Pergerakan Klasemen Bundesliga yang Kian Memanas

Analisis

by Sandy Firdaus

Sandy Firdaus

Penulis merangkap pewarta. Yang kita tahu sebenarnya adalah kita tidak tahu apa-apa (Noel Gallagher)

Pergerakan Klasemen Bundesliga yang Kian Memanas

Liga Primer dikenal sebagai liga yang ketat karena persaingannya yang dianggap cukup merata. Namun, cerita persaingan ketat bukan hanya ada di Liga Primer saja. Liga-liga top Eropa lain pun memiliki persaingan yang tak kalah ketat, salah satunya adalah Bundesliga.

Bundesliga 2016/2017 sekarang sudah memasuki spieltag ke-24. Ada sisa 10 spieltag lagi yang harus dijalani oleh para kontestan Bundesliga pada musim 2016/2017. Tidak seperti liga lain yang lazimnya diikuti 20 tim, Bundesliga hanya diikuti oleh 18 tim, dan ini menjadikan spieltag Bundesliga lebih sedikit daripada liga yang lain.

Dalam 10 pertandingan liga terakhir, persaingan di papan klasemen Bundesliga pun kian memanas, baik itu di papan atas maupun papan bawah. Masih banyak kemungkinan yang terjadi dalam sisa 10 pertandingan ke depan.

Bayern München yang Semakin Sulit Terkejar

Setelah tampil sedikit labil sepanjang pada awal-awal Hinrunde, Bayern mulai menunjukkan keperkasaannya per November 2016 plus ketika Bundesliga memasuki fase Rückrunde atau fase setelah winter break. Sejak November 2016 sampai sekarang, Bayern sama sekali belum mencatatkan kekalahan dalam ajang Bundesliga. Hasil negatif hanya mereka dapatkan kala ditahan imbang oleh Hertha Berlin dan Schalke 04.

Hasil-hasil positif yang kerap mereka dapatkan ini membuat mereka semakin menjauh dari kejaran para pesaingnya yang lain. Selisih mereka dengan tim peringkat kedua, RB Leipzig pun melebar menjadi 10 poin per spieltag 24. Dengan penampilan yang terus menanjak ini, kemungkinan skuat asuhan Carlo Ancelotti kembali meraih trofi Bundesliga akan semakin besar.

Siapa yang Akan Menemani Bayern

Setelah Bayern hampir pasti akan kembali menguasai pucuk pimpinan Bundesliga, persaingan pun akan sedikit melipir ke tim-tim yang berada di bawahnya. Di posisi lima besar (selain Bayern) saat ini, ada nama-nama seperti RB Leipzig, Borussia Dortmund, TSG 1899 Hoffenheim, serta Hertha Berlin.

Selisih poin antar empat tim ini pun tidaklah terlalu lebar. Pada awalnya RB Leipzig mampu meninggalkan para pesaingnya di masa Hinrunde, namun memasuki fase Rückrunde, Leipzig pun mulai sedikit goyah dan akhirnya selisih poin mereka mampu terkejar oleh Borussia Dortmund.

Dortmund pun perlahan mulai menunjukkan grafik peningkatan penampilan. Setelah terseok-seok sebelum sampai pada fase sebelum winter break, sekarang Dortmund mulai kembali merangkak di papan klasemen dan naik ke peringkat tiga, menyisakan selisih poin enam saja dengan RB Leipzig di peringkat kedua.

Mulai produktifnya Pierre-Emerick Aubameyang dalam urusan mencetak gol, serta skema permainan yang lebih direct dari Thomas Tuchel mengubah penampilan Dortmund memasuki fase Rückrunde ini. Tapi, ancaman bukan berarti tidak ada bagi tim berjuluk Die Borussen ini.

TSG 1899 Hoffenheim yang dilatih oleh pelatih muda kawakan Julian Nagelsmann, serta Hertha Berlin yang perlahan mulai menunjukkan kestabilannya di bawah asuhan Pal Dardai, akan menjadi sebuah ancaman tersendiri bagi Dortmund, bahkan bagi Leipzig. Hasil spieltag 24, ketika Dortmund kalah oleh Hertha dan Leipzig kalah oleh Wolfsburg, membuat peta persaingan antara peringkat dua sampai lima ini pun menjadi semakin ketat.

Sekali saja tergelincir, bukan tidak mungkin tiket menuju Liga Champions 2017/2018 akan hilang.

Siapa yang Akan Menemani Darmstadt?

Selain di papan atas, persaingan di zona degradasi pun tidak kalah serunya. Saat ini, tercatat ada Hamburg SV, FC Ingolstadt, dan SV Darmstadt yang berada di zona degradasi Bundesliga. Terkhusus untuk Darmstadt, tampaknya akan sulit bagi mereka untuk lolos dari jerat degradasi, apalagi sepeninggal pemain andalan mereka, Sandro Wagner yang memilih untuk berseragam Hoffenheim pada musim 2016/2017.

FC Ingolstadt pun mengalami hal yang serupa. Walau masih memiliki peluang untuk lolos dari jerat degradasi, 19 poin yang mereka kumpulkan saat ini adalah poin yang cukup sedikit jika dibandingkan raihan tim yang berada di atas mereka macam Hamburg SV maupun Werder Bremen yang sudah mencatatkan masing-masing 23 dan 26 poin. Butuh perjuangan yang keras bagi tim asuhan Maik Walpurgis ini untuk keluar dari zona degradasi, dibarengi dengan hasil minor yang diterima oleh tim-tim di atas.

Di antara tim yang berada di zona degradasi, nama Hamburg SV memiliki peluang lebih besar untuk lolos dari jerat degradasi. Selisih poin yang tak jauh beda dengan Werder Bremen, VfL Wolfsburg, dan Schalke 04 di atasnya membuat tim yang pernah dibela oleh Ruud van Nistelrooy ini masih punya peluang besar lolos dari jerat degradasi.

Bremen, Schalke, dan Wolfsburg pun harus waspada. Tergelincir sedikit saja, maka jerat degradasi sudah menanti mereka.

foto: @SchwarzRotBlog

Komentar