Preview Manchester United - Bayern Munich

Berita

by redaksi

Preview Manchester United - Bayern Munich

Bayern Munich datang ke Old Trafford untuk menantang Manchester United dengan kepala tegak. Wajar saja jika mereka sangat percaya diri, selain berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions, Bayern juga telah mengamankan gelar Bundesliga.

Namun Die Roten juga harus waspada dengan United, pasalnya Setan Merah punya rekor bagus di Liga Champions dan melawan klub – klub asal Jerman. Lima dari delapan pertandingannya di Eropa, United berhasil mencatatkan cleansheet.

Tak hanya itu, Giggs dkk juga berhasil menang lima pertandingan terakhir melawan klub Jerman. Dua diantaranya ketika mengalahkan Bayer Leverkusen pada fase grup.

Tetapi David Moyes harus dipusingkan dengan keroposnya lini belakang timnya. Smalling dan Evans masih berada di ruang perawatan akibat cedera, sedangkan Evra dilarang tampil karena hukuman kartu.

Buttner tidak memiliki jam terbang yang tinggi ketika harus menggantikan Evra. Selain kurangnya menit bermain musim ini, bek kiri asal Belanda tersebut harus menghadapi kelincahan Robben rekan senegaranya.

Sedangkan untuk urusan bek tengah memang masih ada nama Vidic dan Jones yang lebih berpengalaman. Namun masalah yang ditimbulkan lebih kepada urusan taktik di lapangan. Terutama menghadapi salah satu senjata utama Bayern, duet inverted winger Robben dan Ribbery.

Saat melawan Madrid musim lalu, Fergie terbilang sukses menghambat laju Ronaldo yang sering merangsek ke tengah. Caranya adalah dengan menempatkan Phil Jones sebagai gelandang bertahan. Jones mampu memberikan tekanan bagi Ronaldo saat tiba – tiba memotong ke depan kotak penalti.

Maka timbul pertanyaan, siapakah yang akan menggantikan peran tersebut ketika Jones harus bermain sebagai seorang bek. Moyes bisa saja menggantungkan harapan tersebut kepada Fellaini, namun performanya musim ini juga masih angin – anginan.

Sementara itu, Bayern harus bermain tanpa Thiago yang masih menderita cedera. Pep tak perlu terlalu pusing karena dapat menggeser Lahm untuk mengisi pos yang ditinggalkan Thiago. Bahkan peran sebagai gelandang bertahan mampu dimainkan Lahm dengan sangat fasih musim ini.

Menarik untuk disimak bagamana cara Moyes melawan taktik Bayern dini hari nanti. Moyes bisa saja meniru langkah Wenger yang memilih bertahan dengan zonal marking kala bertemu Bayern. Meski belum meraih hasil positif, Arsenal setidaknya mampu meredam taktik penguasaan bola yang diterapkan Pep.

Perlu diingat bahwa, Bayern musim ini adalah tim yang memiliki rataan penguasaan tertinggi di Liga Champions (69,3%). Moyes bisa saja menggantungkan dirinya kepada Kagawa, sosok sentral yang menjadi momok Bayern ketika masih membela Dortmund.

(amp)

Komentar