dan Manuel Locatelli.

Sementara itu, Milan juga sudah mendatangkan tiga pemain baru untuk lini depan. Mereka adalah Andre Silva, Fabio Borini dan Hakan Calhanoglu. Silva tampaknya akan menjadi ujung tombak utama tim. Sementara itu Borini bisa jadi pesaing Silva ataupun bermain lebih melebar ke sayap. Calhanoglu punya fleksibilitas secara posisi. Idealnya ia bermain di belakang striker sebagai gelandang no. 10. Namun pemain asal Turki ini juga tak asing bermain di sisi kiri penyerangan.

Maka dari total 10 pemain tersebut, untuk menyempurnakan 4-2-3-1 atau 4-3-3 dengan pemain baru, Milan tinggal menyisakan satu pemain di lini depan. Jika benar itu rencana Milan, maka pemain anyar tersebut bisa menempati pos gelandang serang (jika Calhanoglu disiapkan sebagai pemain sayap) atau penyerang sayap (jika Calhanoglu diplot sebagai gelandang serang). Karenanya cukup beralasan Milan masih dikaitkan dengan pemain-pemain seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Renato Sanches, dan Emil Forsberg.

Dari ketiga incaran di atas, Aubameyang tampaknya akan menjadi pemain idaman Milan. Selain punya kualitas sebagai penyerang papan atas, Aubameyang juga merupakan pemain berstatus homegrown klub Milan karena sempat bermain untuk akademi Milan. Namun Borussia Dortmund sebagai pemiliknya tentu tak akan begitu saja melepasnya. Jikapun dijual, Milan harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal, yang bisa membuat pengeluaran mereka semakin membengkak.

Opsi menarik jika Forsberg-lah yang didapatkan Milan. Ia merupakan pemain yang sempurna untuk mengisi pos gelandang serang. Di RB Leipzig, gelandang asal Swedia ini menjadi top asis di Bundesliga dengan 19 asis, jauh mengungguli Thomas Mueller dan Ousmane Dembele (12 asis). Delapan gol juga turut disumbangkannya. Tapi dengan persiapan Leipzig ke Liga Champions, tampaknya Forsberg kemungkinan besar akan bertahan.

Pilihan yang masuk akal justru datang dari gelandang Bayern Muenchen, Renato Sanches. Gelandang asal Portugal tersebut kurang mendapatkan tempat di Bayern. Apalagi Bayern kedatangan James Rodriguez dari Real Madrid, yang merupakan kesayangan Carlo Ancelotti saat bersama-sama di Real Madrid. Dengan usia yang masih 19 tahun, mungkin Bayern bersedia melepasnya dengan status pinjaman (meminimalisasi pengeluaran transfer Milan).

Sanches sebagai gelandang box-to-box bisa menyokong Biglia dan Kessie dalam skema 4-3-3. Dengan skema ini, Borini tampaknya akan dikorbankan untuk menjaga kedalaman skuat lini depan. Karena di sayap kanan (dengan asumsi Calhanoglu di sayap kiri), Milan masih punya Suso yang musim lalu jadi pemain Milan dengan statistik terbaik lewat sumbangan tujuh gol dan sembilan asis.

Saat ini, melihat salah satu dari ketiganya berseragam AC Milan memang bukan hal yang mustahil sejak Milan diakuisisi pengusaha asal Tiongkok, Li Yonghong. Tak seperti musim-musim sebelumnya, Milan berhasil mendapatkan pemain-pemain incarannya pada bursa transfer musim ini. Maka kita tinggal melihat, siapa pemain yang paling serius diminati Milan.

Menurut kalian, siapa yang bakal jadi pemain baru ke-11 Milan? Aubameyang, Forsberg atau Sanches? Atau ada pemain lain?

Komentar