Adu Winger Andal Dalam Laga Bayern vs Dortmund

Analisis

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Adu Winger Andal Dalam Laga Bayern vs Dortmund

Bayern München akan kembali bersua dengan Borussia Dortmund dalam laga bertajuk Der Klassiker yang akan dihelat pada Sabtu (8/4/2017) malam. Meski sudah tidak terlalu penting lagi, mengingat posisi kedua tim sekarang sudah terpaut cukup jauh di tabel klasemen, laga ini tetap menjanjikan sesuatu yang menarik untuk disaksikan.

Pada musim-musim sebelumnya, laga Der Klassiker kerap menjadi laga yang menentukan dalam ajang Bundesliga. Ini tak lepas dari posisi keduanya yang kerap berdekatan di klasemen, sebagai pemuncak dan runner up. Tak heran laga keduanya, selain memang acap berjalan menarik, selalu menjadi laga penentuan juara pada musim tersebut.

Namun seiring musim berganti, nilai dari laga Der Klassiker ini mulai luntur secara perlahan. Hal ini tak lepas dari posisi Dortmund yang kerap tidak berada di dalam satu tingkatan yang sama dengan Bayern. Dortmund tidak lagi menjadi penantang serius Die Roten dalam perburuan gelar juara Bundesliga.

Walau sedikit demi sedikit sudah kehilangan nilai kepentingannya, laga ini tetap menarik untuk disaksikan karena beberapa aspek. Terkhusus untuk musim ini, laga ini menjadi adu ketajaman para winger yang dimiliki oleh kedua tim.

***

Bicara tentang skuat Bayern dan Dortmund saat ini, banyak nama winger-winger andal yang menjadi andalan bagi setiap tim. Jika Bayern memiliki Arjen Robben dan Franck Ribery, Dortmund memiliki Ousmane Dembele dan Christian Pulisic.

Kedua tim memang begitu mengandalkan winger mereka dalam menyerang di musim ini. Arjen Robben dan Franck Ribery, dua winger yang bisa dibilang sudah mulai memasuki usia senja pesepakbola, masih menunjukkan ketajaman dan determinasi. Mereka juga kerap menjadi motor serangan Bayern dalam sebuah pertandingan.

Arjen Robben yang dulu dikenal sebagai winger yang individualis, sekarang sudah lebih dewasa dan bisa mencetak cukup banyak asis. Ia mencatatkan delapan gol dan lima asis dari 20 pertandingan Bundesliga yang sudah ia ikuti.

Ribery pun memiliki catatan yang terbilang masih cukup apik untuk pemain seusianya. Dari 17 pertandingan Bundesliga yang sudah ia ikuti, pemain asal Prancis itu sanggup mencatatkan tiga gol dan delapan asis. Belum lagi ada sosok Douglas Costa dan Thomas Mueller, winger Bayern lain yang juga memiliki catatan apik.

Sama halnya dengan Bayern, Dortmund pun memiliki winger yang tidak kalah apiknya dalam sosok Dembele dan Pulisic. Walau masih berusia muda, mereka mampu mencuri perhatian dan mampu mengangkat tim dengan performa yang mereka tunjukkan.

Ousmane Dembele, winger andal dari Prancis ini sudah mencatatkan enam gol dan sembilan asis dari 25 pertandingan Bundesliga yang ia ikuti. Bukan hanya soal asis dan gol, pergerakan Dembele di sisi sayap juga kerap merepotkan lawan-lawan Dortmund, karena ia memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang cukup baik.

Begitu juga dengan Christian Pulisic. Meski banyak tampil sebagai pemain pengganti, kontribusi pemain asal Amerika Serikat ini juga tidak bisa dianggap remeh. Dari 33 pertandingan Bundesliga yang sudah ia ikuti (12 di antaranya sebagai pemain pengganti), total ia sudah mencatatkan tiga gol dan lima asis. Sama seperti Dembele, Pulisic pun memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang cukup baik.

Selain Pulisic dan Dembele, masih ada sosok winger andal lain macam Marco Reus maupun Andre Schürrle. Jika saja tidak cedera, keduanya juga bisa menjadi andalan pelatih Thomas Tuchel dalam membobol pertahanan lawan.

Winger-winger inilah yang akan menjadi penentu kemenangan kedua tim. Jika tampil impresif, bukan tidak mungkin mereka-merekalah yang akan menentukan hasil akhir pertandingan. Terutama bagi Bayern. Jika Die Roten bisa memanfaatkan sisi sayap ketika Dortmund menggunakan skema tiga bek, mereka bisa membuat Felix Passlack/Lukasz Piszczek ataupun Marcel Schmelzer yang ditempatkan menjadi wing back kerepotan lewat kecepatan Ribery dan Robben.

***

Memang laga ini sudah tidak penting lagi, mengingat posisi kedua tim sudah terlampau jauh di klasemen. Tapi bukan berarti laga ini tidak akan menyajikan keseruan, mengingat tensi pertemuan keduanya selalu tinggi, walau mungkin tidak setinggi tensi Revierderby yang mempertemukan antara Schalke dan Dortmund.

Akan ada hal-hal menarik yang mungkin terjadi dalam laga Bayern melawan Dortmund ini, karena seperti yang David Alaba ungkapkan dalam akun Twitter resmi Bayern, "Selalu ada hal spesial ketika kami bermain melawan Borussia Dortmund."

foto: @FCBayernEN

Komentar