Amerika Serikat vs Kolombia : Partai Perdana yang Menentukan

Analisis

by Aun Rahman

Aun Rahman

Penulis & Penyunting. Pecinta sepakbola lokal dan Asia. Bermimpi Indonesia Raya berkumandang di Piala Dunia. Kontak : rahman.aun@gmail.com

Amerika Serikat vs Kolombia : Partai Perdana yang Menentukan

Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Amerika Serikat, akan menjadi saksi partai pembuka Copa America Centenario 2016. Tuan rumah Amerika Serikat akan berhadapan dengan Kolombia dalam partai perdana Copa America bersejarah yang pertama kali diselenggarakan di luar Benua Amerika Selatan tersebut.

Pertandingan perdana ini menjadi sangat penting bagi kedua tim. Bagi United States Men’s National Team (USMNT) , sebutan Timnas Amerika Serikat, mereka tentu tidak ingin tampil mengecewakan di partai perdana. Apalagi faktanya mereka bertanding di hadapan para publik sepakbola mereka sendiri.

Skuat USMNT pada turnamen kali ini merupakan kombinasi dari kekuatan para pemain muda dan para pemain senior. Christian Pulisic, John Brooks, dan Gyasi Zardes akan bersinergi dengan para pemain senior seperti Michael Bradley, Clint Dempsey, Fabian Johnson, Jermaine Jones yang terus menjadi andalan Jurgen Klinsmann sejak ia ditunjuk melatih USMNT sejak 2011.

Sementara bagi Kolombia, mereka ingin menunjukan bahwa penampilan luar biasa di Piala Dunia 2014, dua tahun lalu bukanlah hanya keberuntungan semata. Pelatih Kolombia, Jose Pekerman, juga tentu ingin memperbaiki penampilan tim yang tahun lalu hanya mampu melaju ke babak perempat final. Bahkan sebenarnya pada edisi tahun 2015 lalu, Kolombia melaju dari fase grup sebagai peringkat tiga terbaik. Atau dengan kata lain, Kolombia tidak lolos sebagai dua tim teratas dari fase grup.

Apalagi saat ini Kolombia disebut-sebut sedang berada dalam generasi emas. James Rodriguez sebagai kapten sekaligus bintang skuatnya, baru saja mengantarkan klubnya, Real Madrid, meraih gelar Liga Champions ke-11. Begitu pun Juan Cuadrado, Jeison Murillo, dan Santiago Arias yang bermain baik bersama klubnya masing-masing. Pekerman juga tidak akan terlalu kesulitan terkait menurunnya penampilan dari dua penyerang utama, Radamel Falcao dan Jackson Martinez. Sebagai ganti Falcao, Ia memanggil Carlos Bacca dan penyerang muda Roger Martinez.

Head to Head : Michael Bradley vs James Rodriguez

Pertarungan antara kedua tim akan tertuju di lini tengah. Michael Bradley dan James Rodriguez bukan saja berperan sebagai kapten tim yang memimpin rekan-rekan mereka di lapangan. Keduanya merupakan ikon kesebelasan negara yang juga memiliki perang besar dalam skema permainan tim masing-masing.

Michael Bradley vs James Rodriguez, Siapa yang akan berperan lebih besar?

Sejak menerima estafet kepemimpinan dari Clint Dempsey pada tahun 2015 lalu, peran Michael Bradley di tubuh USMNT semakin vital saja. Bradley menjadi pemain yang tidak tergantikan di lini tengah USMNT. Bradley bertugas sebagai gelandang bertahan untuk menghentikan serangan lawan sebelum masuk ke jantung pertahan skuat nya. Ia pun menjadi pemain pertama yang mengalirkan bola untuk memulai serangan.

Padahal pada awalnya, pemanggilan Bradley yang memulai debut bersama USMNT pada tahun 2006 tersebut sempat memunculkan polemik. Pasalnya banyak pihak yang menyebutkan bahwa Bradley dipanggil ke USMNT karena sang ayah, Bob Bradley, kala itu menjabat sebagai pelatih kepala USMNT.

Sementara James terus menjadi sensasi sejak kemunculan perdananya di Piala Dunia 2014 begitu meledak. Apalagi kepindahan nya ke Real Madrid setahun kemudian, semakin membuatnya semakin menjadi perhatian jagat sepakbola. Selepas Falcao yang ketajamannya menurun, James adalah pemain yang paling penting bagi Kolombia. James bukan hanya handal sebagai pengatur serangan, ia juga sewaktu-waktu bisa saja memecah kebuntuan dengan mencetak gol dari situasi bola mati.

Di laga nanti kedua pemain akan saling beradu. Daya ledak James akan coba diredam oleh Bradley. Siapa pun yang bisa memenangkan pertarungan di lini tengah kemungkinan besar akan menjadi penentu kemenangan bagi kesebelasan masing-masing.

***

Kedua tim sudah bertemu di bertemu 17 kali di berbagai ajang sejak tahun 1961. Kolombia masih memegang rekor kemenangan dengan empat pertandingan. Tiga laga lain berhasil dimenangkan oleh USMNT. Sementara itu 10 laga sisanya berakhir imbang.

Laga nanti punya kemungkinan besar berakhir imbang. Alasannya kedua tim akan menjalani partai perdana yang biasanya syarat akan kecanggungan. Tim yang mampu mengatasi kecanggungan dan tampil lebih cair punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan.

ED: RAS

Komentar