Serie A Team of the Year 2015/2016 Versi Panditfootball

Analisis

by Ardy Nurhadi Shufi

Ardy Nurhadi Shufi

Juru Taktik Amatir
ardynshufi@gmail.com

Serie A Team of the Year 2015/2016 Versi Panditfootball

Gelandang Tengah

Digulirkan sejak musim 2010-2011, Serie A Team of the Year selalu memilih formasi 4-3-3. Musim lalu, tiga pemain yang menghuni posisi gelandang adalah Andrea Pirlo, Paul Pogba, dan Radja Nainggolan. Pirlo bahkan selalu terpilih dalam empat tahun beruntun, terbanyak saat ini.

Untuk musim ini, Pogba masih akan terpilih jika melihat kontribusinya bersama Juventus. Ia dengan percaya diri mengenakan nomor punggung 10 yang cukup keramat di Juventus. Dari 35 penampilan, gelandang asal Prancis ini mencetak delapan gol dan 12 asis (asis terbanyak bersama Miralem Pjanic).

Posisi yang sebelumnya ditempati Pirlo kami menilai akan diisi oleh gelandang Napoli, Allan Marques. Allan tak tergantikan di lini tengah Napoli bersama Jorginho dan Marek Hamsik. Total ia bermain sebanyak 35 kali serta mencatatkan tiga gol dan lima asis. Namun perannya di lini tengah Napoli adalah sebagai penghenti serangan lawan.

Satu nama lain menjadi milik gelandang Napoli lainnya, Marek Hamsik. Gelandang asal Slovakia ini tak pernah absen di satupun pertandingan Serie A Napoli musim ini. Total ia mencetak 11 asis, enam gol, dan menjadi gelandang terbanyak dalam mencatatkan kunci dengan 82 kali (Borja Valero di tempat kedua ‘hanya’ 70 kali).

Selain ketiga pemain di atas, sebenarnya masih banyak gelandang lain yang tampil impresif musim ini. Sebut saja Gary Medel (Inter), Miralem Pjanic (AS Roma), Franco Vazquez (Palermo), Giacomo Bonaventura (AC Milan),Francesco Magnanelli (Sassuolo), Borja Valero (Fiorentina), Alejandro Gomez (Atalanta), Alfred Duncan (Sassuolo), hingga Ricardo Saponara dan Piotr Zielinski (Empoli). Namun kontribusi Pogba, Hamsik, dan Allan lebih terasa bagi timnya hingga Juventus dan Napoli menempati dua teratas klasemen.

Penyerang

Tiga pemain yang dinobatkan sebagai tiga penyerang terbaik pada musim lalu adalah Luca Toni, Carlos Tevez, dan Mauro Icardi. Tevez telah pulang ke Argentina, sementara Luca Toni dan Mauro Icardi gagal mempertahankan gelar capocannoniere atau pencetak gol terbanyak Serie A.

Pencetak gol terbanyak tentu tak akan luput dari pilihan. Karenanya Gonzalo Higuain yang tampil trengginas bersama Napoli dipastikan memiliki satu tempat di lini depan. Penyerang asal Argentina ini berhasil mencetak 36 gol dari 35 penampilan.

Terakhir kali Serie A memiliki pencetak gol terbanyak di atas 30 gol terjadi satu dekade silam ketika Luca Toni mencetak 31 gol untuk Fiorentina. Sementara 36 gol yang dicetak Higuain tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak dalam sepanjang sejarah Serie A dalam satu musim bersama Gino Rossetti (Torino) pada musim 1928-1929.

Nama kedua yang menempati penyerang adalah penyerang Argentina lainnya, Paulo Dybala. Penyerang yang baru direkrut Juventus dari Palermo pada awal musim ini berhasil mencetak 19 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua Serie A. Selain handal dalam mencetak gol, Dybala pun berhasil menorehkan sembilan asis.

Sementara itu satu penyerang lain akan diperebutkan oleh Carlos Bacca (AC Milan), Mauro Icardi), Mohamed Salah (AS Roma), Lorenzo Insigne (Napoli) hingga penyerang gaek milik Empoli, Massimo Maccarone. Secara torehan gol, Bacca berada di peringkat ketiga terbanyak dengan 18 gol. Disusul oleh Icardi (16 gol), Mohamed Salah (14 gol), Leonardo Pavoletti (14 gol), Josip Ilicic (13 gol), dan Maccarone (13 gol).

Sebenarnya, bukan tak mungkin satu penyerang lain diisi oleh pemain yang bukan berposisi asli sebagai penyerang. Florenzi, Salah, Ilicic, Juan Cuadrado, Giacomo Bonaventura, dan Federico Bernardeschi idealnya bisa bermain dalam skema tiga penyerang. Namun dalam sejarah Serie A Team of the Year, penyerang tengah selalu dipilih menghuni tiga penyerang dalam daftar terbaik.

Menurut kalian, siapa saja yang layak menghuni Serie A Team of the Year 2015/2016? Di bawah ini adalah versi Pandit Football. Jika kalian memiliki versi kalian sendiri, silakan isi kolom komentar.

foto: forzaitalianfootball

Komentar