Real Madrid Bisa Melemahkan Atletico dengan Umpan Silang

Analisis

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Pemimpin Redaksi | Pesepakbola Tarkam | Juru Taktik
ardynshufi@gmail.com

Real Madrid Bisa Melemahkan Atletico dengan Umpan Silang

Menjelang laga final Liga Champions 2015/2016 yang berlangsung Minggu (29/5) dini hari WIB, di Stadion San Siro, Milan, solidnya lini pertahanan Atleti menjadi sorotan. Sebagai bukti sahih, Barcelona dan Bayern Muenchen menjadi korban ketangguhan lini pertahanan Atleti di Liga Champions musim ini.

Meski gagal menjuarai La Liga, Atletico Madrid musim ini dikenal sebagai kesebelasan yang memiliki lini pertahanan tangguh. Jumlah torehan kemasukan Atleti pada musim ini hanya 18 kali kebobolan saja, di segala ajang, hanya kebobolan 26 gol.

Jumlah kebobolan Atleti tersebut merupakan yang tersedikit jika dibandingkan dengan torehan kesebelasan lain di liga manapun. Bahkan jumlah kebobolan Atleti musim ini, lebih sedikit dibandingkan ketika mereka berhasil menjuarai La Liga dan mencapai babak final Liga Champions pada musim 2013/2014.

Tapi bukan berarti Atleti tanpa celah di lini pertahanan. Atleti pun nyatanya mengalami sejumlah kekalahan pada musim ini. Tercatat, Atleti menelan 10 kekalahan pada musim ini. Ini artinya, ada celah yang sebenarnya bisa dimanfaatkan setiap lawan, tak terkecuali Real Madrid yang menjadi lawan Atleti di babak final Liga Champions dini hari nanti.

Dari 10 kekalahan Atleti, ada beberapa kecenderungan. Pertama, Atleti mengalami enam kekalahan meski sempat unggul terlebih dahulu. Barcelona tiga kali melakukannya. Sementara tiga kesebelasan lainnya adalah Benfica, Sporting Gijon dan terakhir Levante yang mampu membalikkan keadaan.

Kedua, dari 19 gol yang membuat Atleti kalah, 11 di antaranya ternyata tercipta dari skema umpan silang, entah itu mendatar ataupun melambung. Hanya satu yang berasal dari tendangan bebas, dan tak ada satupun yang tercipta dari sepak pojok.

Dari dua hal di atas, setidaknya bisa disimpulkan seperti ini, “meski Atleti mampu unggul lebih dulu, bukan berarti game over untuk Real Madrid karena Atletico akan mati-matian menjaga keunggulan. Skema umpan silang, bisa jadi cara yang jitu untuk menghancurkan kokohnya lini pertahanan Atletico”.

Atletico malam nanti akan tampil dengan kekuatan penuh. Bukan kabar yang bagus bagi Real Madrid. Tapi dengan hanya Raphael Varane yang tak bisa diturunkan pelatih Real, Zinedine Zidane, Real Madrid tentunya memiliki banyak opsi untuk menentukan strategi yang tepat dalam menghadapi laga ini.

Sebagai pengganti Varane, Sergio Ramos dan Pepe masih bisa diandalkan. Belum lagi lini tengah yang bisa menaruh harapan besar pada trio Luka Modric, Toni Kross dan Casemiro. Dengan begitu, lini depan yang dihuni trio BBC (Bale, Benzema, Cristiano) bisa lebih leluasa dalam membombardir lini pertahanan Atletico Madrid.

Perlu diketahui, Real Madrid tampil mengesankan sejak dilatih Zidane. Dari 26 laga yang sudah dilalui Zidane bersama Real Madrid, kesebelasan berjuluk Los Galacticos ini hanya menelan dua kekalahan dan tiga kali seri. Dari 21 kemenangan, 12 kemenangan diraih secara beruntun di La Liga.

Sementara itu bagi Atletico, penampilan mereka mulai mendapatkan sorotan negatif usai dikalahkan Bayern Muenchen pada leg kedua semifinal Liga Champions. Tak lama setelah kekalahan tersebut, Atleti ditaklukkan Levante di La Liga. Hal itu yang membuat Atleti keluar dari perburuan trofi La Liga dan harus terlempar ke peringkat tiga.

Atas hal tersebut, Real Madrid memiliki kans yang besar untuk menaklukkan Atletico Madrid. Tinggal bagaimana mereka memanfaatkan umpan silang agar membuat lini pertahanan Atletico yang terkenal kokoh sepanjang musim ini bisa kocar-kacir oleh Ronaldo cs.

foto: thenational.ae

Komentar