Pengadilan Tak Penuhi Tuntutan FIFA Terkait Kasus Suap

Berita

by redaksi

Pengadilan Tak Penuhi Tuntutan FIFA Terkait Kasus Suap

Pihak Pengadilan Federal Amerika Serikat menyatakan bahwa Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) dan dua Federasi Sepakbola Benua Amerika, CONCACAF dan CONMEBOL, hanya berhak mendapat uang ganti rugi sebesar 2,63 juta dolar AS (38,3 miliar rupiah) dari dua mantan pejabat mereka yang tersangkut kasus suap, Jose Maria Marin dan Juan Angel Napout.

Nilai itu hanya sebagian kecil dari 125 juta dolar (1,82 triliun rupiah) yang mereka tuntut sebelumnya.

Hal tersebut tertera pada putusan Hakim Pengadilan Federal AS, Pamela Chen, di Brooklyn, New York, Rabu (21/11) pagi WIB. Dalam putusan tersebut, Chen mengatakan bahwa FIFA hanya berhak atas uang ganti rugi senilai 108.268 dolar dari sekitar 28 juta dolar yang diinginkannya. Sedangkan CONCACAF berhak atas 1,74 juta dolar dari 9,8 juta dolar, dan CONMEBOL hanya 783.662 dolar setelah meminta uang ganti rugi sebesar 86,8 juta dolar.

Dalam putusan berisi 32 halaman tersebut, lebih lanjut Chen mengatakan alasan mengapa FIFA tidak layak mendapat sebagian besar dari apa yang dimintanya. Menurutnya, FIFA secara suka rela telah meminta penyelidik AS menyelidiki kemungkinan korupsi untuk mempertahankan “status korban” dan menghindari penuntutan.

“Sebagaimana yang ditegaskan oleh tergugat Napout dengan benar, sebuah perusahaan yang bertindak untuk mempertahankan diri tidak dapat berbalik dan biayanya diganti melalui restitusi,” tulis Chen seperti dilansir Reuters.

Kemudian Chen menolak klaim pendapatan CONCACAF karena tidak memiliki bukti yang kuat untuk menuntut nilai uang ganti rugi sebesar itu. Chen juga mengatakan CONMEBOL tidak menunjukkan bagaimana nilai 85,4 juta dolar adalah nilai yang setimpal bagi kerugian yang diderita mereka oleh kasus tersebut.

Masih dari sumber yang sama, Pengacara FIFA, Stephen Hauss, mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Dia berjanji bahwa FIFA akan terus berkomitmen untuk membantu membuat para terdakwa bertanggung jawab. “Keputusan itu sama saja menghukum FIFA karena bertindak seperti bagaimana korban bertindak seharusnya.”

Mantan Kepala Federasi Sepakbola Brasil, Jose Maria Marin, dan mantan Kepala Federasi Sepakbola Paraguay, Juan Angel Napout, dinyatakan bersalah karena dugaan kasus suap.

Mereka ditangkap pada 2015 silam dengan tuduhan menerima jutaan dolar untuk memberikan izin hak siar dan pemasaran kepada salah satu perusahaan media televisi atas pertandingan sepakbola internasional. Oleh karenanya ketiga federasi tersebut menuntut ganti rugi atas kerugian yang dideritanya akibat kasus suap tersebut. Namun Pengadilan Federal AS tidak begitu saja mengabulkan tuntutan mereka.

[ham/dex]

Komentar