Mengapa Peru Ungguli Jepang dan Senegal untuk Gelar Suporter Terbaik?

Berita

by Redaksi 16

Redaksi 16

Pandit Football Indonesia mengkhususkan pada analisis pertandingan sepakbola, statistik dan liga, juga sejarah perkembangan sepakbola dan evolusi taktiknya

Mengapa Peru Ungguli Jepang dan Senegal untuk Gelar Suporter Terbaik?

FIFA Awards 2018 telah digelar dan para pemenang di setiap kategori telah diumumkan. Suporter Peru menjadi salah satu peraih penghargaan dengan menyabet kategori suporter terbaik, mengalahkan Jepang dan Senegal. Perjuangan dan dukungan besar dari suporter Peru menjadi salah satu alasan.

Peru yang berlaga di Piala Dunia 2018 Russia menjadi hal yang menggembirakan bagi rakyatnya. Lolosnya La Blanquirroja ke Piala Dunai 2018 merupakan yang pertama sejak terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1982 di Spanyol. Momentum tersebut dimanfaatkan betul para suporter Peru untuk mendukung tim nasional mereka.

Bahkan tercatat kurang lebih 40.000 suporter Peru mendatangi Russia untuk memberikan semangat kepada tim yang diarsiteki Ricardo Gareca. Mordovia Arena, Central Stadium, serta Fisht Olympic Stadium menjadi salah satu saksi antusiasme para suporter ketika Peru bertanding. Tak disangka, Russia menjadi sesak dengan orang berkaos putih-merah.

"Hal ini [berada di Russia] merupakan yang terbaik, banyak orang Peru dimana-mana," ujar Julio, salah satu pendukung Peru dari Lima, dikutip dari Dream Team FC. "Kami meninggalkan semuanya di rumah, datang ke sini dengan yang lainnya dan sekarang kami ingin menikmati pengalaman itu."

Meski pada akhirnya Paolo Guerrero cs. tidak mampu lolos ke fase gugur karena hanya menempati posisi tiga di Grup C, suporter Peru telah menunjukkan semangat dalam mendukung tim mereka. Terpisah jarak 14.000 km dari Russia tidak menjadi halangan. Tidak mengherankan jika akhirnya mereka mendapatkan gelar suporter terbaik.

“Peru tersingkir dari turnamen Piala Dunia dengan permainan yang baik tanpa rasa takut. Namun di atas semuanya itu, tim ini telah didukung oleh salah satu basis penggemar terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Saya mengangkat topi untuk mereka,” tutur Antonio Banderas, aktor pemeran Zorro, dikutip dari Andina.

Suporter Jepang dan Senegal yang berada dalam nominasi juga telah menunjukkan sikap yang baik selama gelaran Piala Dunia. Berada di grup yang sama, aksi mereka membersihkan stadion menjadi salah satu hal yang paling diingat. Kemenangan yang diraih Jepang 2-1 saat melawan Kolombia diikuti aksi yang mengundang pujian. Setelah pertandingan, para pendukung Samurai Biru memungut sampah yang berserakan di Mordovia Arena.

Aksi memungut sampah juga dilakukan suporter Senegal yang berada di Otkritie Arena ketika tim kesayangan mereka mampu mengalahkan Polandia. Ketika kedua tim saling berhadapan, aksi tersebut masih dilakukan oleh suporter Senegal dan Jepang. Setelah itu, kedua suporter mendapatkan apresiasi dari berbagai penjuru dunia berkat tindakan yang dilakukan.

Selain itu, aksi lain yang menuai pujian adalah ketika salah satu suporter Jepang dan Senegal menyanyikan lagu serial animasi One Piece yang menunjukkan keramahan dari keduanya. Aksi yang sempat menjadi perbincangan di media sosial tersebut juga menjadi salah satu bukti bahwa keduanya telah menunjukkan perilaku yang baik sebagai suporter.

"Sementara dedikasi dan semangat yang terlihat dari suporter Jepang dan Senegal telah memberikan suara dan warna sendiri di Russia 2018, mereka juga melakukan hal yang melebihi tugasnya sebagai suporter. Sikap hormat telah ditunjukkan antara kedua suporter tersebut dan dengan tuan rumah, aksi mereka membersihkan stadion setelah kedua tim berlaga mendapatkan pujian yang besar dari dunia," tulis FIFA di lawan web mereka.

foto: apnews.com

Komentar