Pandit FPL : Pemain Spekulatif Gameweek 31

Fantasy Premier League

by Bayu Aji Sidiq Pramono

Bayu Aji Sidiq Pramono

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Pandit FPL : Pemain Spekulatif Gameweek 31

Sebelas pemain unggulan telah kami rekomendasikan lengkap dengan uraian data dan fakta pendukung. Kini waktunya merekomendasikan para pemain spekulatif. Ada 4 nama pemain yang sifatnya spekulatif dan bisa ditempatkan sebagai pemain cadangan. Masing-masing 1 pemain dari setiap posisi. Terlepas dari formasi susunan pemain inti yang digunakan.

Jangan sampai terlewat bahwa tenggat waktu pemilihan pemain untuk gameweek ke-31 akan ditutup pada hari Sabtu,15 April 2023 pukul 17.00 WIB.

VIDEO PEMBAHASAN FPL GAMEWEEK 31

Jason Steele (BHA)

Posisi Steele menggantikan Robert Sanchez yang bermain reguler di paruh pertama. Belum ada alasan pasti mengapa Roberto De Zerbi mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Steele dalam waktu yang singkat. Melihat kepemilikan Steele yang menyentuh 3 persen, ia cocok menjadi kiper diferensial.

Jika berkaca pada statistik, Steele tampil cukup baik. Dalam 4 gameweek terakhir, Steele mencatatkan 2 clean sheets. Ia juga melakukan 11 penyelamatan. Pertimbangan lain datang dari sisi harga yang terhitung sangat amat murah, yaitu 3,9 juta paun.

Rico Henry (BRE)

Rico Henry baru dimiliki oleh 3,9 persen manajer. Sangat kecil. Ia cukup eksplosif dengan bermain di area sayap kiri. Masih ada Ben Mee jika ingin nama lain dari aset bek Brentford. Tapi, poin tambahan Henry adalah peluang nya mencetak poin dari aksi menyerang. Sebab, seorang bek sayap secara natural lebih sering terlibat dalam serangan.

Dari sisi lawan, Wolves tergolong sebagai tim yang kurang produktif. Dalam 4 gameweek terakhir hanya melepaskan 47 tembakan (terburuk keempat). Dari statistik individu, Henry menciptakan 6 peluang dalam 4 gameweek terakhir. Salah satu bek paling kontributif dari semua bek.

Michael Olise (CRY)

Aset milik Crystal Palace berpeluan menjadi lumbung aset diferensial karena akan menghadapi tim dari zona degradasi, Southampton. Soton dalam 4 gameweek terakhir menderita 63 tembakan dan kebobolan 10 gol. Salah satu yang terburuk dari semua tim. Sementara Crystal Palace mengalami peningkatan performa dengan catatan 8 gol dari 71 percobaan.

Oleh karena itu, kami mengajukan nama Michael Olise sebagai gelandang diferensial. Ia baru dimiliki oleh 0,9 persen manajer dengan harga 5,4 juta paun. Olise merupakan gelandang Crystal Palace yang paling berbahaya dengan catatan 11 gol. Nama lain adalah Wilfried Zaha namun dengan pertimbangan harga, Olise lebih unggul.

Alexander Isak (NEW)

Newcastle United mengalami masalah produktivitas setelah jeda Piala Dunia 2022. Beruntung, penyerang baru mereka telah pulih dari cedera. Alexander Isak dalam 4 gameweek terakhir menjadi salah satu penyerang paling produktif dengan catatan 5 gol. Ia bahkan menjadi penyerang yang paling banyak melepaskan tembakan yaitu 15 tembakan dengan 33,3 persen konversi gol.

Hingga artikel ini ditulis, angka kepemilikan Isak masih 4,2 persen. Tapi, kemungkinan besar sudah banyak manajer yang mengambil Isak ke dalam tim nya. Risiko nya adalah dari sang lawan yaitu Aston Villa yang mengalami peningkatan performa. Maka dari itu, kami tidak mengusulkan bek dari Newcastle United maupun Aston Villa karena risikonya sama besar. Lebih baik ambil penyerang dari dua tim tersebut.

Komentar