Tips Sukses Bermain Mobile Premier League Fantasy

Advetorial

by redaksi

Tips Sukses Bermain Mobile Premier League Fantasy

David Wardale adalah salah satu “pemain” fantasy football terkenal di dunia. Ada dua unsur yang bisa membuatmu bertanya-tanya dari kalimat itu. Pertama, apakah orang yang bermain fantasy football lebih cocok disebut “pemain” atau “manajer”? Kedua, memangnya ada orang yang main fantasy football kemudian menjadi terkenal?

Jika kamu tak mengenal Wardale meski dia kami bilang “terkenal”, kamu tak usah risau. Namun setidaknya dia sudah membuat buku soal sepakbola fantasi yang laris manis di dunia.

“Aku bukan tipikal pemain fantasy football yang kamu bayangkan. Ya, aku cinta sepakbola dan tahu lumayan banyak soal sepakbola,” tulis Wardale di bukunya, The Method and Madness of Fantasy Football. “Bedanya, aku tak suka angka-angka.”

Permainan sepakbola fantasi sudah identik dengan angka dan aplikasinya, dari mulai statistik, metrik, sampai hal-hal lebih ribet di spreadsheet. “Aku tak pernah memakainya (spreadsheet), dan tak akan pernah,” candanya; tapi serius juga.

Bagi kamu yang menggemari fantasy football, kamu tak usah khawatir menjadi nerd. Angka dan statistik memang penting, tapi di dunia yang sudah canggih seperti sekarang, kamu tak perlu mengumpulkan angka-angka dan membandingkannya satu per satu, kecuali kamu punya banyak waktu dan tenaga untuk itu.

Jadi, untuk menghemat waktu dan tenaga, berikut ini kami akan memberikan tips agar bisa sukses dalam bermain fantasy football, terutama Mobile Premier League.

Perhatikan Konferensi Pers

Bagi wartawan, konferensi pers adalah oase untuk mencari dan menghasilkan berita. Bagi pemain fantasy football, berita-berita ini yang menjadi penentu keputusan. Melalui konferensi pers lah kamu bisa mengetahui rencana pelatih, siapa pemain yang akan bermain, siapa pemain yang cedera (artinya tak akan bermain), siapa yang akan diistirahatkan, dan lain-lain.

Biasanya pada setiap pertandingan akhir pekan, kesebelasan akan melakukan konferensi pers pada Jumat sore WIB. Namun waktu konferensi pers ini akan menyesuaikan jadwal pertandingan kesebelasan yang bersangkutan.

Sebelum pertandingan Bournemouth, misalnya, seorang pemain fantasy football tahu jika Joshua King akan bermain karena Eddie Howe (Pelatih Bournemouth) berkata pada konferensi pers jika King sudah mulai berlatih setelah sembuh dari cedera.

Jika bingung bagaimana cara memantau konferensi pers, kita tak harus mengikuti akun media sosial seluruh kesebelasan. Demi efisiensi, kita bisa mengeceknya secara berkala—lagi-lagi di situs seperti WhoScored—di mana mereka akan terus meng-update status pemain (apakah cedera, akumulasi, dll) pada setiap preview pertandingan.

Apakah Riwayat Pertandingan Itu Penting?

Selama satu dekade terakhir, Burnley selalu kalah saat melawan Arsenal. Informasi sejarah itu seolah menjadi penting sebelum pertandingan antara Arsenal melawan Burnley pada awal Februari ini; seolah berkata jika Arsenal akan kembali menang.

Pada kenyataannya, pertandingan itu berakhir dengan skor 0-0, membuat Burnley untuk pertama kalinya meraih poin ketika melawan Arsenal sejak Desember 2009. Riwayat pertandingan semacam ini bisa kamu ketahui melalui situs seperti 11vs11 (atau WhoScored juga bisa, sih).

Begitu juga dengan rekor salah satu pemain terhadap salah satu kesebelasan. Misalnya Sevilla adalah kesebelasan yang paling banyak dibobol oleh Lionel Messi dengan 37 kali sepanjang sejarah. Maka ketika Barcelona bertemu Sevilla, akan sangat wajar jika kamu memasang Messi.

Rekor lawan (record vs) seperti di atas bisa kamu ketahui pada situs Transfermarkt (di bagian stats dan kemudian details). Akan tetapi, meski sejarah cenderung berulang, ini tidak bisa selalu dianggap sebagai pegangan yang tepat. Maka dari itu, kami menaruhnya pada urutan paling buncit, alias disikapi hanya sebagai referensi tambahan.

Hal yang sama sekali berbeda dengan riwayat atau sejarah pertandingan adalah momentum. Misalnya pada 10 laga terakhir Alexis Sanchez tak pernah mencetak gol dan Internazionale Milan pun selalu gagal menang, maka akan sangat bisa dipahami jika pada pertandingan selanjutnya juga Sanchez tidak mencetak gol dan/atau Inter tak menang.

Ada istilah yang bilang jika class is permanent, form is temporary. Sayangnya di fantasy football, form (kondisi permainan) hampir menjadi segalanya. Itu lah kenapa banyak yang memasang Erling Braut Haaland sebagai penyerang utama mengingat pemain asal Norwegia ini selalu mencetak gol (sebelum laga Dortmund melawan Bayer Leverkusen).

Cek Statistik yang Penting Saja dan Cocokkan dengan Lawannya

Sebelum melihat statistik lebih jauh, perhatikan dulu poin-poin penilaian yang diterapkan oleh permainan fantasy yang kamu mainkan. Dalam hal ini Mobile Premier League memiliki peraturan penilaian tersendiri. Artikel kami sebelumnya sudah menjabarkan poin-poin penilaian dalam permainan Mobile Premier League Fantasy.

Pada prinsipnya, gol dan asis adalah statistik penentu dalam bermain sepakbola fantasi. Dalam Mobile Premier League Fantasy, gol akan bernilai 8 poin bagi penyerang, 9 poin bagi pemain bertahan, dan 10 poin bagi bek dan kiper. Sementara untuk asis, Mobile Premier League Fantasy memberi poin 5 untuk semua pemain. Turunan dari kedua statistik di atas adalah tembakan dan chances created. Sekarang sudah banyak penyedia statistik yang bisa diakses dengan gratis, WhoScored adalah salah satunya.

Melalui situs seperti WhoScored (secara harafiah: “Siapa yang cetak gol?”), performa individu dan kesebelasan bisa kamu ketahui. Untuk menghadirkan konteks dari angka-angka, kamu juga sebaiknya mencocokkan statistik individu dengan lawan.

Misalnya pada satu pertandingan kamu bisa yakin jika Mohamed Salah akan mencetak poin menggembirakan setelah statistik menyerangnya cocok dengan statistik bertahan lawannya: Salah mencetak empat gol dari enam tembakan on target, sementara lawannya kebobolan delapan kali dari 23 tembakan tepat sasaran di empat pertandingan terakhir.

Acuan statistik juga perlu kamu perhatikan. Misalnya ternyata bukan Salah yang berpeluang mencetak gol, melainkan Roberto Firmino karena kebetulan Liverpool akan bermain tandang, dan Firmino adalah pencetak gol tandang terbanyak Liverpool dengan delapan gol dari 32 shots on target.

Selain gol dan asis, jumlah operan juga merupakan faktor yang harus dilihat dalam permainan Mobile Premier League Fantasy. Setiap 10 operan yang dilakukan bernilai 0,5 poin bagi pemain. Jumlah poin ini mungkin terlihat kecil jika dibandingkan dengan poin dari gol dan asis. Namun, jumlah operan yang dibuat pemain cenderung lebih mudah diprediksi dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi.

Saat harus memilih gelandang Manchester City misalnya, Fernandinho memang terlihat tidak produktif. Ia belum menyumbangkan 1 pun gol dan asis hingga pekan ke-26 ini. Namun, jika dilihat dari jumlah operan, Fernandinho adalah pemain dengan jumlah rata-rata operan per pertandingan tertinggi bagi Manchester City dengan 78 operan per pertandingan. Berbeda dengan asis dan gol yang merupakan produk akhir permainan sehingga lebih sulit untuk dipastikan siapa yang akan mencetak gol dan asis dalam satu pertandingan, operan adalah produk yg terjadi di awal permainan. Maka selama Pep memainkan pola yang tidak berbeda, jumlah operan Fernandinho tidak akan terpaut jauh dari jumlah operan rata-rata yang ia lakukan di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Jika Tidak Puas, Gali Statistik Lebih Dalam

Bagi kamu yang ingin menyelam lebih dalam, bisa mengunjungi situs seperti Understat yang menyediakan expected goals (xG). Statistik ini dipakai untuk mengetahui kualitas tembakan (bukan hanya kuantitas) karena, misalnya, tak semua tembakan memiliki nilai yang sama meski di statistik sama-sama dicatat sebagai tembakan tepat sasaran.

Sundulan dari luar kotak penalti tentu memiliki kualitas atau kemungkinan gol yang lebih rendah dibandingkan dengan tembakan dari persis depan gawang meski sama-sama dihitung tembakan.

Begitu juga tembakan persis depan gawang belum tentu lebih baik daripada sundulan dari luar kotak penalti jika terdapat banyak pemain yang menghalangi saat menembak sementara pada situasi sundulan di luar kotak penalti, tidak ada bek dan kiper yang menjaga. Expected goals adalah statistik yang dianggap bisa mengaver kualitas dari tembakan-tembakan tersebut.

Selain xG, ada banyak statistik turunan yang lebih dalam seperti expected assists, expected goal chain, packing, dan lain sebagainya. Jika kamu sudah familier dan rutin memerhatikan statistik-statistik advanced di atas, kami bisa bilang bahwa kamu sudah sampai pada level nerd sehingga tak perlu lagi membaca tips ini.

***

Ternyata memang tidak mudah menjadi pemain fantasy football “terkenal” seperti David Wardale. Kecuali kamu mau membuat buku (padahal belum tentu laku), sebaiknya kamu tidak menggantungkan harapan terlalu besar kepada hal-hal duniawi seperti ketenaran.

Sebaliknya, jadi lah fantasy football player yang efektif dan efisien. Bukan demi ketenaran, melainkan demi kepuasan dan kegembiraan pribadi. Syukur-syukur bisa mendapatkan saldo GoPay.

Download aplikasi Mobile Premier League Fantasy.

Komentar